There was an error in this gadget

Tuesday, September 09, 2008

Home sweet home!!

I'm Home..ternyata rasanya melebihi orang jatuh cinta. rasanya bercampur aduk jadi satu di dalam dada. belum lagi roda pesawat mencium landasan bandara, hati ini deg-deg ser. aku pun senyum2 sendiri menjelang tiba di kota ketiga terbesar di Indonesia ini. walau beban dan tanggung jawab belum selesai tapi care devil(peduli setan!) rindu ini bagai dendam. dada ini sudah akan meledak karna rasa ingin berjumpa orang-orang tercinta. ini sudah tekad mau berpuasa dirumah. ingin menumpahkan segala rasa. begitu sampai..

sebelum keluar dan menunggu bagasi, udah tampak abang angkat yang berusaha mencari sosokku. ahh saya makin tak sabar untuk keluar. begitu keluar ternyata si ayah dan kak Lia serta kaysan sudah menanti dan melambaikan tangan. wuih..makin seru rasa di dada ini. tak terkatakan apa sebenarnya yang dirasakan. kusalami mereka satu per satu. kami pun serentak tanpa dikomandoi menuju parkiran dan segera keluar bandara menuju rumah kak Lia. ahh lega..si ayah pun senyum lega dan bilang..akhirnya sampai juga lagi ya kesini. aku pun senyum. padahal di dalam hati sudah berteriak kegirangan dari tadi. yup aku sudah kembali disini. ini medan Bung!! ya..kembali pada kerasnya watak orang2nya. ahh suatu hari ingin hari rasanya membawa teman2 dijawa kesini. biar melihat potret asli orang medan. apalagi orang Bataknya..hihihihi

hari ini menginap dulu di rumah kakak, dua hari lagi baru menuju kota kecil kota kelahiran, pematang siantar. ahh di otak ini udah terbayang bagaimana disana.
sampai dirumah, hari jumat sore. bersama rombongan kak Lia kami pun sampai dan disambut oleh pisang goreng emak nan lezat dan teh manis anget. ahhh hangatnya sampai ke hati. aku benar2 terharu. tak langsung beres2 dan rapi2, ngobrol dulu. duduk-duduk dulu. seperti biasa gak langsung ke kamar mandi. karna sadar kebiasaan, si emak dan kak Lia mengancam untuk tidak mandi malam. tapi dasar nakal, aku tetap saja bersikeras untuk mandi. hihihi ternyata..busettttt airnya dingiinn. asenggg..tak disangka sedingin ini. wah kalo ini udah kayak di kaliurang aja.huaaa...gini akibatnya kalo gak nurut. akhirnya secepat kilat untuk keluar dari kamar mandi.
bebarapa hari di rumah..hujan kunjung datang. derasnya, rutin berkunjung kayak jadwal makan obat 3 kali sehari. dinginnya benar2 tak beradab. hikss kali ni aku yang penyuka dingin bener2 gak kuat dan gak betah. hikss...ternyata aku belum terbiasa lagi dengan dinginnya kota ini. akhirnya tepar 2 hari demam tinggi. alhasil 2 hari juga tak berpuasa. padahal udah sekuat tenaga tapi si emak mengancam bak preman untuk libur puasa dulu biar minum obat teratur. jadi hiiiyy takuttt.. selama dua hari, aku merasa betul si emak mentransfer dengan baik kasih sayang dalam bentuk perhatian. kalo sudah begini jadi merasa haru yang sangat. kalo ayah bilang..enak ya yang punya emak...hehehe jadi maluuu.. aku jadi malu hati karna belum bisa maksimal melayani kedua orang hebat yang membesarkanku itu. akhh sial..perasaan berdosa itu terbit lagi..hikss
tapi cuaca dirumah banyak membuat orang2 KO(istilah bang anto) di puasa pertama ini. tapi gak masalah..hangatnya rumah udah jadi obat mujarab untuk sembuh. hehehe
setelah agak enakan badannya, mumpung berkeringat lagi maka aku buru2 mandi. eits..ternyata ketauan ma emak. dan berteriak dari luar..jangannnnnn mandiiiii... hiks padahal udah segayung dua gayung. aku diam aja..daripada semakin berang, kan udah beberapa hari gak mandi hikss.
begitu keluar...eh kepergok si emak. sambil mengepal tangan dan mengancam..awas ya kalo menggigil lagi di tonjok..hikss..hehehe.emak tuh marah karna sayang. bukan karna sebel ato benci. aku bisa meraba rasa itu di hatinya.
ah...senangnya bukan kepalang. berkumpul ditengah2 keluarga. yang kudapat tak terlalu mewah cuma sederhana..hangatnya ditengah2 keluarga. tapi itu udah luar biasa indahnya. diskusi-diskusi luar biasa tentang hidup dan negara ini bersama ayah dan kakak-kakak selalu menghiasi obrolan. canda tawa bersama ayah dan emak selalu membuat senyum ini awet di wajah. nyolek perut gembul ayah yang membuatnya kadang gelisah hehehe alhasil kalo ngobrol disuruh ambil jarak beberapat meter dan kalo tidur, doski nyiapin tameng agar perutnya tak jadi sasaran tindak kejahatan wakakakak. ahh semuanya tak tegantikan oleh apapun. Terima Kasih TUhan..Engkau masih beri ku kesempatan yang berharga ini.
berada dirumah, walo gak kemana2(ya iyalah wong puasa kok)tapi rasanya tetap hepi. masih bisa have fun go mad bareng sepupu-sepupu, ponakan-ponakan dan keluarga lainnya. rasa dihati agar jangan cepat berlalu hari2 ini. tapi ada daya walu rasanya males setengah mati aku harus kembali pada tugas dan kewajiban disana yang sudah menanti.

aku benar-benar di rumah !!.. mulak tu jabu... Tuhan... terimakasih atas nikmat luar biasa ini