<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-20967342</id><updated>2012-01-27T23:03:51.071-08:00</updated><title type='text'>goeboeG REYot</title><subtitle type='html'>Silahkan masuk!! ketika pintu sudah kau ketuk dan kata "permisi" telah terucap,maka tak ada alasan lagi untuk tidak memperkenankan untuk masuk dan melihat2 ada apa didalam sini. Silahkan menikmati telusuran tiap kata. Selamat berenang dalam genangan makna yang sekiranya ada. Semoga kau "Basah" dalam guyuran kata dan tiap goresannya membekas dalam palung hati. Jangan lupa untuk membawa "sesuatu" dari sini sebagai buah tangan untuk perjalanan pulang nanti.</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://dharmainside.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20967342/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dharmainside.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>DhaRma Lubis</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11932589018592303066</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='26' src='http://bp3.blogger.com/_JANd-LD6d-I/R4NE0WrJuMI/AAAAAAAAABA/Flyb8sz0HEE/S220/1_164868651l.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>86</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-20967342.post-4514078934290831907</id><published>2011-06-07T20:14:00.000-07:00</published><updated>2011-06-07T20:16:54.476-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;h2 class="uiHeaderTitle"&gt;Yesterday is a history&lt;/h2&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;&lt;em&gt;Yesterday is a history, tomorrow is a mistery, but today is a gift that is why its called a present&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pada  saat saya mudik sekitar bulan Januari lalu, dalam perjalanan saya  menemukan sebuah artikel yang menarik di majalah penerbangan 'singa  terbang'. Artikel tersebut sebenarnya cukup sederhana tapi membuat saya  sedikit tersentil membacanya. Bertepatan memang setelah momen pergantian  tahun dan seperti biasa, di banyak media serta setiap orang kerap  melakukan refleksi dan resolusi untuk memperbaiki hidup lebih baik lagi.  Sebenarnya embrio tulisan saya ini sudah mengendap beberapa bulan di  folder pribadi namun baru hari ini membongkarnya kembali dan mencoba  melanjutkannya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;nama artikelnya &lt;em&gt;'wisdom in the air&lt;/em&gt;' dengan judul &lt;em&gt;Yesterday&lt;/em&gt;. Pada pembuka tulisan tersebut dimulai dengan quote Mikhail Gorbachev yang berbunyi &lt;strong&gt;&lt;em&gt;"if what you have done still looks big for you, you have not done much today"&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;  dan sepenggal lirik lagu Yesterday oleh The Beatles. Semakin saya  penasaran membacanya. di dalam tulisannya penulis bercerita kisah dua  tokoh olahraga terkenal yaitu Michael Jordan dan Mike Tyson. keduanya  sama-sama berjaya di masa mudanya. namun ketika beranjak tua Tyson mulai  melemah, kekuatannya menurun karna faktor usia, alhasil Tyson selalu  kalah dan tak bisa lagi menuai prestasi dan akhirnya bangkrut. Sementara  Jordan menyadari usianya kian tua dan kekuatan tak bisa diandalkan.  jordan akhirnya menyiasati dengan strategi three point shoot yang tak  memeras tenaga banyak dan tetap bisa berprestasi di hari tuanya.  menjelang pensiun, Jordan juga membeli klub basket di amerika.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pada  akhir tulisan, penulis menyimpulkan bahwa Tyson tidak merubah cara  bertinjunya sedangkan Jordan mencari cara atau strategi baru untuk  menyiasati permainannya. Lantas penulis memberi opsi pada pembaca,  apakah kita bisa terlepas dari kejayaan masa lalu dengan mempersiapkan  strategi untuk masa depan. Atau kita terpuruk dengan masa lalu hingga  pelan-pelan hancur. Seperti yang terjadi pada Tyson yang hanya  mengandalkan romantisme masa lalunya dan tak melakukan apa-apa. Serta  memberi pilihan apakah kita mau terjebak pada masa lalu seperti yang  tertuang pada lirik lagu Yesterday tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tulisan ini  membuat saya menanyai diri sendiri. Menepuk dada sendiri, melihat  kedalam hati sendiri. Sepertinya saya selalu terpaut pada masa lalu.  Entah itu kejayaan ataupun kesedihan, selalu membuat saya  terkenang-kenang. Alhasil, untuk menjalani hari ke depan saya sering  merasa seperti ada beban. Ada perasaan mengucilkan diri sendiri, apa iya  saya bisa melakukan sesuatu yangg berarti kembali seperti dulu?. Itulah  sebabnya kata seorang kawan, kenapa saya begitu suka pada senja. Selalu  terpaku pada masa lalu hingga sering merasa yang dilakukan hari ini  tidak berarti. Selalu membandingkan kondisi saat ini dengan masa lalu.  Kadang saya pun merasa bahwa prestasi saya mentok di saat bangku SMA dan  semasa kuliah Diploma dulu. Hingga hari-hari saat ini saya merasa tidak  berarti seperti dulu.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tulisan ini membuat saya mengakui  bahwa sudah saatnya saya berkonsentrasi pada hari ini dan mempersiapkan  diri untuk hari esok. Yang lalu biarlah berlalu. Kejayaan atau prestasi  masa lalu jadikan prasasti bersejarah buat oleh-oleh masa depan yg  diwariskan pad aanak cucu. Sedangkan pahitnya, cukup untuk menjadi  pelajaran berharga karna memang hidup tak selamanya manis dan pahit itu  terkadang dibutuhkan agar kita lebih immun terhadap ujian dan rintangan  di masa depan. Akhirnya sejak membaca artikel yang mencerahkan bagi saya  itu, saya bersepakat dengan diri sendiri agar tak terjebak pada  romantisme masa lalu. Agar semakin saya mau menata diri setiap hari  tanpa harus takut kehilangan kemampuan yang pernah ada di masa lalu.  Menoreh prestasi tak mengenal dimensi waktu. Prestasi hakikatnya tak ada  relevansinya dengan usia. Akhirnya juga saya berusaha berdamai dan  senantiasa meyakinkan diri agar tetap berbaik sangka pada diri sendiri.  Memberi kepercayaan pada diri walau mungkin sulit bahwa saya bisa  melakukan sesuatu, mungkin tidak hari ini, mungkin saja besok. Lantas  sekarang, melangkah pasti ke depan dengan masa lalu sebagai kaca spion  agar lebih hati-hati dan tak berniat kembali lagi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Yesterday - The Beatles&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Yesterday, all my troubles seemed so far away.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Now it looks as though they’re here to stay.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Oh, I believe in yesterday.Suddenly, I’m not half the man i used to be,&lt;/p&gt;&lt;p&gt;There’s a shadow hanging over me,&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Oh, yesterday came suddenly.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Why she had to go&lt;/p&gt;&lt;p&gt;I don’t know she wouldn’t say.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;I said something wrong,&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Now I long for yesterday.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Yesterday, love was such an easy game to play.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Now I need a place to hide away.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Oh, I believe in yesterday.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Why she had to go&lt;/p&gt;&lt;p&gt;I don’t know she wouldn’t say.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;I said something wrong,&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Now I long for yesterday.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Yesterday, love was such an easy game to play.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Now I need a place to hide away.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Oh, I believe in yesterday.&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/20967342-4514078934290831907?l=dharmainside.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dharmainside.blogspot.com/feeds/4514078934290831907/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=20967342&amp;postID=4514078934290831907' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20967342/posts/default/4514078934290831907'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20967342/posts/default/4514078934290831907'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dharmainside.blogspot.com/2011/06/yesterday-is-history-yesterday-is.html' title=''/><author><name>DhaRma Lubis</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11932589018592303066</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='26' src='http://bp3.blogger.com/_JANd-LD6d-I/R4NE0WrJuMI/AAAAAAAAABA/Flyb8sz0HEE/S220/1_164868651l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-20967342.post-6056961249203489695</id><published>2010-12-02T23:55:00.000-08:00</published><updated>2010-12-03T00:01:04.102-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_JANd-LD6d-I/TPijf1-dJNI/AAAAAAAAAK8/k-Gs-_8uXto/s1600/1ayah1.jpg"&gt;&lt;img style="float: right; margin: 0pt 0pt 10px 10px; cursor: pointer; width: 141px; height: 200px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_JANd-LD6d-I/TPijf1-dJNI/AAAAAAAAAK8/k-Gs-_8uXto/s200/1ayah1.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5546362708567074002" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;cinta yang belum terkatakan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ayah..ada kata cinta yang belum sempat kukatakan hingga saat kau menutup mata.&lt;br /&gt;ada pengorbanan yang belum sempat kulakukan untuk membalas derita dan dukamu selama ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ayah.. saat ini setiap pagi datang, aku selalu berharap kau masih menyapaku dari seberang sana.&lt;br /&gt;menanya kabar dan kita bercerita banyak serta berkelakar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; ayah..walaupun aku sungkan pada TUhan, bagiku kau segalanya. bukan maksud mendua, aku amat sangat mencintaimu. kasih sayangmu yang melimpah ruah itu pun tak terganti. besarnya cinta yang kadang susah kau ungkapkan itu membuat hatiku hancur saat melihatmu untuk terakhir kalinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ayah..begitu tenang dan damainya engkau dalam tidur panjang itu, sementara aku masih harus mengayuh perahu dalam getirnya hidup ini. padahal selama ini kau pemberi semangat dan alasan kenapa aku harus melanjutkan perjalanan berat ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ayah..kita pernah menggunjingkan soal kematian. kini ia menyapamu dan mengintaiku suatu waktu. bagaimanakah rasanya? ah pasti berat bebanmu terlepas semuanya. pasti kebaikan yang pernah kau lakukan selama ini membuat perjalanan pulangmu indah dan mudah. ketika setiap orang membicarakan kebaikanmu maka lapanglah dadaku dan pasti kau bahagia disisi ilahi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ayah..luka ini belum mengering. airmata belum kunjung surut. dan duka selalu menyapa ketika aku mengenangmu. tapi aku berharap bisa bangkit kembali untuk melanjutkan mimpi kita tanpa harus sering berbagi cerita lagi padamu. aku akan selalu merindukanmu ayah...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/20967342-6056961249203489695?l=dharmainside.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dharmainside.blogspot.com/feeds/6056961249203489695/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=20967342&amp;postID=6056961249203489695' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20967342/posts/default/6056961249203489695'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20967342/posts/default/6056961249203489695'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dharmainside.blogspot.com/2010/12/cinta-yang-belum-terkatakan-ayah_02.html' title=''/><author><name>DhaRma Lubis</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11932589018592303066</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='26' src='http://bp3.blogger.com/_JANd-LD6d-I/R4NE0WrJuMI/AAAAAAAAABA/Flyb8sz0HEE/S220/1_164868651l.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_JANd-LD6d-I/TPijf1-dJNI/AAAAAAAAAK8/k-Gs-_8uXto/s72-c/1ayah1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-20967342.post-2202287842522111306</id><published>2010-10-07T01:19:00.000-07:00</published><updated>2010-10-15T01:58:58.002-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_JANd-LD6d-I/TLgTP9gqRSI/AAAAAAAAAKk/Zb3N23wqi1k/s1600/mydad.jpg"&gt;&lt;img style="float: right; margin: 0pt 0pt 10px 10px; cursor: pointer; width: 200px; height: 170px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_JANd-LD6d-I/TLgTP9gqRSI/AAAAAAAAAKk/Zb3N23wqi1k/s200/mydad.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5528189707527800098" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:130%;"  &gt;Tentang Ayah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center; font-style: italic;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;lekah sembuh ya Yah,,!!! aku rindu padamu&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiba-tiba rindu ayah. Pikiran ini langsung melesat pada memori yang begitu indah saat dirumah bersama ayah ketika kecil dulu. Seperti ada mesin waktu yang membawaku ke rumah kecil di Pematang Siantar hasil kerja keras ayah, tempat kami bernaung dari panas dan dinginnya malam. Disana aku dan ayah sering bercanda. Entahlah....menurut saudara kandungku, dengan aku yang bungsu ini ayah sudah mulai agak santai dalam menghadapi anaknya. Memang dari dulu hingga sekarang bila berseloroh dengan ayah, kami seperti teman akrab saja, bahkan katanya kadang aku agak tidak sopan tapi bukan maksud tidak menghargainya. Hobiku mengelitik pinggang dan perut ayah yang gembul. Begitupun ayah tetap disiplin bila mengajariku, sering juga aku dimarahi bila memang bersalah. Bagiku, walau agak keras mendidik, tapi ayah penuh kasih sayang.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayah sering mengajakku berdiskusi, apalagi saat nonton TV bersama, khususnya program berita. Ayah sering menyampaikan ide dan gagasannya yang sering tak boleh diremehkan. Walau ayah cuma tamatan STM tapi pengetahuannya sekaliber sarjana. Ajang diskusi itu menjadi pelajaran buatku walau kadang ayah suka menyindir kalau banyak informasi yang aku tidak tahu. Ayah selalu bilang “gimana bangsa Indonesia ini jadinya kalau anak mudanya kayak gini”. Ya, itu yang kadang menjadi cemeti buat aku harus lebih giat lagi belajar dan tahu banyak informasi penting. Walau ayah hanya seorang wiraswasta, tapi ayah punya cita-cita besar buat bangsa ini. Ayah selalu berpesan “kalian harus jadi orang besar biar bisa membangun bangsa ini”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu hal yang paling tak terlupakan adalah masakan ayah. Wah kalau untuk yang satu ini ayah boleh diadu. Citarasa dan kemampuan ayah mengolah bumbu dapur tak diragukan lagi. Bedanya ayah dengan chef atau koki handal hanya satu, ayah tidak pernah sekolah memasak. Keahlian itu didapatnya dari sekolah hidup ini. Bahkan terkadang ayah dengan mudah membedakan masakan yang menggunakan penyedap rasa dengan bumbu asli. Kalau aku diajak ke dapur, suka diomelin ayah. Tentu saja karena bila ditanya tentang bumbu dapur aku selalu bilang “Gak tau!”. Ayah hanya geleng-geleng kepala.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayah yang dulu selalu mengantarkan kami ke sekolah dan mengaji sore di madrasah. Sampai aku Sekolah Menengah Umum (SMU) pun bila mengaji sering diantar ayah pakai motor Honda kesayangannya. Ketika masih sekolah dasar, saat diantar mengaji Ayah selalu bertanya “bawa payung gak?” dan dijawab “enggak bawa” maka ayah bisa berang dan geram. Bahkan pernah satu waktu ayah sampai memberhentikan motor di jalan dan memarahiku. Masih kuingat dulu, aku sering dipanggil Robot oleh teman mengajiku gara-gara bila hujan ayah membekaliku dengan mantel yang menenggelamkan seluruh tubuh kecilku. Begitulah khawatirnya ayah soal kesehatan. Ibaratnya tak boleh satu titik air hujan yang boleh menyentuh kulitku. Apalagi aku memang terkenal paling sering demam dirumah dan sakitnya pasti berminggu-minggu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masalah pendidikan, ayah cukup cerewet dan keras. Kami harus sekolah setinggi-tingginya. Harus jadi orang berguna kelak. Apalagi soal pendidikan agama, ayah punya prinsip yang kalau orang biasa mendengarnya agak aneh “lebih baik tidak sekolah daripada tidak mengaji”. Tapi bukan berarti boleh tidak sekolah. Itu hanya kiasan ayah mengingatkan betapa pentingnya ilmu agama. Itulah sebabnya kenapa saat teman-temanku sibuk bermain aku sibuk mengaji bahkan sampai SMU.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayah mengajarkan banyak hal. Bahkan bagaimana seharusnya seorang perempuan bersikap pada suami juga diajarkan ayah. Ini karena ayah adalah seorang yang kalau melayani orang lain benar-benar bersungguh-sungguh. Ayah bukan tipe laki-laki gombal, tapi istilah kakakku adalah gentleman. Begitu telaten kalau mengurus dan memberi perhatian pada orang terkasihnya. Bicara soal perhatian, kalau aku sakit ayah begitu sabar dan telaten mengurusiku. Membuat makanan kesukaan, memijat badan, memberi obat, meninabobokkan kalau sulit tidur dengan membaca ayat-ayat suci sambil menepuk-nepuk badan dan banyak hal lain yang luar biasa yang mungkin tak semua ayah melakukan itu. Kalau untuk hal ini aku sering malu pada diri sendiri. Cobalah kalau ayah sakit, aku tak bisa buat apa-apa. Malah dulu waktu kecil, saking nakalnya aku bila ayah minta dipijat atau minta diberikan sesuatu, kalau tidak dilakukan dengan males-malesan juga terkadang kabur. Maafkan aku yah!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayah sering minta dibuatkan kopi atau teh setiap sorenya sepulang dari kios. Pastinya dengan takaran gula dan kopi atau bubuk teh yang sudah kami sepakati bersama. Kalau datang nakalku, kadang bila disuruh buat minum aku pura-pura mengelus-elus kucing kesayanganku maka ayah marah dan bilang “udah biar ayah yang buat tangannya udah kotor”. Padahal ayah sadar betul itu sengaja kubuat. Ah ayah....kapan aku bisa menebus semuanya.&lt;br /&gt;Soal penampilan, ayah benar-benar sederhana, pakaiannya sedikit. Suka sayang kalau mau pakai baju baru hingga kami jadi malas bila mau menghadiahi ayah baju atau celana. Kalau emak bilang, baju ayah itu lemari yang pakai sampai kadang sudah kekecilan bila akan dipakai. Untuk hal pakaian ayah memang tidak peduli, makanya bila minta duit buat beli baju baru ayah agak susah memberinya tapi mintalah berapapun untuk beli buku atau majalah maka ayah akan memberinya dengan senang hati. Bahkan dulu waktu kami kecil, mainan kami tergolong mainan mahal dibanding anak-anak lain. Tentu tak sekedar mahal tapi mainan yang ada unsur pendidikannya, karena bagi ayah dengan mainan kami bisa belajar. Nah untuk baju, ada jurusnya yang mungkin dikeluarga lain pun dipakai, yaitu jurus “mewariskan”. Si kakak mewariskan baju pada adik dibawahnya lalu dibawahnya lagi dan seterusnya. Tapi ini tidak jadi masalah karena kami cukup merasa senang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayah seorang workaholic. Pekerja keras. Hanya punya sedikit waktu untuk tidur, sampai-sampai tekanan darah ayah rendah karena tak cukup istirahat. Apa saja yang bisa dikerjakannya, maka ia tidak pernah lelah. Mulai dari urusan pekerjaan rumah tangga sampai pertukangan semua dikerjakan. Ayah tak pernah bangun siang. Seringnya ayah sudah nongkrong didapur sehabis subuh.nah kalau aku masih tidur maka ayah pun menyerang dengan berkata “gimana mau jadi wartawan kalau bangun siang, mana bisa cari berita!” dan satu lagi “mana bisa ngalahin Rosiana Silalahi!” kalau pesan yang ini ayah selalu bilang bahkan sampai saat aku sudah kuliah dan jauh dari rumah. Pernah sekali waktu, saat pagi hari mau sekolah aku belum bangun, ayah dengan idenya yang kadang jahil membuka pintu kamarku dan memasukkan kucing piaraanku yang lebih dari 2 ekor ke dalam kamar dan naik ke tempat tidur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk urusan kucing, kami selalu bersama-sama bila hendak memberi makan mereka. Bahkan kami menjahili kucing-kucing itu sebelumnya. Sebelum makan, semua pintu dan jendela untuk kucing masuk ditutup hanya disisakan satu jendela saja. Kemudian tanda makan dibunyikan yaitu mengetok piring dengan sendok persis tukang bakso lewat. Kucingnya sudah terbiasa, maka mereka yang sekitar 3 ekor itu berlari menuju arah suara dan tempat makan biasanya yang sebelumnya dikeluarkan dulu dari pintu lain. Tentunya mereka hanya bisa masuk dari satu jendela yang sengaja dibuka tadi. Aku dan ayah menyebutnya rally. Ketika sudah 2 putaran mengelilingi dapur barulah mereka diberi makan dan lahap menyantapnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada lagi ide jahil atau bisa dibilang ide kreatif ayah. Ayah tahu betul kalau aku maniak mi instan dan malas makan sayur. Aku kadang rela tidak sarapan. Nah kalau ayah masak mi instan maka tak ada yang bisa menghalangi tekadku walau sudah terlambat sekolah maka Aku harus sarapan!. Kondisi ini diakali ayah, supaya aku mau makan sayur, maka saat masak mi, ayah mencampurkan sayuran yang sudah diiris setipis dan sekecil mungkin hingga menyatu dengan mi. Sampai-sampai aku tidak bisa memilah-milah antara mi dan sayurnya. Apa boleh buat ya akhirnya dimakan semuanya. Taktik ayah benar-benar manjur dan jitu! Tidak hanya aku, kucing pun kena bagian ide kreatif ayah, bila memberi makan kucing maka ikannya digiling halus dan diaduk dengan nasi. Tentu si kucing tak mampu memilah-milah mana nasi, mana ikan. Manusia aja gak bisa apalagi kucing!!! Biar adil!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pernah satu waktu masih tentang ide ayah soal kucing, saat masak ayah meminta aku membelikan kelapa parut untuk membuat santan ke warung dekat rumah. Biar aku tak sendirian dan bersemangat pergi maka ayah mengambil sebatang serai yang sudah dibelah lalu melilitkan ikan asin diujungnya. Aku disuruh untuk membawa batang serai dengan ikan asin itu agar dibaui oleh kucing dan mengikutiku sampai ke warung dan bila kembali lagi baru ikannya diberi. Berangkatlah aku dengan dibuntuti kucing sambil mengendus-endus ikan tadi sampai aku kembali ke rumah lagi. Lagi-lagi taktik ayah jitu! Mungkin kalau si kucing diberi akal pikiran, pasti akan bilang “tak sudi ye...” diperlakukan kayak gitu. Dasar ayah!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayah, mengingatkanku pada sosok yang tangguh walaupun kadang harus lunglai didalam rimba bahaya. Sendiri dengan kekuatannya menghalau rintangan yang dihadapinya walau hanya dengan serdadu istri dan anak-anaknya. Ayah...lambang kekuatan untuk tetap tegak dalam arena kehidupan. Bila menelusuri guratan pada kulit wajahnya akan bercerita banyak tentang lelahnya dari muda hingga senja. Ya ayah pernah bercerita tentang getir kehidupannya dulu sejak kecil hingga kini kami anak-anaknya sudah tumbuh dewasa. Itu sebabnya ayah menjadi orang yang pantang mengeluh, tidak cengeng bila menghadapi segala persoalan. Bukan hanya karna kelaki-lakiannya tapi karna semata-mata ujian dalam perjalanan hidupnya. Ayah hanya seorang yang sederhana dengan tekad yang besar dan saat ini itu coba ditularkannya pada kami anak-anaknya. Ayah terlatih dalam berbagai hal yang dipelajarinya lebih banyak dengan otodidak dan sarat pengalaman, karena itu ayah begitu marah kalau kami malas belajar, gampang menyerah, apalagi mengeluh dengan keadaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesederhanaan memaknai hidup dan menghidupi orang lain dengan penuh makna menjadikan ayah pandai bersyukur dan banyak memberi. Ayah...wadah belajar dan menggali sumur ilmu. Ayah..gudang pengalaman yang tak tergantikan. Bentuk keras dari sebuah kasih sayang. Bentuk kaku dari sebuah perlindungan. Ayah terkadang jadi tempat sasaran penderitaan, duka bahkan pengkhianatan. Tapi karna kekuatan amanah lebih dahsyat dibanding kekuatan cobaan yang dihadapi membuat kami percaya bahwa kaulah yang jadi pemenang. Bukan hanya usia yang membuat aku yakin kau penuh dengan pahit getirnya kehidupan namun dari sorot matamu yang pantang mengeluarkan airmata. Hatimu berkali-kali tercabik oleh luka yang bahkan itu datang dari tanganku sendiri. Andai saja dihitung-hitung besar pengorbananmu yang kau tanggung sendiri dengan apa yang sudah aku berikan maka sama saja seperti timbangan yang berat sebelah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semangat hidupmu begitu menyala di dalam rumah sehingga kau mampu bertahan dengan segala aral. ‘Penerimaanmu’ terhadap kami yang pernah melukai hatimu yang membuat aku tak sanggup berkata-kata apapun lagi. Alangkah beruntungnya diri dilahirkan dan dibesarkan dalam keluarga yang bina seorang pemimpin seperti ayah. Namun kata orang bijak seorang pemimpin dikatakan berhasil dengan melihat generasi yang ditingalkannya. Mudah-mudahan ayah termasuk kategori pemimpin yang berhasil. Aku benar-benar mengidolakan ayah. Semangat hidup dan ketangguhannya menghadapi ujian hidup menjadi inspirasi dan cambukan buat diri untuk tetap bertahan hidup. Begitu bangga diri bila bercerita tentang ayah agar dunia tahu betapa ayah memang layak dibanggakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitupun harapanku agar aku jadi kebanggaan ayah. Agar tak sia-sia segala pengorbanan dan cintanya. Semoga semua luka hati ayah dapat diganti dengan kebahagiaan dunia dan akhirat. Semoga ayah menjadi orang terpilih Tuhan untuk menerima jamuannya di surga kelak. Mudah-mudahan segala kerja keras ayah akan berbuah manis pada anak-anakmu nanti. Semoga istri dan anak-anak ayah benar-benar menjadi harta tak ternilai buat ayah di dunia ini dan di akhirat kelak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/20967342-2202287842522111306?l=dharmainside.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dharmainside.blogspot.com/feeds/2202287842522111306/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=20967342&amp;postID=2202287842522111306' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20967342/posts/default/2202287842522111306'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20967342/posts/default/2202287842522111306'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dharmainside.blogspot.com/2010/10/tentang-ayah-lekah-sembuh-ya-yah-aku.html' title=''/><author><name>DhaRma Lubis</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11932589018592303066</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='26' src='http://bp3.blogger.com/_JANd-LD6d-I/R4NE0WrJuMI/AAAAAAAAABA/Flyb8sz0HEE/S220/1_164868651l.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_JANd-LD6d-I/TLgTP9gqRSI/AAAAAAAAAKk/Zb3N23wqi1k/s72-c/mydad.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-20967342.post-9049467874818179494</id><published>2010-09-26T02:25:00.000-07:00</published><updated>2010-10-15T01:30:32.951-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_JANd-LD6d-I/TLgLbsmDcgI/AAAAAAAAAKc/kcCbxet7ecY/s1600/Bahagia-Fitrah-Anda1.jpeg"&gt;&lt;img style="float: right; margin: 0pt 0pt 10px 10px; cursor: pointer; width: 200px; height: 142px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_JANd-LD6d-I/TLgLbsmDcgI/AAAAAAAAAKc/kcCbxet7ecY/s200/Bahagia-Fitrah-Anda1.jpeg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5528181113052426754" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;ketika duka menyapa maka tunggulah akan ada bahagia setelahnya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:100%;" &gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;span&gt;"sedih dan tawa itu sudah ada bagiannya masing-masing,ketika masuk kedalamnya jalani saja dan tunggu waktu berakhirnya segera datang. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:100%;" &gt;."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;begitulah pesan dari kakak perempuanku disela dia bercerita banyak tentang pernikahannya saat berkumpul lebaran lalu. tak ada kesan pahit yang kulihat diwajahnya saat menceritakan pernikahannya yang penuh luka fisik dan batin.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;rasanya ada kekuatan yang luar biasa yang disebutnya 'keyakinan' bahwa penderitaan yang dirasakannya akan segera berakhir dan ujung ceritanya adalah bahagia. tinggal menunggu waktu ucapnya dengan mantap. entahlah, kekuatan apa yang sebenarnya dimilikinya untuk menjalani hidup yang getir. entah karna ia seorang psikolog atau memang kontrol diri yang baik dibanding kami saudaranya. aku rasanya bercermin pada dua kakak perempuanku tentang pernikahan mereka dengan kisah yang berbeda. semacam diberi pelajaran baru dan nyata bahwa hidup ini tak selamanya baik-baik saja. tapi si kakak berpesan bahwa semua sudah digariskan dalam hidup setiap orang. tak perlu mengeluh, tak perlu gegabah mengambil keputusan walau itu di dalam pedih. karna baginya jangan sampai ketika kita lari dari satu hidup yang perih itu seperti keluar dari mulut harimau masuk ke mulut buaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku pun lantas mengingat kebelakang, betapa diri ini sering dirundung malang. padahal masih ada kisah pedih lain yang maha dahsyat. aku tak tau harus berkata apa. ketika melongok keatas dan seperti Tuhan ingin menegaskan, ini &lt;span style="font-style: italic;"&gt;lho&lt;/span&gt; deritamu itu tak seberapa. aku pun merasa tak perlu lagi meratapi segala yang berlalu. tapi bagaimana caranya kujalani yang ada di depanku ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;untuk kakakku yang satunya ia pun berpesan bahwa jangan sampai kita berkumpul lagi untuk membicarakan kegagalan yang serupa karna pilihan gegabah yang diambil.memang begitulah seharusnya, ketika kita memilih untuk melakukan atau tidak melakukan sesuatu semuanya harus ditakar dengan baik. jangan tenggelam dalam deritanya lantas berlari tak berarah hingga ujungnya juga serupa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;setelah sekian lama kami tak duduk bersama, baru kali ini kami berbicara dari hati ke hati sebagai perempuan dewasa. menghapus jarak usia dan saling berbagi kisah yang kami alami dalam hidup berat kami masing-masing. tapi yang membuat hati ini lega adalah kami saling memaafkan atas kesalahpahaman masa kecil dulu. saling menertawakan kekonyolan saat bocah dulu. saling meluruskan kecurigaan dan luka yang menahun..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ah tuhan memang selalu punya cara untuk mengembalikan dan mengambil segala sesuatu yang bukan milik kita. tuhan selalu adil, semua dapat bagian masing-masing. semua dapat credit point atas apa yang dilakukan dan dirasakannya. sebenarnya hidup ini sederhana. sesederhana tuhan mengajarkan aturan mainnya dalam hidup ini. kita hanya butuh tekun untuk belajar dan percaya bahwa semua sudah diatur.&lt;br /&gt;maka aku pun teringat seorang kawan mengirim pesan melalui telepon genggam, "buat apa kita berdoa, kalau sesuatu yang kita minta itu tidak diberi karna Tuhan tidak mengijinkan itu terjadi". aku pun lantas menjawabnya, doa itu layaknya mengajukan proposal pada TUhan, semacam negosiasi pada TUhan. ada proposal yang disetujui ada yang tidak bahkan ada yang ditunda. sesuai kehendakNya, karna Dia maha tau segalanya yang terbaik untuk kita. jadi tak ada alasan untuk berhenti berdoa, berhenti berharap bahwa kita layak bahagia.&lt;br /&gt;ah..Tuhan juga selalu punya cara agar aku malu ketika selalu menggerutu. selalu berkeluh kesah tanpa berfikir jauh ke depan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ayo kawan, mari kita jalani hidup ini dengan harapan bahwa sedih dan tawa, duka dan bahagia itu sudah ada bagiannya masing-masing. sudah tergurat dlaam garis tangan walaupun bukan berarti kita tidka berhak bernegosiasi pada Tuhan...&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/20967342-9049467874818179494?l=dharmainside.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dharmainside.blogspot.com/feeds/9049467874818179494/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=20967342&amp;postID=9049467874818179494' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20967342/posts/default/9049467874818179494'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20967342/posts/default/9049467874818179494'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dharmainside.blogspot.com/2010/09/ketika-duka-menyapa-maka-tunggulah-akan.html' title=''/><author><name>DhaRma Lubis</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11932589018592303066</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='26' src='http://bp3.blogger.com/_JANd-LD6d-I/R4NE0WrJuMI/AAAAAAAAABA/Flyb8sz0HEE/S220/1_164868651l.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_JANd-LD6d-I/TLgLbsmDcgI/AAAAAAAAAKc/kcCbxet7ecY/s72-c/Bahagia-Fitrah-Anda1.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-20967342.post-326842789341089407</id><published>2009-04-13T01:36:00.000-07:00</published><updated>2009-04-13T01:44:00.667-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;span style="font-style: italic;font-size:130%;" &gt;kembali pada jurang kenangan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;biarlah kucintai kenangan masa laluku saja&lt;br /&gt;kalau ternyata kini kau bagiku&lt;br /&gt;seperti menggamit angin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;biarlah kucumbu angan memori silamku&lt;br /&gt;daripada harus kembali kuterluka&lt;br /&gt;hanya untuk menjadi kenangan pahit esok harinya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ah kau tau apa..betapa hati ini tak selamanya&lt;br /&gt;mampu menyimpan derita&lt;br /&gt;tak senantiasa kuat menampung luka&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;biarlah kubongkar nisan kasih yang lalu&lt;br /&gt;kalau ternyata aku hanya menenggak duka&lt;br /&gt;walau jua seperti angin lalu&lt;br /&gt;tapi setidaknya tak kurasa sakit disana&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/20967342-326842789341089407?l=dharmainside.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dharmainside.blogspot.com/feeds/326842789341089407/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=20967342&amp;postID=326842789341089407' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20967342/posts/default/326842789341089407'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20967342/posts/default/326842789341089407'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dharmainside.blogspot.com/2009/04/kembali-pada-jurang-kenangan-biarlah.html' title=''/><author><name>DhaRma Lubis</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11932589018592303066</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='26' src='http://bp3.blogger.com/_JANd-LD6d-I/R4NE0WrJuMI/AAAAAAAAABA/Flyb8sz0HEE/S220/1_164868651l.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-20967342.post-6943180081269457997</id><published>2009-04-08T00:55:00.000-07:00</published><updated>2009-04-08T01:05:05.448-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-size:130%;" &gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;hanya memoar sunyi&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Tuhan pasti punya rencana. ya memang mau gak mau suka gak suka harus percaya itu. harus yakin kalo apapun yang terjadi dalam hidup ini adalah yang terbaik. mungkin itu pahit tapi bukan berarti yang manis itu baik untuk diri. setiap yang datang dan pergi juga Tuhan sudah mengaturnya. kemana akhir tujuan perjalanan panjang ini Tuhan sudah punya jawabannya. lantas gusar ini tetap saja mencengkram.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;gelisah untuk masa yang akan datang gak bisa dilenyapkan begitu saja. merasa udah melakukan yang sebagaimana mestinya. tapi mungkin belum sepenuhnya benar langkahnya. tak ada yang membuat segala yang kulakukan itu menjadi benar. aku tau itu TUhan...tapi aku sendiri tak berdaya pasa rasa pasrah itu.sekali aku melawan aku hanya terjerembab lagi. mungkin bukan sejatinya petarung yang handal tapi hati ni masih lemah. aku tau Tuhan segala ujian dan teguran itu untuk membuat aku jadi lebih baik lagi. tapi rasa sendri yang kian mendera menjadi siksaan yang luar biasa bagi diri ini. TUhan semoga kau masih beri aku kesempatan untuk kembali pulang pada pangkuanmu. pada jalan yang pernah kau tunjukkan sebelumnya dimana orang2 yang kau ridhoi telah melalui dan telah sampai padaMu lebih dulu..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/20967342-6943180081269457997?l=dharmainside.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dharmainside.blogspot.com/feeds/6943180081269457997/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=20967342&amp;postID=6943180081269457997' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20967342/posts/default/6943180081269457997'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20967342/posts/default/6943180081269457997'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dharmainside.blogspot.com/2009/04/hanya-memoar-sunyi-tuhan-pasti-punya.html' title=''/><author><name>DhaRma Lubis</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11932589018592303066</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='26' src='http://bp3.blogger.com/_JANd-LD6d-I/R4NE0WrJuMI/AAAAAAAAABA/Flyb8sz0HEE/S220/1_164868651l.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-20967342.post-2535668492371611459</id><published>2009-03-21T22:01:00.000-07:00</published><updated>2011-06-07T18:12:24.388-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;aku rindu pada diriku&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;aku rindu pada diriku yang dulu. penuh pelangi dan gairah sang mentari. langkah penuh canda dan tawa. tangis hanya penari latar yang tak selalu tampil di depan. aku rindu pada diriku yang dulu. penuh cita dan semangat yang membara. hingga batu bisa lumat terbakar. dengan kepalan tangan mampu memecah ombak di lautan.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;aku rindu pada diri yang dulu berjalan bagai mesin. tak hanya penghasil tawa tapi juga cinta dan impian. aku rindu pada jiwa yang dulu menjulang langit hingga arsy kadang gempar. pada hati yang walau rapuh tapi mampu menguatkan aku rindu pada diriku dulu yang penuh birahi menggali hikmah. apakah kiranya gerangan diri yang dulu, musnah bak senja ditelan malam? duhai karena asmara semata. duhai bahwa beban asmara ini mampu menghenti langkah, mampu membuat jadi gila. duhai betapa asmara mampu membutakan mata hingga arah tujuan tak tampak nyata..ah..duhai Tuhan maukah kau membagi cahayaMU yang dulu pernah kau pinjamkan agar aku bisa keluar dari gelapnya. agar segera berakhir segala penderitaan karena beban asmara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/20967342-2535668492371611459?l=dharmainside.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dharmainside.blogspot.com/feeds/2535668492371611459/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=20967342&amp;postID=2535668492371611459' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20967342/posts/default/2535668492371611459'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20967342/posts/default/2535668492371611459'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dharmainside.blogspot.com/2009/03/aku-rindu-pada-diriku-yang-dulu.html' title=''/><author><name>DhaRma Lubis</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11932589018592303066</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='26' src='http://bp3.blogger.com/_JANd-LD6d-I/R4NE0WrJuMI/AAAAAAAAABA/Flyb8sz0HEE/S220/1_164868651l.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-20967342.post-6631187682097448439</id><published>2009-02-12T21:04:00.000-08:00</published><updated>2009-02-12T21:33:13.950-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Step 1 : BIngunG&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;akhirnya bisa keluar juga dari belantara itu..ya akhirnya sumpah serapah sekian bulan itu berujung diawal tahun ini. gimana nggak, selama berbulan-bulan mencoba memahami kebiasaan dan situasi yang aneh. dihadapkan pada sekian banyak rentetan kekecewaan. doa-doa dan air mata itu telah terjawab. Terima kasih Tuhan kau memberikan kemudahan yang baru kusadari semuanya. mengingat beberapa bulan kebelakang, bukankah sepantasnya untuk selalu bersyukur? ya setidaknya jadi kado awal tahun. lalu apa selanjutnya?? nah itu dia yang penting. sesudahnya kemana? mau ngapain? melangkah ke arah mana? kabur dan samar.&lt;span class="fullpost"&gt; rancangan selanjutnya? ah masih puyeng mikirinnya. masalah hati juga tak kalah rumit. urusan cinta juga masih diawang-awang. belum ada kejelasan mau kemana hubungan itu dibawa dan beri nama apa? maunya si pasrah..tapi otak ini terus memaksa, mau kemana dan bagaimana selanjutnya. alhasil ya diserahkan saja pada yang bersangkutan.&lt;br /&gt;kalo ditanya soal kerjaan, pengennya gimana? banyak banget jawabannya tapi gak tau harus mulai darimana. step awalnya gimana. mimpi mah jangan ditanya..buanyak banget ampe bingung.padahal kemampuan serba nanggung. kalo cuma ngandelin selembar kertas yang diperjuangkan selama 2 tahun itu gak ada jaminan. sekarang bursa lowongan punya poin penting...minimal sekian tahun pengalaman. nah lho nyari dimana pengalaman itu??&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;mau merintis wirausaha tapi lajunya slow motion. masih kabur gak jelas. trus ngapain? wah pusing 7 keliling..2 kelilingnya aja udah mau muntah apa lagi 7. ahh akhirnya gerbang menuju sesuatu yang lebih rumit dan besar mulai dimasuki... hepinya sebentar mumetnya gak kelar-kelar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;mau diskusi? semua orang punya urusan masing-masing. namanya juga masa depan sendiri..ya yang mendesain juga diri sendiri, orang lain hanya jadi penonton dan suporter. dialog ama Tuhan udah tiap ari...doanya juga udah saban detik..tapi balesannya masih pending..mungkin masih nyangkut langit yang berlapis-lapis dan terganggu ama noise gelombang2 radio dsb. alhasil kayak bikin coret2an ngasal. gak tau mau gambar dan ngelukis apa? belum ada ilham..belum ada starting point..behh kalo udah begini..welcome to the jungle!! dianjurkan banyak-banyak mengkonsumsi obat pusing ato puyer. disaranin jangan suka ngelamun dan pergi sendirian, bisa-bisa otaknya selip. bahaya jadi 'paman ato bibi jenaka'* bisa mengncam. amit-amit jabang bayi deh..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;NB : bila anda punya informasi penting seputar pekerjaan, lowongan kerja, seputar jodoh dan solusi cinta yang belum pasti ato seputar Indonesia (bukan acara berita rcti lho) harap kirimkan ke alamat ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*istilah untuk orang gila yang keluyuran dijalanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/20967342-6631187682097448439?l=dharmainside.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dharmainside.blogspot.com/feeds/6631187682097448439/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=20967342&amp;postID=6631187682097448439' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20967342/posts/default/6631187682097448439'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20967342/posts/default/6631187682097448439'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dharmainside.blogspot.com/2009/02/step-1-bingung-akhirnya-bisa-keluar.html' title=''/><author><name>DhaRma Lubis</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11932589018592303066</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='26' src='http://bp3.blogger.com/_JANd-LD6d-I/R4NE0WrJuMI/AAAAAAAAABA/Flyb8sz0HEE/S220/1_164868651l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-20967342.post-3139779852607933440</id><published>2008-12-31T00:55:00.000-08:00</published><updated>2008-12-31T01:39:56.521-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;lagi,Selamat Tahun Baru !!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;udah tahun baru lagi. gak ada yang istimewa sebenarnya. kebetulan tahun baru hijriyah berdekatan dengan tahun baru masehi. mungkin itu yang tak biasa, jadinya libur panjang yang menyenangkan bagi sebagian orang. tapi tidak bagi aku dan beberapa teman yang menanti eksekusi. jadi terhalang sebentar untuk ngurus segala tetek bengeknya. mungkin hikmahnya aku harus rehat sejenak biar tak terlalu tegang. agak ngeri dan sedikit ngilu memang kalo ngebayangin ternyata udah mau tahun baru lagi. padahal rasanya baru kemaren orang-orang teriak..selamat tahun baru!!! baru kemaren rasanya orang-orang mendadak jadi tukang jagung bakar. rasanya baru kemaren juga posting tulisan di blog tentang tahun baru.&lt;span class="fullpost"&gt; ternyata udah tahun baru lagi. ternyata udah harus beli kalender baru walopun kalender tahun ini gak punya. tapi setahun itu tak terasa. kayak nyiur angin di pantai saat malam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kemaren gak sengaja jadi teringat. terbawa atmosfir menjelang tahun baru. gara-gara di TV pada heboh kaleideoskop semua peristiwa, jadi flash back lagi. setahun lalu apa aja yang udah kulakukan dan kujalani? sulit rasanya melist kembali.  kalau di ingat-ingat lagi semampunya lebih kurang kayak gini..awal tahun 2008 lalu baru berbenah dari patah hati karna di tinggal nikah (ehem) trus akhir januari akhirnya bisa nonton konser MCR dijakarta bareng dania yang tak terbayangkan sebelumnya. itu nekat namanya. yang istimewa, pada pertengahan tahun, aku mendapat anugerah sebagai pengganti yang telah berlalu. jadi kayak ABG lagi..aahh jadi pengen malu.semoga Tuhan merestui.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;apalagi ya..ya ternyata selama setahun ini yang menyita banyak waktu dan pikiran serta perasaan apalagi keuangan adalah urusan skripsi yang luar biasa ini. ya bulan-bulan yang dilewati dalam tahun 2008 ini cukup melelahkan. babak belur untuk merampungkan semuanya. nguber-nguber doping yang gak lari kemana-mana sebenarnya. semoga awal tahun ini bisa menyelesaikannya dengan baik. semoga Tuhan meridhoi dan memudahkan semuanya. aamiiin..semoga eksekusi tahun depan berjalan dengan baik dan lancar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tapi apa kabar dengan perjalanan spritualnya? ah masih kering saja...makin terperosok saja. makin datar saja. ternyata belum menemukan cambuk yang bisa membuat bangkit kembali dari tidur panjang. terlalu banyak iblis yang membuntuti untuk siap memperosokkan dalam jurang. ahh Tuhan... sekali lagi aku berharap semoga waktu yang masih kau sisakan buatku dapat terlewati dengan baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;semoga hanya akan ada kebaikan di tahun depan dan semoga hanya ada kebahagiaan yang menaungi diri dan hati ini di tahun depan.&lt;br /&gt;selamat tahun baru hijriyah 1430. selamat tahun baru 2009!! tahun 2009 = tahun kesejahteraan..semoga!! wish me luck (bukan iklan rokok)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;nb: jangan terlalu percaya ama ramalan yang lagi rutin di semua stasiun TV melalui infotainment setiap hari menjelang tahun baru...heheheh&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/20967342-3139779852607933440?l=dharmainside.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dharmainside.blogspot.com/feeds/3139779852607933440/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=20967342&amp;postID=3139779852607933440' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20967342/posts/default/3139779852607933440'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20967342/posts/default/3139779852607933440'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dharmainside.blogspot.com/2008/12/lagiselamat-tahun-baru-udah-tahun-baru.html' title=''/><author><name>DhaRma Lubis</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11932589018592303066</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='26' src='http://bp3.blogger.com/_JANd-LD6d-I/R4NE0WrJuMI/AAAAAAAAABA/Flyb8sz0HEE/S220/1_164868651l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-20967342.post-4101063205992121175</id><published>2008-12-30T23:20:00.000-08:00</published><updated>2008-12-31T00:17:43.589-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;HappY EnD Year&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;akhirnya mbak nung nikah. rindu hatinya bersanding dengan tambatan hati telah terpenuhi. impiannya meniti hidup baru bersama sang lelaki pilihan telah terwujud. akhir tahun yang bahagia. kado istimewa dari Tuhan untuk menutup tahun 2008 ini. bahagianya bukan kepalang melihat sahabat yang satu itu bersanding dipelaminan hari minggu lalu (28/12), mengingat perjalanan hidup dan cintanya yang penuh liku. tapi ternyata semua ada bayarannya. semoga bahagia itu kekal selalu.aku ingat betul,&lt;span class="fullpost"&gt; beberapa bulan lalu saat mbak nung kasih kabar lewat sms, minta doanya karna akhir desember akan menikah. mendadak kena serangan bahagia yang luar biasa. gak tau kenapa. yang mau nikah siapa, yang girang bukan kepalang siapa. tapi emang aku merasa seolah-olah yang ngalamin sendiri peristiwa bahagia itu . ahh aku bahagia untukmu mbak nung.. hanya itu yang bisa kujawab atas berita itu.&lt;br /&gt;aku pun jadi teringat..saat-saat dulu kami selalu berangan-angan tentang siapa yang jadi jodoh kita. saat kami mencoba menemukan puing-puing berserakan tentang cinta dan kasih sayang. serta meraba-raba tentang laki-laki idaman yang sebenarnya. ahh ternyata..mabk nung lebih dulu membangun mahligai itu. ya walaupun dari cerita mbak nung, kalo drama pertemuan dan pernikahan mereka begitu mengharukan tapi toh..semuanya sudah terbayar sekarang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;laki-laki pujaan mbak nung mampu membuat mbak nung tertawa setiap saat. selalu menggores senyum pada wajah mbak nung yang pagi itu dihias dengan riasan sederhana namun membuat kau tampak beda. kata orang aura bahagianya keluar...duhai..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sehari sebelum menghadiri pernikahan mbak nung, akhirnya aku mendapat kabar dari simbah. ternyata simbah udah punya anak. aku gak kebayang gimana jadinya orang sebohemian itu bisa jadi bapak. hehehe bisa-bisa anaknya ikut nyeleneh. kayak doanya si james,...semoga gak kayak bapaknya.aaminnn.&lt;br /&gt;"maaf dang...bini ku cemburunya luar biasa kalo ada yang mengubungiku maka gak kasih kabar" kata simbah waktu dituduh kejam karna gak kasih kabar. walau agak najis dengernya tapi betapa bahagianya sahabatku yang satu itu. yang sedang dimabuk kepayang atas cinta pada istri dan anak laki-lakinya yang diberi nama ernesta nayaka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2 sahabat lama waktu D3 telah gugur di pelaminan. selamat berbahagia kawan!!! semoga langgeng. kalo kata jrink..wah malam pertama mbak nung malam taon baru. dasar!! secara kami berniat mau ngumpet di bawah kasur ketika malam bersejarah itu dilaksanakan hehehe. malam dimana berakhirlah sudah masa lajang kawan lama kami itu...kikikik... mbak nung yang digodain saat kami pamit pulang, hanya tersipu malu. wajahnya bersemu ketika digodain tentang malam pertama. secara jrink yang mesum dengan biadabnya nyaranin mbak nung untuk latihan pernafasan. dengan joroknya jrink juga ngebayangin mbak nung di malam itu. aku pun juga memikirkan hal yang sama..ahh dasar!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;prediksi sementara kalo jrink yang akan segera menyusul wakakakak...dulu emoh sekarang udah napsu, secara udah punya nyong ni.hihihi&lt;br /&gt;akhir tahun yang bahagia buat sahabat kami..semoga di tahun depan akan hanya ada kebahagiaan dalam hidup kita semua. semoga aku juga bisa menjadi bagian dari kebahagian itu..aamiiinn...wish me luck...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/20967342-4101063205992121175?l=dharmainside.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dharmainside.blogspot.com/feeds/4101063205992121175/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=20967342&amp;postID=4101063205992121175' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20967342/posts/default/4101063205992121175'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20967342/posts/default/4101063205992121175'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dharmainside.blogspot.com/2008/12/happy-end-year-akhirnya-mbak-nung-nikah.html' title=''/><author><name>DhaRma Lubis</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11932589018592303066</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='26' src='http://bp3.blogger.com/_JANd-LD6d-I/R4NE0WrJuMI/AAAAAAAAABA/Flyb8sz0HEE/S220/1_164868651l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-20967342.post-5684598197216196632</id><published>2008-12-20T00:43:00.000-08:00</published><updated>2008-12-23T15:41:30.534-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;span style="font-size:130%;"&gt;ProYek GAgal :(&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;janganlah menangis&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;terkadang cinta itu sadis&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;dan janganlah marah &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;terkadang cinta bikin susah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;(Aku-PAs Band)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ada obsesi jadi comblang dari dulu. setiap 2 pihak temen yang dirasa cocok pasti ada napsu untuk menjodohkan. padahal kan jodoh ditangan TUhan bukan ditangan orang Batak-ini sih kata boli- tapi tetep aja ada hasrat ingin menjodohkan orang-orang. dari dulu juga udah berusaha ngenalin temen ke temen yang lain untuk bisa lanjut ke pelaminan. tapi ya dari dulu juga gagal. mulai yang berakhir ampe kenalan doang, ampe berakhir dengan selamat tinggal alias gak ada kelanjutan. ya paling nggak yang bikin lega ada yang ampe jadi temen aja. emang ada?&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;karna kegagalan-kegagalan tadilah, yang kadang memicu untuk selalu semangat menjadikan 'proyek hati' itu berhasil. entah karna gak bakat ato emang Tuhan gak ridho, tapi ya selalu aja gak pernah mencatat prestasi. beda ama nomie -yang selalu mengklaim kalo dia adalah comblang berhasil- ya walopun satu untuk selamanya alias yang berhasil cuma itu thok dan itu thok yang bisa dibanggain..wakakakak tapi tetep aja ada yang berhasil..upss maap Mi..hehehehe&lt;br /&gt;kejadian terakhir kita (saya dan satu oknum ganas yang lain) mencoba proyek hati yang baru. dengan semangat 45 dan dengan gejolak syahwat kawula muda kami mencoba mendobrak pintu hati 2 pihak (si H dan si A) yang abis patah hati..weits..&lt;br /&gt;jadilah acara perkenalan diselenggarakan, dan begitu jauh begitu baik alias so far so good..hehehehe.. dengan begitu kami pede setengah mati atau lebih tepatnya optimis kalau proyek hati ini berjalan mulus...alhamdulillah tabungan di surga udah dicicil(pikirku dalam hati)...tapi ya emang nasib gak mujur.. si cupid tak kunjung tiba dan bakat comblang tak punya maka proyek hati tersebut harus berakhir tanpa campur tangan kami lagi dan dengan menyisakan luka yang amat sangat dari salah satu pihak. ibarat kata uda arul, yang satunya udah jadi 'korban perasaan'. otomatis muncul rasa bersalah sekaligus rasa kasian ma yang jadi korban itu tadi. duhai bukan itu yang diharapkan oleh kami. tapi mau gimana lagi kedua pihak sudah berusaha saling melebur tapi namanya air ama minyak sulit buat di oplos. jadilah perpisahan. arrghhhhh.... jadi bikin agak trauma ni buat ngelakuin hobi ni lagi..hiksss...&lt;br /&gt;rada kecewa sih...tapi ya namanya cinta gak bisa dipaksain. ternyata kalo emang selama menjalaninya gak bisa bertahan ya mending balik kanan maju jalan ketimbang jalaninnya terpaksa. teman yang satunya-untuk kesian kali patah hati- jadi tambah stress, tapi masalahnya kami tak tau buat apa lagi. sudah berusaha mempertemukan tapi kelanjutannya tak semulus yang dibayangkan. mungkin bukan rejekinya. yang jadi perkaranya sekarang, si teman itu udah bermain hati. sedang teman satunya lagi sedang bermain kartu..eh salah ya...sedang tak ingin terburu-buru bermain hati. apa mau dikata..kami sebagai fasilitator hanya cuma bisa mengantarkan sampai tahap seleksi administrasi, karna tahap selanjutnya diserahkan pada owner hati masing-masing (emang ngelamar kerja!)&lt;br /&gt;kami bisa bilang, ya udahlahhh dilupain aja. tapi si teman yang sakit hati tadi mana mungkin sim salabim bisa lupa dan dengan cepat ngilangin perasaan (tak secepat munculnya perasaan dan jatuh hati). alhasil, muncul efek samping. jadi ngerasa gak pede, jadi down tapi yang pasti bukan down syndrome, jadi gak semangat lagi, jadi tambah minder dsb. ahhh aku tau banget rasanya..tapi apalah daya..hikss&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tapi aku berharap semoga dirimu bisa bangkit lagi teman. perjalanan masih panjang. semoga kau nikmati luka, lalu kau bungkus trus kau simpan rapat tanpa harus membukanya lagi. semoga hari ini tergantikan di esok hari. semoga air matamu yang kesekian kalinya ini akan terbayar dengan bahagia yang abadi. maafkan daku dan partnerku yang tak bisa banyak membantu. proyek hati ini harus berakhir dengan berat hati. semoga kau bisa berbesar hati dan kau temukan seorang yang tepat di lain hari.&lt;br /&gt;maaf aku tak bisa berbuat banyak....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/20967342-5684598197216196632?l=dharmainside.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dharmainside.blogspot.com/feeds/5684598197216196632/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=20967342&amp;postID=5684598197216196632' title='6 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20967342/posts/default/5684598197216196632'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20967342/posts/default/5684598197216196632'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dharmainside.blogspot.com/2008/12/proyek-gagal-janganlah-menangis.html' title=''/><author><name>DhaRma Lubis</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11932589018592303066</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='26' src='http://bp3.blogger.com/_JANd-LD6d-I/R4NE0WrJuMI/AAAAAAAAABA/Flyb8sz0HEE/S220/1_164868651l.jpg'/></author><thr:total>6</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-20967342.post-5906852029710244166</id><published>2008-12-20T00:21:00.000-08:00</published><updated>2008-12-20T00:23:35.695-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;cintamu terluka&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-size:85%;" &gt;kepada H, semoga luka itu membuatmu bangkit lagi&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;aku tau ada sebuah jurang nan kelam&lt;br /&gt;pada hatimu&lt;br /&gt;baru saja terjadi saat embun sampai&lt;br /&gt;pada tetes terakhirnya&lt;br /&gt;di dalam dasarnya kutemukan pula&lt;br /&gt;sebuah luka yang menjalar&lt;br /&gt;hingga kepermukaan&lt;br /&gt;kau jatuh saat dahan kering&lt;br /&gt;patah terinjak kakimu.&lt;br /&gt;karnanya kau tersungkur&lt;br /&gt;hingga tak ada yang mampu menggamit tangan&amp;amp;hatimu&lt;br /&gt;aku tak mampu mengajakmu pulang&lt;br /&gt;untuk menikmati indahnya diluar sana&lt;br /&gt;sedang kau berkurung pada muram dan duka.&lt;br /&gt;tapi tau kah kau bahwa angin&lt;br /&gt;berkesiur bersama kabar&lt;br /&gt;bahwa ada sayap yang kan menjemputmu&lt;br /&gt;mungkin hingga petang nanti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;my second home, 20-12-08&lt;br /&gt;pkl .15:18 WIB&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/20967342-5906852029710244166?l=dharmainside.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dharmainside.blogspot.com/feeds/5906852029710244166/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=20967342&amp;postID=5906852029710244166' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20967342/posts/default/5906852029710244166'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20967342/posts/default/5906852029710244166'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dharmainside.blogspot.com/2008/12/cintamu-terluka-kepada-h-semoga-luka_20.html' title=''/><author><name>DhaRma Lubis</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11932589018592303066</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='26' src='http://bp3.blogger.com/_JANd-LD6d-I/R4NE0WrJuMI/AAAAAAAAABA/Flyb8sz0HEE/S220/1_164868651l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-20967342.post-7378075002232551487</id><published>2008-12-02T20:26:00.000-08:00</published><updated>2010-10-15T02:22:55.361-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_JANd-LD6d-I/TLgbvh9SoNI/AAAAAAAAAKs/aEyZcxc11MA/s1600/love.jpg"&gt;&lt;img style="float: right; margin: 0pt 0pt 10px 10px; cursor: pointer; width: 200px; height: 170px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_JANd-LD6d-I/TLgbvh9SoNI/AAAAAAAAAKs/aEyZcxc11MA/s200/love.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5528199045980528850" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;BICARA CINTA&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata pelan-pelan saya menemukan alasan kenapa Tuhan benar-benar mengagungkan orang tua. Karena pada mereka ada lukisan cinta abadi yang luar biasa energinya. Kata Anis Matta dalam tulisannya, bahwa bila seseorang mampu mengatakan ‘aku cinta padamu’ maka itu artinya dia rela berkoban apapun untuk anda. Ada konsekuensi pengorbanan di dalam kalimat tersebut. Saya berkali-kali berharap agar makna pernyataan itu saya temukan pada hubungan antara laki-laki dan perempuan baik dalam kehidupan saya maupun orang disekitar saya.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Tapi belum kunjung saya temukan. Kenyataan itu malah ada pada kedua orang tua saya dan mungkin pada orangtua-orang tua lain di dunia ini.&lt;br /&gt;Pelan-pelan dengan kebesaranNya, Tuhan membuktikan bahwa orang tua benar-benar sanggup berkorban apa saja untuk anak-anaknya. Mengorbankan dirinya bahkan sesuatu lain yang dicintai demi anak-anaknya. Bertahan pada penderitaan yang luar biasa hebat demi anak-anaknya. Terlepas dari memang Tuhan telah menggariskan hal tersebut pada mereka, tapi cinta mereka luar biasa ajaibnya.&lt;br /&gt;Dengan pikiran yang serba kurang ini, saya jadi yakin pengorbanan yang tak tertandingi oleh apapun itu hanya ada pada kedua orang tua. Dari kecil hingga sekarang saya melihat ayah saya yang sangat bersahaja itu diberi kekuatan oleh Tuhan untuk melakukan apa saja demi anak-anaknya. Berjuang dengan kerasnya tanpa memikirkan diri sendiri agar anak-anaknya tak mewarisi penderitaan. Kalau ditelusuri, semua itu karena cintanya pada anak-anaknya. Kecewa pada perlakuan anak-anaknya lantas masih sanggup memaafkan dan menerima kembali itu bagi saya wujud cinta yang tak tertandingi. Ada energi yang luar biasa disana yang mampu menandingi luasnya samudera. Bertahan dalam kekecewaan karena dikhianati agar anak-anaknya tetap bahagia itu adalah pengorbanan yang tak bisa diwakili dengan kata-kata hebat apapun.&lt;br /&gt;Sementara emak, sebagai perempuan mungkin ia butuh dimanjakan oleh kemewahan, oleh perhiasan dan kebahagiaan dunia lainnya, tapi mungkin tidak bisa dipenuhi demi kebahagiaan anak-anaknya. Mengalah untuk itu merupakan pengorbanan yang luar biasa juga bagi saya. Mungkin kepada istri atau kepada suami masih ada sesuatu yang terabaikan tapi kalau kepada anak tidak ada yang luput dari perhatian. Segalanya bisa diusahakan dan diperjuangkan.&lt;br /&gt;Cinta luar biasa tersebut mungkin yang bisa mencapai cinta Tuhan. cinta orang tua adalah potret cinta Tuhan yang hakiki. Pantas saja Tuhan menomer satukan orang tua dari segalanya di muka bumi ini. Pantas saja Ridho orang tua adalah juga Ridho Tuhan. Sebegitu mulia posisi orang tua karena mengingat luar biasanya cinta merekapada anak-anaknya. Pengabdian atas nama cinta yang mereka punyai itu tak bisa digantikan oleh apapun yang berharga di dunia ini. Tidak ada yang didapat mereka dari anak-anaknya dan mungkin memang tak bisa terbayar. Padahal sebelum hadir anak begitu dirindukan kelahirannya. Sejak kecil di rawat dengan cinta, dibesarkan hingga dewasa. Di sekolahkan sampai jenjang tertinggi sesuai dengan kesanggupan mereka bahkan diluar dari kemampuan mereka hingga berhasil. lantas pada suatu hari mereka merestui kepergian anak-anak mereka dengan pendamping hidupnya untuk mencari kebahagiaan yang lain. Lalu apakah yang ditinggalkan buat mereka? Lalu apa yang mereka dapatkan? Maka itulah kenapa Tuhan murka semurka-murkanya bila si anak tega menyakiti kedua orang tuanya. Karena dari proses tersebut tak ada yang bisa dibayar dengan apapun yang dimiliki si anak. Karena hanya Tuhan yang punya balasan untuk itu semua.&lt;br /&gt;Kata orang cinta itu tidak menyakiti, maka bukankah tidak ada orang tua didunia ini yang sedikitpun terbesit di hatinya untuk menyakiti anaknya? Malah sebaliknya si anak yang mampu menggores luka dihati mereka dengan atau tanpa disadari.&lt;br /&gt;Saya jadi ingat prinsip hidup orang Batak yang mengatakan &lt;i&gt;Anakkokki do Hamoraon Di Au&lt;/i&gt; yang artinya Anakku Adalah Harta Bagiku. Anak merupakan harta yang termahal bagi orang tua dan melebihi uang sebanyak apapun. Jadi walaupun hidup susah tapi tetap memperjuangkan agar anaknya bahagia karena kebahagiaan anak adalah segalanya bagi orangtua. Di kampung saya sana, banyak&lt;i&gt; inang-inang parengge-rengge&lt;/i&gt; (emak-emak yang berjualan dipasar dan dipinggir jalan) yang memiliki anak banyak namun semua sudah jadi sarjana dan berhasil di rantau orang. Biar kata baju robek dipakai, makan gak makan asal anaknya semua bisa bersekolah. Biar hutang kemana-mana tapi anaknya yang merantau pulang dengan sukses. Biar hidupnya susah tapi pantang mewariskan kesusahan itu pada anak-anaknya. Pantang baginya untuk mengatakan tak ada uang agar anaknya yang sedang bersekolah tak patah arang walaupun kenyataannya memang demikian. Ahh...cinta itu benar-benar punya kekuatan yang luar biasa.&lt;br /&gt;Bukankah sejatinya Tuhan hampir serupa dengan orang tua? Ketika sedang luka maka kita ingat pada mereka. Namun ketika sedang suka terkadang mereka terabaikan. Bukankah pada Tuhan kita pun seperti itu? Ketika suka yang amat sangat kita kadang lupa pada yang empunya segalanya itu, namun ketika diterpa gelombang duka kita datang padaNya tanpa rasa malu bahwa sedetik lalu telah terlupakan? Itulah sejatinya Cinta Tuhan. Tempat bermuara segala cinta. Cinta yang sejatinya tak tertandingi oleh apapun. Kekuatan cinta Tuhan mampu membuat manusia ada dan menikmati indahnya jagad ini. Bukankah kekuatan cinta yang sama bisa diraba pada cinta orang tua hingga kita mampu bertahan dalam hidup ini? Benar kata mbak nung, ‘ma...cinta abadi itu adalah cinta seorang ibu dan cinta sejati itu adalah cinta Tuhan’. Ya mungkin pilihan kata itu sudah cukup mewakili maknanya masing-masing dan saya pun paham benar maksudnya.&lt;br /&gt;Saya pun jadi teringat percakapan dengan seorang teman lainnya beberapa tahun silam. Dalam obrolan kami itu, kami sepakat bahwa setiap kecewa yang dialami manusia akan bermuara pada cinta Tuhan dengan jalan apapun. Terkadang untuk menuju Tuhan harus melalui sekumpulan kekecewaan yang kadang tanpa disadari bahwa sebenarnya itu adalah jalan yang mengantarkan pada cintaNya. Ah mungkin kami saja yang berlebihan menyimpulkan hal tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/20967342-7378075002232551487?l=dharmainside.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dharmainside.blogspot.com/feeds/7378075002232551487/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=20967342&amp;postID=7378075002232551487' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20967342/posts/default/7378075002232551487'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20967342/posts/default/7378075002232551487'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dharmainside.blogspot.com/2008/12/bicara-cinta-janganlah-menangis.html' title=''/><author><name>DhaRma Lubis</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11932589018592303066</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='26' src='http://bp3.blogger.com/_JANd-LD6d-I/R4NE0WrJuMI/AAAAAAAAABA/Flyb8sz0HEE/S220/1_164868651l.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_JANd-LD6d-I/TLgbvh9SoNI/AAAAAAAAAKs/aEyZcxc11MA/s72-c/love.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-20967342.post-1427776054535610361</id><published>2008-11-17T18:53:00.000-08:00</published><updated>2008-11-17T19:00:32.142-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>telah kutemukan rimba baru dalam diri&lt;br /&gt;yang lambat laun akan siap menerkam&lt;br /&gt;sang predator leluasa memburu si lemah&lt;br /&gt;walau kadang si lemah punya kebenaran yang dibawa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sang raja tak mau tau&lt;br /&gt;karna semua penghuni bak mangsa&lt;br /&gt;yang siap dilumatnya habis&lt;br /&gt;tapi si lemah nan naif&lt;br /&gt;lebih memilih tak bicara&lt;br /&gt;karna bila bicara&lt;br /&gt;hanya ada angin lalu&lt;br /&gt;padahal raja nan jumawa butuh diberitahu&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/20967342-1427776054535610361?l=dharmainside.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dharmainside.blogspot.com/feeds/1427776054535610361/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=20967342&amp;postID=1427776054535610361' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20967342/posts/default/1427776054535610361'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20967342/posts/default/1427776054535610361'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dharmainside.blogspot.com/2008/11/telah-kutemukan-rimba-baru-dalam-diri.html' title=''/><author><name>DhaRma Lubis</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11932589018592303066</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='26' src='http://bp3.blogger.com/_JANd-LD6d-I/R4NE0WrJuMI/AAAAAAAAABA/Flyb8sz0HEE/S220/1_164868651l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-20967342.post-3340707704570138123</id><published>2008-11-12T22:14:00.000-08:00</published><updated>2008-11-12T22:21:34.028-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>sepotong senja&lt;br /&gt;tak mampu bercerita banyak tentang rindu&lt;br /&gt;karena banyak mendung yang kan bersiap turun&lt;br /&gt;lalu menumpahi bekas langkah ini&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tengoklah langit pada senja ini&lt;br /&gt;hanya menyimpan guratan rindu yang&lt;br /&gt;tak bisa tersampaikan&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/20967342-3340707704570138123?l=dharmainside.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dharmainside.blogspot.com/feeds/3340707704570138123/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=20967342&amp;postID=3340707704570138123' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20967342/posts/default/3340707704570138123'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20967342/posts/default/3340707704570138123'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dharmainside.blogspot.com/2008/11/sepotong-senja-tak-mampu-bercerita.html' title=''/><author><name>DhaRma Lubis</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11932589018592303066</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='26' src='http://bp3.blogger.com/_JANd-LD6d-I/R4NE0WrJuMI/AAAAAAAAABA/Flyb8sz0HEE/S220/1_164868651l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-20967342.post-1623024739166726069</id><published>2008-11-04T00:49:00.000-08:00</published><updated>2008-11-04T02:50:58.489-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;sekedar mau muntahin gundah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;simbah pernah marah, karna sekali waktu kubilang padanya saat bicara di telepon genggam di masa-masa aku susah tidur malam dulu sebelum ia menghilang. mbah, semua laki-laki itu bajingan. tapi serta merta simbah tak terima. gak Dang..buktinya masih ada aku yang duduk disamping kekasih hatiku yang telah babak belur dengan masa lalunya. ah simbah kau memang lelaki sejati yang benar2 tau konsekuensi kata cinta. mungkin penggunaan kata 'semua' yang membuat simbah gerah dan mutlak tak setuju dengan pernyataanku yang sebenarnya lahir dari sakit hati yang sudah menahun. bukan karena hasil dari penelitian dengan sekian ribu responden dan hasil kesimpulan dari sejumlah premis yang dibuat dengan logika.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;mungkin pernyataan tersebut lahir secara emosional yang saat itu memang momentum patah hati dan tak bisa dipertanggungjawabkan keabsahannya. walaupun mungkin saja tak sedikit yang mau setuju dengan pernyataan tadi. tapi setelah kulihat sosok ayah yang walau dengan pahit getir berumah tangga beliau sanggup bertahan demi anak2nya maka pernyataan itu otomatis gugur dengan kesimpulan lain. bisa jadi laki-laki yang kutemui dalam hidup ini kebetulan dominasi kaum bajingan. mungkin dari 5 ada 3 orang yang bajingan. tapi bukan 'semua'.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;gara-gara pernyataan konyol itu juga aku ngambek pada mbah. aku mangkel. kok simbah tak mendukungku sepenuhnya. walaupun bukan karna alasan kelaki-lakiannya tapi karna generalisasi yang tak beralasan itu.&lt;br /&gt;tapi kalo ternyata masih banyak bajingan2 lain yang kutemui mbah? apakah memang harus kita perdebatkan lagi kebetulan2 itu?&lt;br /&gt;walau otak ini masih senantiasa bisa berlogika terkadang perasaan tak mau mengerti. sakit yang membusuk yang kata mbak Nung gak boleh dibiarkan mengendap dalam hati terkadang membuat otak jadi tak waras. terkadang harus mengutuk langit walau sebenarnya malu dan takut.&lt;br /&gt;mbah besok kalo kita bertemu lagi kan kutemukan istilah lain yang menggantikan julukan bajingan itu bagi kaummu yang kadang terlampau jumawa dengan kelaki-lakiannya. maaf kadang aku tak tahan dengan itu semua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/20967342-1623024739166726069?l=dharmainside.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dharmainside.blogspot.com/feeds/1623024739166726069/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=20967342&amp;postID=1623024739166726069' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20967342/posts/default/1623024739166726069'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20967342/posts/default/1623024739166726069'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dharmainside.blogspot.com/2008/11/sekedar-mau-muntahin-gundah-simbah.html' title=''/><author><name>DhaRma Lubis</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11932589018592303066</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='26' src='http://bp3.blogger.com/_JANd-LD6d-I/R4NE0WrJuMI/AAAAAAAAABA/Flyb8sz0HEE/S220/1_164868651l.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-20967342.post-1901048226775453919</id><published>2008-11-04T00:42:00.000-08:00</published><updated>2008-11-04T00:46:13.893-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;span style="font-size:130%;"&gt;karna aku dari sebrang&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;karna aku dari sebrang&lt;br /&gt;hingga kapal enggan menurunkanku&lt;br /&gt;pada pelabuhan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;hei...pernahkah kau tanya Tuhan&lt;br /&gt;kenapa DIA ciptakan perbedaan?&lt;br /&gt;karna perbedaan adalah rahmat&lt;br /&gt;tapi bukan untuk &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;jatuh cinta&lt;/span&gt; dan saling cinta&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/20967342-1901048226775453919?l=dharmainside.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dharmainside.blogspot.com/feeds/1901048226775453919/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=20967342&amp;postID=1901048226775453919' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20967342/posts/default/1901048226775453919'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20967342/posts/default/1901048226775453919'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dharmainside.blogspot.com/2008/11/karna-aku-dari-sebrang-karna-aku-dari.html' title=''/><author><name>DhaRma Lubis</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11932589018592303066</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='26' src='http://bp3.blogger.com/_JANd-LD6d-I/R4NE0WrJuMI/AAAAAAAAABA/Flyb8sz0HEE/S220/1_164868651l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-20967342.post-2137887391368878223</id><published>2008-11-04T00:32:00.000-08:00</published><updated>2008-11-04T00:41:28.405-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>Monolog Risau&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kutanya Tuhan&lt;br /&gt;tadi malam&lt;br /&gt;apakah yang ingin&lt;br /&gt;Kau ajarkan padaku&lt;br /&gt;tentang sang Adam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;maka hening menjawab&lt;br /&gt;sekumpulan duka&lt;br /&gt;memilukan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;hati kian bimbang&lt;br /&gt;tapi sepi selalu bilang&lt;br /&gt;bukankah kau&lt;br /&gt;terbiasa kandas dalam asmara&lt;br /&gt;mengapa kau takut&lt;br /&gt;ditinggalkan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ah lantas aku malu&lt;br /&gt;pada duka dan dosa&lt;br /&gt;yang silih berganti&lt;br /&gt;datang bak musim&lt;br /&gt;panas dan hujan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku terlampau rapuh, Tuhan&lt;br /&gt;untuk berjalan sendiri&lt;br /&gt;diatas gelombang tinggi&lt;br /&gt;dengan segala risau hati&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;SALA, 14.09WIB&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/20967342-2137887391368878223?l=dharmainside.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dharmainside.blogspot.com/feeds/2137887391368878223/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=20967342&amp;postID=2137887391368878223' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20967342/posts/default/2137887391368878223'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20967342/posts/default/2137887391368878223'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dharmainside.blogspot.com/2008/11/monolog-risau-kutanya-tuhan-tadi-malam.html' title=''/><author><name>DhaRma Lubis</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11932589018592303066</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='26' src='http://bp3.blogger.com/_JANd-LD6d-I/R4NE0WrJuMI/AAAAAAAAABA/Flyb8sz0HEE/S220/1_164868651l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-20967342.post-5504324982350246372</id><published>2008-10-29T16:14:00.000-07:00</published><updated>2008-10-29T16:49:00.767-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Dicari : Simbah !!&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;saya kehilangan kontak seorang sahabat. sahabat yang sering kami panggil dengan sebutan simbah. entah karena raut wajah atau usia yang membuat kami sepakat dengan sebutan itu. tapi yang jelas simbah orang yang paling bijaksana waktu itu. sekarang simbah tak ada kabar. kabar terakhir simbah mau menikah. tapi selanjutnya tak ada seorang pun yang tau kabar simbah. dimana dirimu berada mbah? apa kabarmu sekarang? masihkah seperti dulu? penyair yang tak ada duanya buatku. pendengar yang baik buatku. kau hanya cukup melihat sorot mataku kau sudah tau kalau hatiku sedang gundah. kau pengembara di jalan kebenaran Tuhan.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;pernah sekali dulu, kita tumpahkan kerisauan kita tentangNya pada dinding-dinding sejarah nan tua. kita bak pesakitan yang tak kunjung usai. aku masih berhutang padamu untuk menyusuri jalan kota dengan gelegar kata sebagai pelampiasan hasrat pada syair-syair yang sama-sama kita kagumi.&lt;br /&gt;debat kita terakhir tentang ajaran yang dibawa nabi masing2. kau sedikit mangkel, karna bagimu ajaran sebagai 'budaya import' yang tak perlu. karna cintamu pada 'budaya lokal'. aku pun tak lekas setuju. aku bertahan pada kebenaran yang masih kucari walau sudah kuwarisi berpuluh2 tahun. tapi bukankah manusia namanya, bila mempertanyakan kebenaran lantas mencari? ahh sekarang tak kutemukan lagi.&lt;br /&gt;kau pun sering menodongku dengan tanya saat hati ini sedang luka. kau menyelami tanpa membiarkan aku lari dan sembunyi.&lt;br /&gt;mbah...kami merindukanmu.. merindukan syair2 dalam yang kau kumandangkan. merindukan semua bijak tentang alam. terlebih aku yang dulu sering kau jadikan turis pada kota tua ini. bak pemandu wisata kau sabar bercerita tentang dongeng kejayaan masa lalu. bak seorang kusir yang senantiasa setia pada penumpangnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;mbah...kau pernah bilang, kalau luka itu kita sendiri yang membuatnya. ah kau terlalu paham tabiatku.&lt;br /&gt;mbah...kita semua pernah sama-sama merasakan hangatnya duduk bersama lalu kita berkelakar tentang hidup kita masing-masing. bahkan kita bergunjing tentang Tuhan. kalau yang satu ini kau lebih suka diam. kau larang karna tak kuasa menjamahNYa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;terakhir kali aku marah besar padamu mbah. karna saat hatiku remuk karna asmara yang kandas kau begitu keras menunjuk hidungku. aku pun keberatan lantas mengamuk. tapi memang karna aku terlalu dalam mengorek luka yang semestinya kututup rapat.&lt;br /&gt;mbah..mbah...saat ini belum ada yang bisa menyiram amarahku dengan air tenang yang kau punya dulu. saat ini belum ada yang mengusikku dengan pertanyaan tentang kegusaranku. bahkan dengan sinis mempertanyakan cinta pada Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;mungkin kau tak pernah berkunjung ke goeboeg ini. mungkin pula kau tak pernah menelusuri tiap kata-kata dalam tulisan ini. tapi kukirimkan rindu kami padamu. kusampaikan padamu bahwa semua orang menanyakan keberadaanmu. bahkan teknologi tak bisa menyentuh keberadaanmu. semoga kau mau kembali untuk melepaskan bersama dahaga kita pada hidup yang sering kita takutkan ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;NB : mbah...lekas pulang. lukaku terkadang sering menguap hingga otakku jadi tak waras. maukah kau pinjamkan kembali 'ning' yang pernah kau ceritakan dulu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/20967342-5504324982350246372?l=dharmainside.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dharmainside.blogspot.com/feeds/5504324982350246372/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=20967342&amp;postID=5504324982350246372' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20967342/posts/default/5504324982350246372'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20967342/posts/default/5504324982350246372'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dharmainside.blogspot.com/2008/10/dicari-simbah-saya-kehilangan-kontak.html' title=''/><author><name>DhaRma Lubis</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11932589018592303066</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='26' src='http://bp3.blogger.com/_JANd-LD6d-I/R4NE0WrJuMI/AAAAAAAAABA/Flyb8sz0HEE/S220/1_164868651l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-20967342.post-5826961675181405481</id><published>2008-10-28T00:56:00.000-07:00</published><updated>2008-10-28T01:15:22.452-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;span style="font-size:130%;"&gt;.."pengen nge &lt;span style="font-style: italic;"&gt;pause&lt;/span&gt; hidupku sejenak.." ujar seorang teman kos lama&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;udah lama gak ngeblog. kangen juga. tapi apa daya. masih kering ide. apalagi intensitas berlayar di dunia maya sudah berkurang. secara fasilitas gratis dan fasilitas bulanan sudah berakhir.hehehe. jadilah kembali seperti dulu.&lt;br /&gt;tadi pagi abis ngobrol2 ma ime. setengah berdiskusi tentang bahan penelitian kita masing2 yang udah bikin pusing. kami berbagi banyak tentang kegusaran masing2. ternyata ime juga punya pikiran yang sama denganku. apa jangan2 kami ini berpikir terlalu rumit. jadinya jauh ketinggalan dengan rombongan.&lt;span class="fullpost"&gt; masih jalan di tempat. tapi aku yang sedikit berbaik sangka mencoba menyakinkan bahwa ketika kita keluar dari 'sini' maka akan beda sensasi dan kepuasannya.&lt;br /&gt;sebenarnya juga udah lama gak &lt;span style="font-style: italic;"&gt;sharing&lt;/span&gt; tentang banyak hal. tapi pagi ini kami khusus membahas bagaimana lika-liku sebuah analisis yang masih kami raba2. serba tak tau. setelah lama ngobrol, mendadak keyakinan kalo semua masalah itu diberikan kepada orang yang tepat dari YME semakin kuat. semua orang diberi masalah yang sesuai banget ama kapasitasnya. tergantung apakah melewatinya dengan cara yang benar dan tepat.&lt;br /&gt;ime juga teringat tentang waktu yang kian bergulir, sementara jalan masih begini. semacam fase mengendap. terkadang ini pun menghampiri benak ini, waktu berlalu tapi belum juga maju.  belum berubah menjadi sesuatu. andai saja waktu bisa dihentikan sejenak. maka betapa senangnya. tapi itukan hanya mimpi belaka. toh kenyataan harus dihadapi. bergerak atau tidak, maju atau bertahan bahkan mundur sekalipun waktu tetap berlalu. ahh mudah2an waktu yang singkat ini bisa digunakan sebaik2nya untuk mengejar ketinggalan dan sampai di garis finish tepat waktu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/20967342-5826961675181405481?l=dharmainside.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dharmainside.blogspot.com/feeds/5826961675181405481/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=20967342&amp;postID=5826961675181405481' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20967342/posts/default/5826961675181405481'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20967342/posts/default/5826961675181405481'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dharmainside.blogspot.com/2008/10/blog-post.html' title=''/><author><name>DhaRma Lubis</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11932589018592303066</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='26' src='http://bp3.blogger.com/_JANd-LD6d-I/R4NE0WrJuMI/AAAAAAAAABA/Flyb8sz0HEE/S220/1_164868651l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-20967342.post-4762362840002013042</id><published>2008-10-05T19:04:00.000-07:00</published><updated>2008-10-05T20:09:32.621-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold;font-size:130%;" &gt;belajar dirumah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;selalu ada yang istimewa kalau pulang ke rumah. ada saja pelajaran berharga yang didapat setiap harinya. tentang keluarga, tentang hidup bahkan tentang Tuhan. benar kata orang kalau keluarga itu adalah madrasah. sekolah hidup yang berisi banyak pelajaran. tidak bisa diraih di bangku sekolah. ilmu yang sebenarnya tak ada teori mutlak dan pasti. selalu dinamis layaknya manusia yang senantiasa dinamis.  sekian detik dapat selalu berubah. setiap hari ada saja pelajaran baru yang membuat otak ini berputar dan menyisakan PR baru.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;cerita suka duka yang selalu menghiasi kisah di keluarga membuat kuberfikir lebih keras lagi tentang arti hidup sebenarnya. masalah yang dihadapi tak selalu sama. begitu juga pelajaran cinta yang sebenarnya. cinta yang sudah teruji sekian tahun.  di rumah  banyak lukisan cinta ayah dan emak kepada kami anak-anaknya yang begitu indah. tapi tak jarang  coretan buram saat egois menyerang.  benar kata rasulullah dulu, kalau menikah itu menyempurnakan setengah agama. betapa besar porsinya. karna memang segala bentuk ibadah ada disana. pelajaran cinta hidup bahkan tentang kebesaran Tuhan ada disana. segala ilmu dan pengalaman banyak terdapat di dalam sebuah keluarga. cobaan dan ujian yang sungguh berat untuk mengukuhkan iman kepada Tuhan. segala contoh dari rasulullah menjadi tantangan untuk dilaksanakan. dari keluarga lain aku melihat, bahwa sekedar mengerti agama saja tak menjamin seseorang itu baik dalam berumah tangga dan menjalankan perannya dengan semestinya. harus benar2 paham harus benar2 mengamalkan. ahh pekerjaan berat memang. maka kata anis matta dalam judul bukunya menikah itu sebuah keputusan besar. banyak kompromi yang kadang sewaktu2 bisa dilanggar. bagaimana waktu menunjukkan seseorang pada pribadi sebenarnya yang terkadang menjadi persoalan baru. bahkan rasa cinta tak cukup untuk menyelesaikan setiap persoalan. berkeluarga memang butuh segenap jiwa raga, butuh keterampilan dan kesiapan menjalaninya. karna itu taruhannya adalah separuh agama. karna semuanya lengkap disana, cinta, iman, perjuangan, pengorbanan, suka duka, airmata, kasih sayang dan sebagainya yang menjadi bentuk pengabdian kepada Tuhan serta memiliki tanggungjawab yang besar dunia dan akhirat.&lt;br /&gt;banyak hal yang tak terbayangkan yang tak sempat diceritakan banyak orang bahkan di buku sekalipun tentang pernikahan dan keluarga jika kusaksikan secara langsung di rumah bahkan di keluarga lainnya.&lt;br /&gt;otak ini mendadak penuh dengan banyak pertanyaan dan kekahwatiran sekaligus. bisakah aku menjalani sesuatu yang aku sendiri belum tau pasti. bisakah aku menjalani amanah berat dan tanggung jawab dunia akhirat. tapi seketika itu aku mendadak pasrah. biarlah Tuhan punya jawaban. Tuhan punya kuasa dan kisah misteri yang tersimpan rapat. hanya ada doa dan harap yang dipunya agar diberikan yang terbaik.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/20967342-4762362840002013042?l=dharmainside.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dharmainside.blogspot.com/feeds/4762362840002013042/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=20967342&amp;postID=4762362840002013042' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20967342/posts/default/4762362840002013042'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20967342/posts/default/4762362840002013042'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dharmainside.blogspot.com/2008/10/belajar-dirumah-selalu-ada-yang.html' title=''/><author><name>DhaRma Lubis</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11932589018592303066</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='26' src='http://bp3.blogger.com/_JANd-LD6d-I/R4NE0WrJuMI/AAAAAAAAABA/Flyb8sz0HEE/S220/1_164868651l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-20967342.post-7100281012206388323</id><published>2008-09-09T21:40:00.000-07:00</published><updated>2008-09-09T23:36:40.915-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;strong&gt;Home sweet home!!&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I'm Home..ternyata rasanya melebihi orang jatuh cinta. rasanya bercampur aduk jadi satu di dalam dada. belum lagi roda pesawat mencium landasan bandara, hati ini deg-deg ser. aku pun senyum2 sendiri menjelang tiba di kota ketiga terbesar di Indonesia ini. walau beban dan tanggung jawab belum selesai tapi care devil(peduli setan!) rindu ini bagai dendam. dada ini sudah akan meledak karna rasa ingin berjumpa orang-orang tercinta. ini sudah tekad mau berpuasa dirumah. ingin menumpahkan segala rasa. begitu sampai..&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;sebelum keluar dan menunggu bagasi, udah tampak abang angkat yang berusaha mencari sosokku. ahh saya makin tak sabar untuk keluar. begitu keluar ternyata si ayah dan kak Lia serta kaysan sudah menanti dan melambaikan tangan. wuih..makin seru rasa di dada ini. tak terkatakan apa sebenarnya yang dirasakan. kusalami mereka satu per satu. kami pun serentak tanpa dikomandoi menuju parkiran dan segera keluar bandara menuju rumah kak Lia. ahh lega..si ayah pun senyum lega dan bilang..akhirnya sampai juga lagi ya kesini. aku pun senyum. padahal di dalam hati sudah berteriak kegirangan dari tadi. yup aku sudah kembali disini. ini medan Bung!! ya..kembali pada kerasnya watak orang2nya. ahh suatu hari ingin hari rasanya membawa teman2 dijawa kesini. biar melihat potret asli orang medan. apalagi orang Bataknya..hihihihi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;hari ini menginap dulu di rumah kakak, dua hari lagi baru menuju kota kecil kota kelahiran, pematang siantar. ahh di otak ini udah terbayang bagaimana disana.&lt;br /&gt;sampai dirumah, hari jumat sore. bersama rombongan kak Lia kami pun sampai dan disambut oleh pisang goreng emak nan lezat dan teh manis anget. ahhh hangatnya sampai ke hati. aku benar2 terharu. tak langsung beres2 dan rapi2, ngobrol dulu. duduk-duduk dulu. seperti biasa gak langsung ke kamar mandi. karna sadar kebiasaan, si emak dan kak Lia mengancam untuk tidak mandi malam. tapi dasar nakal, aku tetap saja bersikeras untuk mandi. hihihi ternyata..busettttt airnya dingiinn. asenggg..tak disangka sedingin ini. wah kalo ini udah kayak di kaliurang aja.huaaa...gini akibatnya kalo gak nurut. akhirnya secepat kilat untuk keluar dari kamar mandi.&lt;br /&gt;bebarapa hari di rumah..hujan kunjung datang. derasnya, rutin berkunjung kayak jadwal makan obat 3 kali sehari. dinginnya benar2 tak beradab. hikss kali ni aku yang penyuka dingin bener2 gak kuat dan gak betah. hikss...ternyata aku belum terbiasa lagi dengan dinginnya kota ini. akhirnya tepar 2 hari demam tinggi. alhasil 2 hari juga tak berpuasa. padahal udah sekuat tenaga tapi si emak mengancam bak preman untuk libur puasa dulu biar minum obat teratur. jadi hiiiyy takuttt.. selama dua hari, aku merasa betul si emak mentransfer dengan baik kasih sayang dalam bentuk perhatian. kalo sudah begini jadi merasa haru yang sangat. kalo ayah bilang..enak ya yang punya emak...hehehe jadi maluuu.. aku jadi malu hati karna belum bisa maksimal melayani kedua orang hebat yang membesarkanku itu. akhh sial..perasaan berdosa itu terbit lagi..hikss&lt;br /&gt;tapi cuaca dirumah banyak membuat orang2 KO(istilah bang anto) di puasa pertama ini. tapi gak masalah..hangatnya rumah udah jadi obat mujarab untuk sembuh. hehehe&lt;br /&gt;setelah agak enakan badannya, mumpung berkeringat lagi maka aku buru2 mandi. eits..ternyata ketauan ma emak. dan berteriak dari luar..jangannnnnn mandiiiii... hiks padahal udah segayung dua gayung. aku diam aja..daripada semakin berang, kan udah beberapa hari gak mandi hikss.&lt;br /&gt;begitu keluar...eh kepergok si emak. sambil mengepal tangan dan mengancam..awas ya kalo menggigil lagi di tonjok..hikss..hehehe.emak tuh marah karna sayang. bukan karna sebel ato benci. aku bisa meraba rasa itu di hatinya.&lt;br /&gt;ah...senangnya bukan kepalang. berkumpul ditengah2 keluarga. yang kudapat tak terlalu mewah cuma sederhana..hangatnya ditengah2 keluarga. tapi itu udah luar biasa indahnya. diskusi-diskusi luar biasa tentang hidup dan negara ini bersama ayah dan kakak-kakak selalu menghiasi obrolan. canda tawa bersama ayah dan emak selalu membuat senyum ini awet di wajah. nyolek perut gembul ayah yang membuatnya kadang gelisah hehehe alhasil kalo ngobrol disuruh ambil jarak beberapat meter dan kalo tidur, doski nyiapin tameng agar perutnya tak jadi sasaran tindak kejahatan wakakakak. ahh semuanya tak tegantikan oleh apapun. Terima Kasih TUhan..Engkau masih beri ku kesempatan yang berharga ini.&lt;br /&gt;berada dirumah, walo gak kemana2(ya iyalah wong puasa kok)tapi rasanya tetap hepi. masih bisa have fun go mad bareng sepupu-sepupu, ponakan-ponakan dan keluarga lainnya. rasa dihati agar jangan cepat berlalu hari2 ini. tapi ada daya walu rasanya males setengah mati aku harus kembali pada tugas dan kewajiban disana yang sudah menanti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku benar-benar di rumah !!.. mulak tu jabu... Tuhan... terimakasih atas nikmat luar biasa ini&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/20967342-7100281012206388323?l=dharmainside.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dharmainside.blogspot.com/feeds/7100281012206388323/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=20967342&amp;postID=7100281012206388323' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20967342/posts/default/7100281012206388323'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20967342/posts/default/7100281012206388323'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dharmainside.blogspot.com/2008/09/home-sweet-home-im-home.html' title=''/><author><name>DhaRma Lubis</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11932589018592303066</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='26' src='http://bp3.blogger.com/_JANd-LD6d-I/R4NE0WrJuMI/AAAAAAAAABA/Flyb8sz0HEE/S220/1_164868651l.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-20967342.post-3915021543050191397</id><published>2008-08-20T08:20:00.000-07:00</published><updated>2008-08-20T08:35:44.040-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Menjilati Luka&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Duhai kekasih&lt;br /&gt;aku telah bisa meraba&lt;br /&gt;tiap liuk luka dihatimu&lt;br /&gt;aku sudah bisa menelan&lt;br /&gt;setiap keping hatimu yang telah hancur dulu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;perlahan setiap luka telah dikirim padaku&lt;br /&gt;sebagai hadiah perpisahan kita&lt;br /&gt;akhirnya dosa cinta ini mulai terbayar&lt;br /&gt;walau tak bermakna lagi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku pun kini telah menenggak setiap tetes airmatamu&lt;br /&gt;aku mulai berjalan dari satu luka ke luka lain&lt;br /&gt;sebagai ratapanmu pada langit&lt;br /&gt;saat duka menghantammu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;taukah kau bahwa aku sedang berjalan&lt;br /&gt;pada neraka sesal sepanjang hidupku&lt;br /&gt;atas hatimu yang diraih langit&lt;br /&gt;hingga aku kelak musnah sebagai binatang&lt;br /&gt;dungu nan malang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;mungkin langit tak merestui&lt;br /&gt;derita hatimu&lt;br /&gt;hingga jiwa ragaku harus membayar semuanya&lt;br /&gt;ahh Tuhan pasti punya penawar atas lukamu&lt;br /&gt;hingga Dia mengirim ribuan malaikat untuk menyembuhkan lukamu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tapi kini aku bersimbah darah&lt;br /&gt;atas pembunuhan antara aku dan hatiku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(DharmaLubis, 20-08-2008&lt;br /&gt;pkl : 22:34)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/20967342-3915021543050191397?l=dharmainside.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dharmainside.blogspot.com/feeds/3915021543050191397/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=20967342&amp;postID=3915021543050191397' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20967342/posts/default/3915021543050191397'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20967342/posts/default/3915021543050191397'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dharmainside.blogspot.com/2008/08/menjilati-luka-duhai-kekasih-aku-telah.html' title=''/><author><name>DhaRma Lubis</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11932589018592303066</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='26' src='http://bp3.blogger.com/_JANd-LD6d-I/R4NE0WrJuMI/AAAAAAAAABA/Flyb8sz0HEE/S220/1_164868651l.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-20967342.post-8892537009516335416</id><published>2008-08-20T07:48:00.000-07:00</published><updated>2008-08-20T08:37:07.418-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Langit Hitam Lagi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kelabu itu menghampiri lagi&lt;br /&gt;hanya ada gerimis sebagai teman untuk menyambutnya&lt;br /&gt;ketika bara api siap menjilati seluruh tubuh ini&lt;br /&gt;yang bersiap menghancurkan dan meremukkan jiwa raga ini&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tersayat lagi&lt;br /&gt;padahal hanya sepi yang kupunya kini&lt;br /&gt;padahal hanya hampa yang tertinggal sejak sekian banyak&lt;br /&gt;yang hilang dari diri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;semua menggila saat dahaga belum terobati&lt;br /&gt;saat angin padang pasir menyapu seluruh jiwa&lt;br /&gt;penawar luka hanya fatamorgana&lt;br /&gt;karna para musafir tak sempat diam untuk tinggal&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;adakah belati racun nan tajam&lt;br /&gt;untuk membunuh luka dan sial ini&lt;br /&gt;adakah air suci yang mampu membasuh&lt;br /&gt;semua bara dan darah ini&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;akhirnya aku pun tersadar&lt;br /&gt;aku hanya hewan yang tak punya hati&lt;br /&gt;aku binatang tersesat yang sulit menemukan jalan pulang&lt;br /&gt;aku hanya keledai dungu yang tak tau baca petunjuk&lt;br /&gt;aku hanya orang gila yang tak bisa redam segala murka&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terima kasih Tuhan&lt;br /&gt;cambukanMU lebih terasa kini&lt;br /&gt;sebelum kau lumat habis aku dengan siksaMu yang lebih hebat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(DharmaLubis, Rabu sedih, 20-08-2008&lt;br /&gt;pkl :22.04)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/20967342-8892537009516335416?l=dharmainside.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dharmainside.blogspot.com/feeds/8892537009516335416/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=20967342&amp;postID=8892537009516335416' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20967342/posts/default/8892537009516335416'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20967342/posts/default/8892537009516335416'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dharmainside.blogspot.com/2008/08/langit-hitam-lagi-kelabu-itu.html' title=''/><author><name>DhaRma Lubis</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11932589018592303066</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='26' src='http://bp3.blogger.com/_JANd-LD6d-I/R4NE0WrJuMI/AAAAAAAAABA/Flyb8sz0HEE/S220/1_164868651l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-20967342.post-6172076987569155998</id><published>2008-08-18T03:39:00.000-07:00</published><updated>2008-08-18T04:19:55.511-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Hari merdeka??&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;beberapa hari yang lalu sekitar tanggal 13 agustus, sahabat lama saya sang seniman jalanan mengirim sms yang bunyinya, ...'salam merdeka bagaimana setelah 63th indonesia ini, merdeka menurut anda?'. saya waktu itu sedang tak konsentrasi membalas sekenanya saja. saya menjawab belum lagi merdeka. kemudian dibalas lagi..'lalu mengapa sms ini bisa terbaca oleh saya?..apa hati kitakah yang blm merdeka?'. saya tersenyum membaca respon sahabat saya itu, bagi saya sms itu memperlihatkan betapa semangat sahabat saya untuk merayakan ritual bangsa setiap tahunnya ini. ahh padahal masih beberapa hari lagi.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;saya kali ini agak malas berdiskusi, maka saya balas lagi sekenanya. dan ternyata kembali dibalas dengan bunyi yang agaknya sahabat saya merasa sesuatu, 'anda terlalu lelah sepertinya, btw sudah selesaikah skripsinya?' nah kalimat terakhir ini saya paling tidak suka...hahahahaaha. benar2 saya memang belum merdeka. paling tidak pada tanggung jawab saya. hikss..dan mungkin sahabat saya begitu kuat merasakannya (ahh podang bisa aja. saya jadi ingat, beberapa hari lagi 17 agustusan. hari merdeka. hari bersejarah. hari yang wajib diingat bagi anak keturunan bangsa ini. tapi saya kali ini tidak bisa merasakan energi semangat itu. bagi saya, bangsa ini belum merdeka. masih banyak penjajahan dalam bentuk lain di negara tercinta ini. bangsa ini masih belum berdaya untuk tegak berdiri diatas martabatnya hingga bangsa lain benar2 sungkan untuk mencengkram. semua masih sebatas simbol. tapi sudahlah, toh ini layaknya hari ulang tahun. harus turut mengucap selamat. harus turut serta gembira.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;mendadak saya ingat, beberapa tahun lalu tepat tanggal 17 agustus, saya bersama sahabat saya yang mengirim pesan tersebut dan seorang teman lain, berkumpul dikampus kecil itu untuk berlatih menjadi pemenang. saya pun ingat waktu itu saya membuat puisi jelek ala saya tentang hari kemerdekaan ini. saya lalu mengubek2 beberapa sajak pada folder arsip di Rojali. maka saya menemukan puisi jelek ini. malu sebenarnya, tapi saya ingin berbagi. itung2 saya turut mengucapkan selamat pada bangsa tercinta ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dirgahayu Indonesia!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;17 agustus bukan hadiah tapi amanah&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Pagi ini aku masih duduk di atas rumput&lt;br /&gt;Aku tetap bisa menghirup udara segar&lt;br /&gt;Kedua kakiku masih melangkah pasti&lt;br /&gt;Walau kabur tujuan&lt;br /&gt;Aku ingin memaki&lt;br /&gt;Namun aku pun pantas dimaki&lt;br /&gt;Aku kecewa&lt;br /&gt;Tapi juga mengecewakan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mentari bersembunyi&lt;br /&gt;Mengintip sejenak diselimuti mendung&lt;br /&gt;Entah karna malu&lt;br /&gt;Apa karna muak melihat&lt;br /&gt;Tampang perusakku&lt;br /&gt;Karna mulai dari ia diciptakan&lt;br /&gt;Sampai ia terus bersinar&lt;br /&gt;Ia hanya kecewa Walau kadang bahagia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bumi, air, dan tanah&lt;br /&gt;Hanya mendapat sedikit Penghargaan&lt;br /&gt;Padahal kita semua tau&lt;br /&gt;Ini titipan Tuhan&lt;br /&gt;Untuk kebutuhan perut dan jiwa kita&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku menundukkan kepala hari ini&lt;br /&gt;Mengingat ijab kabul kemerdekaan&lt;br /&gt;Antara kami dan Tuhan&lt;br /&gt;Tapi kadung mentari menyumpahiku, kami, dan kita semua&lt;br /&gt;Makam-makam pejuang&lt;br /&gt;Kelewat mengutukku&lt;br /&gt;Bumi ini terlanjur meratap&lt;br /&gt;Akan derita tentang keindahannya&lt;br /&gt;Yang aku dan keluargaku telah merusaknya sejak dulu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;bersama Podang dan mas bagong&lt;br /&gt;Ahad mendung, 17-08-03 pkl : 11.31 WIB&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/20967342-6172076987569155998?l=dharmainside.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dharmainside.blogspot.com/feeds/6172076987569155998/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=20967342&amp;postID=6172076987569155998' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20967342/posts/default/6172076987569155998'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20967342/posts/default/6172076987569155998'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dharmainside.blogspot.com/2008/08/hari-merdeka-beberapa-hari-yang-lalu.html' title=''/><author><name>DhaRma Lubis</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11932589018592303066</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='26' src='http://bp3.blogger.com/_JANd-LD6d-I/R4NE0WrJuMI/AAAAAAAAABA/Flyb8sz0HEE/S220/1_164868651l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-20967342.post-4224033044859521600</id><published>2008-08-11T19:21:00.000-07:00</published><updated>2008-08-13T21:27:11.717-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_JANd-LD6d-I/SKOxtICZkDI/AAAAAAAAAGk/KZ_PyzHY1zs/s1600-h/IMG_1633.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer;" src="http://3.bp.blogspot.com/_JANd-LD6d-I/SKOxtICZkDI/AAAAAAAAAGk/KZ_PyzHY1zs/s200/IMG_1633.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5234222580744425522" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Gelegar soundrenalin &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_JANd-LD6d-I/SKOv3EoI0fI/AAAAAAAAAGU/OeyuPLK_-WU/s1600-h/IMG_1614.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_JANd-LD6d-I/SKOv3EoI0fI/AAAAAAAAAGU/OeyuPLK_-WU/s320/IMG_1614.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5234220552604406258" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_JANd-LD6d-I/SKOww9JsSPI/AAAAAAAAAGc/SdRoHWzp7fM/s1600-h/IMG_1627.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/_JANd-LD6d-I/SKOww9JsSPI/AAAAAAAAAGc/SdRoHWzp7fM/s200/IMG_1627.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5234221547030071538" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Puasss!!! minggu malam emang puas banget jingkrak2, nyanyi sekenanya dan secemprengnya diantara kerumunan orang. Akhirnya aku ma mas bowo bisa juga nyaksiin hari penutupan a mild soundrenalin 2008 di prambanan. Secara kemaren sore baru nnyampe jogja lagi setelah seminggu di Lampung menghadiri nikahannya mbak dona…Usaha buat tidur sepuasnya sepanjang jalan di bis dari siang ampe malam gak sia2.. nyampe di jogja sore hari, badan lumayan seger. Ditambah minum vitamin C nya mbak miss universe itu akhirnya dapat energi tambahan. “makan dulu yok..” kata si mas bowo sambil megang perut nya. “udahlah mas ntar aja” kataku yang sebenarnya belum makan juga dan perut masih kosong dari sore..tapi berhubung semangat yang udah memacu adrenalin semakin memburu langkah agar segera menerobos kerumunan disana. Hehehe sekelebat melihat papan jadwal sambil menuju gate masuk “yah...d’massiv udah jam 10 paginya”. Gak papa deh yang penting yang lain masih ada. bak mendatangi club malam raksasa dengan stage yang bikin pusing kepala &lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Ya..stage soundrenalin ini bikin penonton aktif seaktif-aktifnya. Digiring dari satu penampilan ke penampilan lain dengan 4 stage sesuai level band yang tampil silih berganti tanpa henti. Begitu masuk.. sepanjang jalan menuju stage banyak stand dari berbagai radio, majalah, dan sebagainya yang meramaikan. Gak ketinggalan juga paraden stand makanan yang menggoda iman. Tapi sayang, aku udah keburu semangan 45 untuk menikmati penampilan band2 kesayangan (ehem). Tiba di stage rising star kami disambut lagu seventeen. Jepret2 dulu ahhh...&lt;br /&gt;Niatnya juga janjian ma anak-anak yang ternyata mereka ada di depan stage rising star. Mas bowo inisiatif untuk menuju panggung yang gede. Mungkin habis penampilan samson ada andra ato yang lainnya. Kami pun mencoba menerobos lautan manusia itu. Hihihi...(kayak apaan aja).&lt;br /&gt;Ya walopun cuma dapet nonton abis maghrib tapi gak papa.. masih bisa asoy geboy ama naïf, andra n the backbone, nidji, PAS band, dkk. Goyang sesukanya. Pokoknya makin menjadi dan menggila. Mana disamping kami ada gerombolan ABG begajulan yang bergoyang sesuka hatinya. Tapi gak masalah…eits selama situ gak nyikut sini. Piss men.. hehehe..&lt;br /&gt;Hati bener2 terhibur, puas dan hepi. Ya itung2 refresh buat menghadapi hari2 ke depan. Yang lucu lagi setiap ada theme song acara soundrenaline yang emang asik dan keren penonton refleks bergoyang. Pokoke free your voice, mind, body n soul. Hehehehe. Tapi berhubung karna udah malam rombongan udah pengen pulang jadi beberapa lagu dari GIGI mengiringi kami keluar pelataran menuju parkiran. Gak ketemu anak2 juga. Ya yang penting bisa menikmati malam ini. Sekalian capeknya, sekalian hepinya. Begitu diluar dan melaju pulang, kembang api menghiasi langit malam di Prambanan. itulah pertanda bahwa gelegar soundrenaline telah selesai. Semoga taon depan bisa nonton lagi.. bakal sehepi dan seenjoy malam ini !!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/20967342-4224033044859521600?l=dharmainside.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dharmainside.blogspot.com/feeds/4224033044859521600/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=20967342&amp;postID=4224033044859521600' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20967342/posts/default/4224033044859521600'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20967342/posts/default/4224033044859521600'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dharmainside.blogspot.com/2008/08/geleger-soundrenalin-puasss-minggu.html' title=''/><author><name>DhaRma Lubis</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11932589018592303066</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='26' src='http://bp3.blogger.com/_JANd-LD6d-I/R4NE0WrJuMI/AAAAAAAAABA/Flyb8sz0HEE/S220/1_164868651l.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_JANd-LD6d-I/SKOxtICZkDI/AAAAAAAAAGk/KZ_PyzHY1zs/s72-c/IMG_1633.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-20967342.post-8876486676294499617</id><published>2008-07-25T07:08:00.000-07:00</published><updated>2008-08-16T06:26:17.938-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Menggenggam Kasih kembali&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;hanya ada sekotak kenangan indah&lt;br /&gt;yang kau berikan dulu&lt;br /&gt;sebelum perpisahan itu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;senantiasa kubawa ke setiap pelabuhan&lt;br /&gt;yang kusinggahi&lt;br /&gt;kadang aku tak sabar&lt;br /&gt;menunggu malam&lt;br /&gt;untuk bercerita kepada setiap bintang yang muncul&lt;br /&gt;tentang isi kotak yang kau hadiahkan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ahh..Tuhan terlalu bermurah hati&lt;br /&gt;mempertemukan kita sejenak hingga merangkai kasih&lt;br /&gt;walau harus terbunuh jauh kini&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tau kah kau&lt;br /&gt;kotak kayu terukir namamu ini&lt;br /&gt;mengantarkan aku selalu kembali padamu dalam rindu&lt;br /&gt;walau hanya sebatas itu mampuku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(DhaRmaLubis - 25/07/08 pkl : 21.30)&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/20967342-8876486676294499617?l=dharmainside.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dharmainside.blogspot.com/feeds/8876486676294499617/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=20967342&amp;postID=8876486676294499617' title='4 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20967342/posts/default/8876486676294499617'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20967342/posts/default/8876486676294499617'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dharmainside.blogspot.com/2008/07/menggenggam-kasih-hanya-ada-sekotak.html' title=''/><author><name>DhaRma Lubis</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11932589018592303066</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='26' src='http://bp3.blogger.com/_JANd-LD6d-I/R4NE0WrJuMI/AAAAAAAAABA/Flyb8sz0HEE/S220/1_164868651l.jpg'/></author><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-20967342.post-5105673618580266737</id><published>2008-07-17T04:52:00.000-07:00</published><updated>2008-11-12T23:49:37.439-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_JANd-LD6d-I/SH8y3xni-iI/AAAAAAAAAGI/GhVwLdPO-4M/s1600-h/Resize+of+IMG_1334.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer;" src="http://3.bp.blogspot.com/_JANd-LD6d-I/SH8y3xni-iI/AAAAAAAAAGI/GhVwLdPO-4M/s320/Resize+of+IMG_1334.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5223950026566466082" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;malam tadi saya menatap langit ternyata sudah ada bulan bertengger disana bersama satu bintang saja yang menemani. langit bersih membuat bulan yang siap purnama semakin jelas dipandang..ahhh saya takjub..subhanallah indahnya. malam ini pun terasa syahdu.&lt;/span&gt; &lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/20967342-5105673618580266737?l=dharmainside.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dharmainside.blogspot.com/feeds/5105673618580266737/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=20967342&amp;postID=5105673618580266737' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20967342/posts/default/5105673618580266737'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20967342/posts/default/5105673618580266737'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dharmainside.blogspot.com/2008/07/malam-tadi-saya-menatap-langit-ternyata_17.html' title=''/><author><name>DhaRma Lubis</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11932589018592303066</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='26' src='http://bp3.blogger.com/_JANd-LD6d-I/R4NE0WrJuMI/AAAAAAAAABA/Flyb8sz0HEE/S220/1_164868651l.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_JANd-LD6d-I/SH8y3xni-iI/AAAAAAAAAGI/GhVwLdPO-4M/s72-c/Resize+of+IMG_1334.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-20967342.post-855918228499204596</id><published>2008-07-17T04:29:00.000-07:00</published><updated>2008-11-12T23:49:37.540-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_JANd-LD6d-I/SH8yVZHDZWI/AAAAAAAAAGA/ESwHS4lFZC8/s1600-h/Resize+of+IMG_1318.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_JANd-LD6d-I/SH8yVZHDZWI/AAAAAAAAAGA/ESwHS4lFZC8/s320/Resize+of+IMG_1318.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5223949435872175458" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;sekali pagi saya melongok keluar jendela kamar. diketinggian ini dengan mata yang masih dipicingkan karna silau dan jalan masih sempoyongan saya terkesima dengan indahnya matahari pagi yang siap terbit untuk membakar siang ini. subhanallah...saya takjub dan sempat menjepretnya dengan sederhana.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/20967342-855918228499204596?l=dharmainside.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dharmainside.blogspot.com/feeds/855918228499204596/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=20967342&amp;postID=855918228499204596' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20967342/posts/default/855918228499204596'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20967342/posts/default/855918228499204596'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dharmainside.blogspot.com/2008/07/malam-tadi-saya-menatap-langit-ternyata.html' title=''/><author><name>DhaRma Lubis</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11932589018592303066</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='26' src='http://bp3.blogger.com/_JANd-LD6d-I/R4NE0WrJuMI/AAAAAAAAABA/Flyb8sz0HEE/S220/1_164868651l.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_JANd-LD6d-I/SH8yVZHDZWI/AAAAAAAAAGA/ESwHS4lFZC8/s72-c/Resize+of+IMG_1318.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-20967342.post-7455581217160878530</id><published>2008-07-16T06:09:00.000-07:00</published><updated>2008-11-12T23:49:37.634-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_JANd-LD6d-I/SH39awK3CuI/AAAAAAAAAFo/S3pKirBymSg/s1600-h/Berdoa.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_JANd-LD6d-I/SH39awK3CuI/AAAAAAAAAFo/S3pKirBymSg/s200/Berdoa.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5223609778868521698" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;sentilan membawa berkah!!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tadi ke kampus lagi, banyak perkembangan baru dari temen-temen. banyak yang udah di'dadar' ternyata. malah besok ada teman lagi yang akan di dadar. sayang....saya tidak bisa turut hadir. karna ada acara yang lain. seperti biasa, saat berkumpul2 dengan beberapa teman, kami pun berbagi kendala dan keluhan yang selalu datang bertubi-tubi. dan ternyata jauh lebih banyak dari kabar baik itu.hehehe kalo dikumpulin dan disatuin jadi buku maka tebalnya kayak kamus bahasa yang sekian ratus halaman.hmm.. ternyata oh ternyata....tidak hanya hati ini yang bergelora. Disela-sela dendam kesumat ini mendadak kemaren buka MP, ada seorang yang kasih komentar di salah satu album foto..&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;puanjangg lebar komennya karna berisi tentang kisah di zaman nabi.beberapa penggal kisah yang mebuat hati ini sedikit tersentuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;...................................&lt;/span&gt; &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Lalu Abu Hassan bertanya, "Bagaimanakah kesabaranmu menghadapi semua musibah yang sangat hebat itu ?"&lt;/span&gt; &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Wanita itu menjawab, "Tiada seorang pun yang dapat membedakan antara sabar dengan mengeluh melainkan ia menemukan di antara keduanya ada jalan yang berbeda. Adapun sabar dengan memperbaiki yang lahir, maka hal itu baik dan terpuji akibatnya. &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Dan adapun mengeluh, maka orangnya tidak mendapat ganti yakni sia-sia belaka."&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span style="font-style: italic;"&gt;...........................&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dari kisah itu, seseorang bersinar wajahnnya karna cerminan hatinya yang senantiasa bersabar dan tak pernah mengeluh dari apapun yang dialaminya. ahh saya tersentil (thanx obloo-). kebetulan sekali saat ini  saya lebih suka mengeluh. mengumpat dan meratapi jalan hidup ini. saya jadi malu...padahal jalan yang dipilihkan Tuhan -kadang saya tidak suka- mungkin itu yang terbaik agar saya terhindar dari hal yang tidak baik. ahhh tapi misterius itu terlalu memaksa saya untuk berontak..fiuhhh...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;nah tadi juga pas diyah buka fs temennya.. sekilas saya mengintip dan sekilas saya baca shout out temennya yang berbunyi kayak gini.....&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;"masa lalu membentukmu hingga seperti sekarang bukan membebanimu"&lt;/span&gt;... wah saya ditampar lagi. betapa saya selalu mengeluh. betapa saya sering melupakan esensi bersyukur. dan saya pelit untuk sabar menjalani apa yang telah Tuhan gariskan pada saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;saya jadi malu lagi pada diri sendiri.. saya sering lupa pada kata 'berserah diri'. saya sering lalai kalau ada invisible hand yang mengatur semuanya ini. ada yang dibelakang layar yang menyutradarai semua kehidupan ini. saya terlalu jumawa untuk berdiri sendiri. terlalu percaya diri bahwa bisa menjalaninya tanpa kekuasaanNya. padahal saya tidak punya apa-apa, bukan siapa-siapa dan belum jadi apa-apa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sujud ampun....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/20967342-7455581217160878530?l=dharmainside.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dharmainside.blogspot.com/feeds/7455581217160878530/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=20967342&amp;postID=7455581217160878530' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20967342/posts/default/7455581217160878530'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20967342/posts/default/7455581217160878530'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dharmainside.blogspot.com/2008/07/sentilan-membawa-berkah-tadi-ke-kampus.html' title=''/><author><name>DhaRma Lubis</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11932589018592303066</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='26' src='http://bp3.blogger.com/_JANd-LD6d-I/R4NE0WrJuMI/AAAAAAAAABA/Flyb8sz0HEE/S220/1_164868651l.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_JANd-LD6d-I/SH39awK3CuI/AAAAAAAAAFo/S3pKirBymSg/s72-c/Berdoa.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-20967342.post-5849142044676278624</id><published>2008-07-07T21:23:00.001-07:00</published><updated>2008-11-12T23:49:37.729-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_JANd-LD6d-I/SHLzzgtYUXI/AAAAAAAAAE4/pNUO5qP-JtY/s1600-h/merenung.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://3.bp.blogspot.com/_JANd-LD6d-I/SHLzzgtYUXI/AAAAAAAAAE4/pNUO5qP-JtY/s200/merenung.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5220502984354976114" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Coretan saat Suram pada jalan BUntu ini&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Ternyata setelah kujalani dan kudaki, semakin aku sadar bahwa aku tak punya daya apa-apa. ada langkah yang tertunda. ada rintangan disana. tapi aku lupa sesaat bahwa Tuhan punya kuasa. Tuhan...aku terlalu bodoh untuk kau tinggalkan menghadapi masalah yang sebenarnya tak seberat yang akan datang. ahh aku terlalu cepat nelangsa. aku yakin Engkau punya pilihan yang terbaik.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;bisakah ku hancurkan karang yang air laut saja belum tiba untuk menghantamnya. awalnya aku mengeras karna semua yang terjadi ini, tapi ternyata aku masih lemah untuk berdiri pada angin yang sebenarny bukan pamungkas. Tuhan..jika hati ini kian melemah dan jiwa ini kian merapuh. rangkullah aku, tolonglah aku, angkat aku dari kubangan ini. karna Engkau yang punya segalanya.&lt;br /&gt;aku tau bahwa sekali layar terkembang surut kita berpantang. tapi saat ini angin terlalu kencang. ombak kian hebat menghantam. sedang hati ini sepi dari teman yang menghalau kabut didepan. Tuhan hanya Engkau cahaya yang mampu membimbingku ke arah yang harusnya ku tempuh. Engkau punya rencana atas hidupku. aku tau. tapi aku belum bisa menyakinkan diri bahwa semuanya akan sedia kala. karna aku terlalu buta arah. bahkan angin lebih tajam mengintai.&lt;br /&gt;aku bersedia menjalaninya jika memang ini adalah harga yang harus dibayar atas yang namanya perjuangan. walau banyak yang berkata ini belum apa-apa. tapi aku terlanjur terkapar pada epidsode ini. padahal musuh akan datang lagi. aku hanya bisa angkat tangan, memohon. mengemis kemurahanMU. bersujud di hadapanMU agar aku bisa berjalan seperti dulu lagi. agar aku kuat kembali tegak melanjutkan perjalanan yang aku belum tau berapa lama lagi. ahhh semua ini masih misteri bagiku. semuanya masih teka teki yang belum kupecahkan dengan otakku yang tak berisi ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuhan andai bisa kupanjat bintang dan aku akan tenggelam bersama bulan saat mentari mendesak terbit. maka aku akan senang melakukannya. dan aku akan bersemayam pada diam yang tak bernama. aku akan senang melayang daripada aku direnggut ketidakpastian yang membuat aku sesak nafas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;*aku serahkan semuanya padaMU ya Allah. walau hati ini kadang belum berserah tapi aku belajar ikhlas menjalani semua cobaan dan ujian saat ini. semoga akan banyak jalan keluar yang mengantarkan aku meninggalkan kemelut ini.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/20967342-5849142044676278624?l=dharmainside.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dharmainside.blogspot.com/feeds/5849142044676278624/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=20967342&amp;postID=5849142044676278624' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20967342/posts/default/5849142044676278624'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20967342/posts/default/5849142044676278624'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dharmainside.blogspot.com/2008/07/coretan-saat-suram-pada-jalan-buntu-ini.html' title=''/><author><name>DhaRma Lubis</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11932589018592303066</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='26' src='http://bp3.blogger.com/_JANd-LD6d-I/R4NE0WrJuMI/AAAAAAAAABA/Flyb8sz0HEE/S220/1_164868651l.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_JANd-LD6d-I/SHLzzgtYUXI/AAAAAAAAAE4/pNUO5qP-JtY/s72-c/merenung.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-20967342.post-5804519367335851445</id><published>2008-07-05T05:48:00.000-07:00</published><updated>2008-07-05T05:51:54.091-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;span style="font-size:130%;"&gt;GSH Hanya bangkai kenangan !!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tadi pagi dijemput mas Dik jam 9 pagi. kita rencananya mo ke kampus PPKP. “mo liat GSH ma….”katanya kemaren pas ditanya dalam rangka apa. tapi karna kita udah rencana lama dan baru kesampaian sekarang jadi bersemangat 45 mengiyakan ajakannya. karna banyak aset yang harus diselamatkan sebelum PPKP benar telah tiada. Untungnya masih punya kunci. Sampai disana...hah!!! sial...kami terlambat. Pas buka pintu luar kami mengintip ke kaca menuju ruang siar..ternyata udah dibobol. Dibongkar. Padahal pintu ke ruang siar digembok paten. perangkat siar udah lenyap beserta pemancarnya. Dasar brengsek!!! Kerjaan siapa nih.. aku dan mas Dik melongo. Terdiam diantara tumpukan kursi dan barang-barang yang berantakan bak rumah yang kemalingan. Hah...&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;GSH seperti bangkai kenangan yang sudah bersusah payah mempertahankannya dari generasi ke generasi dan kini berakhir seperti kapal pecah dilautan yang menjadi puing. “kenapa gak kemaren2 diambil perangkatnya ya...” mas Dik menyesali keterlambatan kami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Duhh GSH, malang nian....walau sederhana tapi kami berlajar dari sana. Ketika mic hanya disambungkan ke seperangkat “kaleng” yang bisa memancarkan suara sang penyiar hingga kami punya mixer. Tapi semuanya terasa bermanfaat. Walau editing kecil-kecilan setidaknya beberapa orang sudah paham tentang recording dari sana. Ahh GSH...kami membangunnya dengan cinta dan persaudaraan. Renovasi ruang siar nekat yang melibatkan studio arsitek milik teman. Agar semua crew semangat bekerja. Ahh untungnya proyek tenkyu itu dijalankan dengan ikhlas.Tapi kini hanya bangkai...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cuma file dan berkas yang masih bisa kami selamatkan. Walau sudah berselimut debu tebal dan kusam. Kulihat kerja keras teman sejawat ketika kami menjabat disana dalam buku tebal bersampul hijau yang selama kepengurusan yang ada baru itu yang begitu nonformal. Aku pun jadi terngiang kembali kenangan yang sudah dilewati disana.&lt;br /&gt;Tumpukan foto sejak dulu hingga saat kami meninggalkan kampus seolah bercerita kembali tentang semua peristiwa yang kami alami dengan apa adanya. Semuanya lenyap bersama angkuhnya kepentingan. Ahh kami hanya bagian kecil dari kampus. Tapi kami pernah memberi warna ceria pada jaman kuliah dulu...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Duhh GSH, kami tak menyangka akan begini akhirnya. Padahal kami udah berniat menghibahkan aset kepada yang membutuhkan. Karna itu juga duit umat. Ya..walau tak seberapa. Tapi setidaknya perangkat siar dan komputer itu masih bisa digunakan dengan baik. Mas dik menyesal dan aku hanya diam tak bisa bereakasi. Bingung harus berbuat apa, bertanya pada siapa. Sayangnya kami sudah tak peduli lama. Ahh padahal GSH sumur ilmu kami, media buat kami mengenal jaringan radio komunitas. Belajar melembagakan UKM kami dan menotariatkannya dengan upaya yang seadanya. Walau sederhana setidaknya ada beberapa yang belajar juga dari kami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku jadi mendadak rindu pada aktivitas dulu di GSH. Walau dulu sempat bersungut diberi tanggung jawab tapi aku bisa dapat banyak hikmah. Kami pun mencoba menelusuri kampus suram itu. Bak proyektor yang berjalan otakku kembali memutar tiap adegan yang pernah kualami di tiap sudut kampus yang lebih mirip peninggalan sejarah tak terawat ini. Ada sedih di hati...dulu aku bertemu dengan banyak sosok yang istimewa dan beguru pada sosok yang luar biasa. Berteman pada mereka-mereka yang unik dan istimewa dengan kisah yang tak biasa. Ahhh....kini hanya diam dalam suram. Hanya ada 2 anak kecil yang berteriak dan berlari sedang bermain. Kami pun pulang dengan banyak tanya dikepala dan sesal dihati. Maafkan kami GSH !&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/20967342-5804519367335851445?l=dharmainside.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dharmainside.blogspot.com/feeds/5804519367335851445/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=20967342&amp;postID=5804519367335851445' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20967342/posts/default/5804519367335851445'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20967342/posts/default/5804519367335851445'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dharmainside.blogspot.com/2008/07/gsh-hanya-bangkai-kenangan-tadi-pagi.html' title=''/><author><name>DhaRma Lubis</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11932589018592303066</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='26' src='http://bp3.blogger.com/_JANd-LD6d-I/R4NE0WrJuMI/AAAAAAAAABA/Flyb8sz0HEE/S220/1_164868651l.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-20967342.post-2883577382983237969</id><published>2008-07-04T01:42:00.000-07:00</published><updated>2008-07-04T02:13:29.630-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;span style="font-size:130%;"&gt;"Dharma....betapa saya tak ingin lagi kehilangan Allah..."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Terima kasih mbak Nung&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;"Allah maha pemaaf"......lama saya pandangi kalimat itu. mata saya hanya tertuju pada layar komputer dan kegiatan lain terhenti sejenak. itulah kata sederhana dari sahabat lama saya saat chatting tadi. seorang teman lama di Jakarta, teman seperjuangan dulu di D3, teman diskusi tentang hidup dan Tuhan. ketika saya mengatakan tentang ketakutan saya untuk memulai lagi menuju jalanNya. karna ujian Iman itu sangat berat dan dulu saya gagal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;lantas sahabat saya ini pun bertanya, "apa yang darma cari dari laki-laki? saya ingin tahu".&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;susah menjawab cepat dan langsung respon. saya berfikir sejenak. dan saya jawab sebisanya. saya ingin mencari pendamping, mencari partner dunia akhirat. itu saja. dia pun tak berkomentar hanya icon senyum yang muncul. ahhh saya jadi gusar...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kami pun berdiskusi tentang apa saja yang sudah kami lewati selama ini. karna kesibukannya yang luar biasa sebagai kuli tinta di ibukota nan keras, kami pun jarang lagi berdiskusi walau terbatas ruang dan waktu. hanya dorongan semangat dan kekuatan yang ditularkannya selama diskusi.&lt;br /&gt;saya juga larut dalam syahdu yang amat sangat. tak terasa bulir airmata ini jatuh di pipi. dia pun dari seberang sana merasakan haru yang sama.&lt;br /&gt;sudah lama saya kering diskusi..tentang hidup apalagi tentang Tuhan.&lt;br /&gt;teringat dulu dikampus kecil itu, saya selalu berlimpah hikmah dan ilmu dari semua orang yang saya temui. selalu sarat kisah yang bermakna dari seorang teman berandal sekalipun. tapi sekarang berbeda. kami selalu berbagi cerita tentang proses hidup yang kamialami. walaupun dia terlalu tertutup dibanding saya. alasannya..maaf ma saya bukan pencerita yang baik. ahhh itu hak mbak nung, saya tidak mau memaksa.&lt;br /&gt;ketika terbit rasa rindu dalam hati, ingatan saya kembali pada masa di bulan Ramadhan bebarapa tahun lalu sebelum dia ke jakarta. kami berdiam di NH beberapa malam dan saling berbagi cerita. saling memburu kasih sayangNya dalam doa. ahh saat ini saya masih saja tertinggal. mbak nung masih beruntung dengan pilihan hidupnya. saya masih sulit. saya masih terbelenggu pada masa lalu. pada kisah suram yang saya sendiri tidak suka memutarnya kembali dalam otak. tapi hati ini senantiasa lemah tak berdaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;saya masih sulit menerjemahkan dan menyelami makna yang diberi Tuhan dalam hidup saya. saya masih sering lupa dan khilafnya. kalau dulu ada saja jalan yang dipilih Tuhan untuk mengingatkan. sekarang saya merasa agak sedikit berbeda. layaknya orang yang berdiri di tepi jurang yang beruntung bisa jauh dari dasar tapi belum bisa berjalan ketengah daratan. ahhh semoga bimbang ini akan ada jawabannya. akan diberi jalan dan kemauan yang kuat untuk kembali lagi tegak dan berdiri kuat di jalanNya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;akhirnya saya menemukan setidaknya sedikit makna kenapa saya diberi jalan pada fase ini, karna Tuhan memberi cermin raksasa untuk saya berefleksi bahwa betapa buruknya saya dulu dan mungkin masih saat ini..ahh semoga saya tidak menjadi, buruk muka cermin dipecah. semoga saya bisa menjadi jauh lebih baik lagi. aamiiin..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;---mAri PULANG ukhti----&lt;br /&gt;aku masih disini ukhti...&lt;br /&gt;masih bermandikan angin hampa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;bergelut dengan kesendirian dunia&lt;br /&gt;yang menamakannya "diri sendiri"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku bukan bertambah hebat&lt;br /&gt;aku laiknya pengantin berjubah perang&lt;br /&gt;aku makin rindu pada oase yang kita tenggak bersama dulu&lt;br /&gt;dalam hening dan syahdu alam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku dulu tak takut pada mabuk cinta khalik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tapi kini...&lt;br /&gt;hanya ngeri yang bergelantungan pada rahangku&lt;br /&gt;dada ini semakin menghantam jurang gelap dalam diri&lt;br /&gt;yang kita tak pernah tau akan berakhir dimana&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tapi sudahlah&lt;br /&gt;kita sudah sepakat&lt;br /&gt;jalan terjal&lt;br /&gt;ini hanya ditempuh dengan darah dan&lt;br /&gt;kupanggil ia sebagai "genggaman maut"&lt;br /&gt;semuanya serba jatuh bangun&lt;br /&gt;bahkan kadang GILA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;semoga kita bukan kapten kapal&lt;br /&gt;yang dikhianati para awak&lt;br /&gt;lantas tenggelam didalamnya lautan lepas&lt;br /&gt;lalu membusuk&lt;br /&gt;menjadi sejarah kelam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;mari angkat tangan pada langit&lt;br /&gt;karna alam sudah akan menelan segala yang kita punya&lt;br /&gt;(DharmaLubis, 24-03-07)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/20967342-2883577382983237969?l=dharmainside.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dharmainside.blogspot.com/feeds/2883577382983237969/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=20967342&amp;postID=2883577382983237969' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20967342/posts/default/2883577382983237969'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20967342/posts/default/2883577382983237969'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dharmainside.blogspot.com/2008/07/dharma_04.html' title=''/><author><name>DhaRma Lubis</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11932589018592303066</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='26' src='http://bp3.blogger.com/_JANd-LD6d-I/R4NE0WrJuMI/AAAAAAAAABA/Flyb8sz0HEE/S220/1_164868651l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-20967342.post-1379634668249915260</id><published>2008-06-30T07:36:00.000-07:00</published><updated>2008-07-04T01:48:41.382-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;a rel="bookmark" href="http://dharmalubis.multiply.com/journal/item/6/Musibah_itu_Nikmat"&gt;Musibah itu Nikmat&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;kemaren pas berkutat di solo, tiba-tiba ada sms masuk. padahal lagi heboh siap2 acara makan-makannya gege. buka inbox...ternyata sms dari teman lama, teman seperjuangan waktu di D3 dulu..."mami...aq minta doaNy biar aq cpt smbh.aq hbs kecelakaan hR sbtu kmrn d kebumen.dan da tulang yg retak......" degg...&lt;br /&gt;astaghfirullah..waktu itu antara sadar gak sadar bacanya karna lagi diatas motor...kubalas sekenanya..kok bisa Na? kamu gimana?..ahhh nanti aja ditelpon biar jelas semuanya. ternyata balasannya "......mi, nikmat bgt aq d ksh cbaan ky gni.critaNy pnjg mi,......" membaca sms balasan itu mendadak seperti detik jarum waktu berhenti...Nikmat? &lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;kecelakaan dan sakit itu nikmat?. ya,...aku cuma diam sejenak dan berusaha berfikir. ya benar.. kalimat sederhana itu bak kata ajaib di sore yang garang ini. ahh temanku itu terlalu bijak dan tabah hingga di musibah itu dia sanggup melontarkan kata-kata yang bagiku sulit ketika meghadapinya. ahh dia begitu pasrah pada kehendak Tuhan. ahhh kata-kata itu membuat aku jadi ingat  bahwa banyak nikmat yang kuabaikan..&lt;br /&gt;suaranya di telpon begitu lemah tapi masih terselip tawa..yang mungkin banyak maknanya. aku cuma bisa berdoa dan belasungkawa..&lt;br /&gt;disaat menjenguk pun,ada lukisan pasrah dan tawakkal disana. aku jadi malu pada diri sendri. sebegitukah? padahal sang ibu yang saat cerita masih tertangkap gelombang sedih pada suaranya membocorkan rahasia kalo dihari pertama Rina hanya menangis menahan sakit. karna Tulang pinggulnya retak dan harus dijahit karna ada lukarobek. tapi mereka...selalu bilang, ini Nikmat dari Tuhan...&lt;br /&gt;kata-kata itu merasuki otak dan menghantui dalam perjalanan pulang. sakit dan derita itu adalah nikmat..itu intinya. senyum pasrah mereka membuat aku harus berfikir ulang kalo sampai merutuki hidup yang kadang terasa tak seimbang ini.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/20967342-1379634668249915260?l=dharmainside.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dharmainside.blogspot.com/feeds/1379634668249915260/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=20967342&amp;postID=1379634668249915260' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20967342/posts/default/1379634668249915260'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20967342/posts/default/1379634668249915260'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dharmainside.blogspot.com/2008/06/musibah-itu-nikmat-kemaren-pas-berkutat.html' title=''/><author><name>DhaRma Lubis</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11932589018592303066</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='26' src='http://bp3.blogger.com/_JANd-LD6d-I/R4NE0WrJuMI/AAAAAAAAABA/Flyb8sz0HEE/S220/1_164868651l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-20967342.post-1339954782360084691</id><published>2008-06-21T09:22:00.000-07:00</published><updated>2008-07-04T02:03:15.420-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Manusiakah kita?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;"konflik bisa di rencanakan atau di rekayasa untuk kepentingan politik&lt;/span&gt;" itulah fakta baru (atau mungkin sudah jadi rahasia umum) dari mulut beberapa oknum anggota ormas(organisasi masyarakat) yang disembunyikan dan disamarkan identitasnya. &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Ormas juga merupakan kendaraan politik bapak2 pejabat&lt;/span&gt;, itu juga dituturkan dengan gamblang di acara reportase kontroversial di trans 7 sore ini. saya yang waktu itu sedang tak enak makan sedang makan sendirian di warung padang bersama beberapa orang lain. mereka pun terkejut dengan beberapa faktayang dipaparkan. terserah apapun idealis yang dibawa oleh ormas, nasionalisme, kepemudaan atopun keagamaan. yang mengerikan bahwa konflik yang terjadi di masyarakat merupakan tumbal dari para elite yang haus akan kekuasaan. maklum menjelang pemilu. apakah kita sudah cukup sadar akan kenyaataan ini?&lt;br /&gt;di reportase itu,&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;beberapa oknum mengakui untuk di jakarta saja di daerah thamrin beberapa ormas bisa mendapatkan penghasilan senilai milyaran rupiah...ckckckckck...&lt;br /&gt;Ormas digunakan untuk membeking pejabat-pejabat, begitu diakui para oknum itu. Ormas direkrut dari mereka yang disebut preman dan dibayar mahal untuk beraksi. konflik, kekerasan, darah itu sudah halal bagi para pelaku-pelaku politik yang ada. itulah kenapa politik dikatakan kotor? hmm&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sang narator mengatakan, kenapa terkesan Ormas apapun itu kebal akan hukum? langsung mendadak dalam hati saya berkata, bukannya penegak hukum juga gemar melakukan kekerasan baik secara mental atopun fisik pada masyarakat?..tidak usah dipaparkan disini karna panjang sekali nanti ceritanya. dan saya pun tidak punya kapasitas. ahhhh saya coba berpositif thinking saja.&lt;br /&gt;nah bagi ormas satu yang jadi korban kekerasan, dihadiahi simpati oleh masyrakat karna eits..dizalimi, mengusung nasionalisme dan sebagainya. naiklah namanya, dapatlah suara banyak. bagi yang melakukan kekerasan dicap jelek dan sengaja digunakan untuk menyulut kemarahan. karna itu tabiat mereka..bukankah mereka juga aktor? nah...kenapa sampai begitunya pengangkapan dan pengamanan ormas. wong yang berasa diatas sebagai biang keladinya dilindungi dengan alasan..itu sah saja dalam politik. masyarakat mana ngerti....kan cuma ngurus perut, wong makan saja sukur mosok mau ngurus2 kayak gitu. dibodohikah kita? bukankah di beberapa daerah agama diangkat sebagai isu untuk mendulang sukses dalam berpolitik...ah itu sih wajar.....&lt;br /&gt;di ibukota provinsi saya saja di Medan sana, ada ormas kepemudaan yang gak sedikit juga meresahkan masyarakat, menjadi barisan pengaman dalam praktek perjudian besar yang digawangi seorang preman besar di Medan yang saat ini sudah lari ke Singapura. pejabat terlibat? ah bisa saja.....polisi bagaimana? mau buat apa,kata atasan harus nurut. sudah tutup mata saja. untung saja pak sutanto bersumpah naik jadi kapolri untuk menangkap sang preman hingga harus lari terbirit2..selesaikah?? tentu jawabannya TIDAK!!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;konflik juga kan membantu mengalihkan isu yang penting..biar kita melihat semut diseberang lebih jelas daripada gajah di depan mata. ahhh jangan su'uzon begitu. lalu harusnya media massa bijaksana menempatkan diri sebagai jembatan komunikasi politik antara infrastruktur dan suprastruktur. lho bukannya media juga punya kekuatan besar dan sangat ampuh untuk digunakan dalam mencapai kepentingan politik? media massa punya kekuatan selain massa dan juga menduduki posisi terkuat dalam struktur kekuatan kekuasaan selain 3 lembaga eksekutif,yudikatif, dan legislatif. maka opini publik ampuhh dan media salah satu punya peranan penting.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;media sudah terlanjur terjebak dalam agenda politik yang direncanakan elite2 nakal yang melek media. ahh media butuh berita,media butuh keamanan dalam menjalankan aktivitas karna banyak orang yang perlu dijamin keselamatan dan kesejahteraannya. belum bisa jadi watch dog sepenuhnya. mending cari aman. kalo kata bu Susi dulu, media terpaksa terjebak dalam narasumber rutin setiap kali ada fakta baru dalam sebuah peristiwa. karna bila berani memaparkan fakta maka terancam punahlah. hmmm mengerikan... satu hal penderitaan media massa (yang diakui para jurnalis muda di bandung) adalah mengetahui sebuah fakta tapi tidak bisa memaparkannya. ironis!!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;saya jadi terkenang, bahwa memang kerusakan adalah manusia, baik merusak diri sendiri, merusak orang lain, merusak alam, merusak hewan dan tanaman, merusak langit dan bumi. saya jadi sadar....ternyata kekhawatiran malaikat tentang manusia pada ribuan tahun lalu saat munculnya manusi pertama, menjadi alasan yang wajar. ternyata tidak ada salahnya juga. tapi...Tuhan yang Maha Tahu lebih tau apapun yang akan terjadi nanti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sudahkah kita menjalankan fungsi ke-Adam-an kita sebagai khalifah dimuka bumi ini? yang kata Quraish shihab, bahwa khalifah (pemimpin) itu tugas utamanya adalah menjaga keseimbangan dan keharmonisan Alam. sudah adilkah kita pada alam semesta? akh....mari kita berkaca bersama-sama....&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/20967342-1339954782360084691?l=dharmainside.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dharmainside.blogspot.com/feeds/1339954782360084691/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=20967342&amp;postID=1339954782360084691' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20967342/posts/default/1339954782360084691'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20967342/posts/default/1339954782360084691'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dharmainside.blogspot.com/2008/06/manusiakah-kita-konflik-bisa-di_21.html' title=''/><author><name>DhaRma Lubis</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11932589018592303066</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='26' src='http://bp3.blogger.com/_JANd-LD6d-I/R4NE0WrJuMI/AAAAAAAAABA/Flyb8sz0HEE/S220/1_164868651l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-20967342.post-6761717672771476348</id><published>2008-06-12T22:03:00.000-07:00</published><updated>2008-06-12T22:31:57.677-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Gubuk Kita, Rumah kita, Indonesia kita...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;saya mengubek2 gambar gubuk untuk &lt;span style="font-style: italic;"&gt;header&lt;/span&gt; Goeboeg Reyot saya ini. karna gambar yang kemarin tidak jelas dan rasanya kurang pas. pas cari-cari di google.. dari sekian gambar yang muncul, tertujulah saya pada sebuah gambar yang ternyata adalah entri dalam sebuah blog juga,(yuliaonarchitecture.wordpress.com). karna sepertinya ini foto karya yang empunya blog maka saya pun izin. bagi saya gambar ini walau sederhana tapi menarik. bagi saya gambar ini Indonesia banget! ada elemen gubuk, sawah yang hijau, pohon pisang yang bagi sebagian masyarakat masih diidentikkan dengan pohon yang menyimpan hal-hal yang gaib, nah indonesia banget kan..,&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;ada yang menarik, bagi sebagian masyarakat, inilah yang namanya simbol kemiskinan. apalagi bagi kaum eropa dan amerika. jadi ingat dulu, bos saya waktu di shikyu pernah bilang dalam diskusi..sebenarnya 'miskin' negara asia hanya sebuah stigma negara barat saja. karna miskin bagi mereka tidak punya mobil, rumah bagus dan segala tetek bengeknya. sedangkan bagi orang asia, terutama indonesia bahwa kaya ato sugih itu punya tanah banyak, sawah luas, dan kerbau sekian ratus ekor. namun rumahnya hanya atap rumbiah ato istilahnya rumah gedek kalo tidak salah, berlantai tanah. tapi apa salahnya? toh rumah bagus dan segala aksesorisnya tidak menjamin peradaban seseorang semakin baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;semua kekayaan yang dikonsepsikan barat itu tidak menjamin bahagia dan kehangatan. tidak menjadi ukuran bisa tidur nyenyak dan leluasa. kita saja yang mungkin sudah malu dengan kondisi Indonesia yang sebenarnya. maka buru2 tutup muka, buru2 pakai topeng. kalo gak konsumtif bukan orang kaya namanya. hmmm.... kalo makan telo dan gedhang godhong miskin namanya. akhh..sedih..maka buru2 Indonesia melakukan perbaikan di semua aspek teknologi, buru2 buat pesawat, import pesawat buat militer dan sebagainya...padahal negeri yang punya predikat negeri agraria ini punya sawah yang tidak melulu sukses panennya, petaninya miskin, biaya tanam dan rawat mahalnya minta ampun. harga jualnya jauh dibawah harga baju dan sepatu para kaum berkantong tebal. semua diimport, beras, minyak, kedelai, hasil perkebunan, pertanian dan sebagainya.&lt;br /&gt;saya juga pernah diberi tahu mas himawan kalao dalam bertanam padi bagi orang jawa punya ritual sendiri. ayah saya pun pernah bilang bahwa kalo mau menanam sesuatu kita harus berkomunikasi dengan bumi. berbicara dan menyayangi tanah agar ia mau tumbuh dan berbuah..karna bumi juga makhluk Tuhan yang diciptakan buat kebutuhan manusia. yang kadang manusia suka lupa diri bahwa nikmat ini dihabiskan lalu menghujat Tuhan. itulah namanya bijaksana. padahal Alam bisa begitu kejam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ya karna malu miskin, maka kita lupa pada yang namanya kearifan lokal, kita lupa bahwa Tuhan yang punya Alam ini. bahwa Tuhan nan Adil menciptkan alam ini dengan seimbang. maka tugas kitamenjaga keseimbangannya. bila tidak maka Alam akan murka. bagi yang sadar maka menjagalah ia. namun bagi yang tidak merusaklah dia.&lt;br /&gt;heiii..bukankah ini yang ditakutkan malaikat pada saat manusia diciptakan...&lt;br /&gt;bahwa manusia memang suka kerusakan.....akh...tapi Allah lebih tau apa yang terjadi..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/20967342-6761717672771476348?l=dharmainside.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dharmainside.blogspot.com/feeds/6761717672771476348/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=20967342&amp;postID=6761717672771476348' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20967342/posts/default/6761717672771476348'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20967342/posts/default/6761717672771476348'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dharmainside.blogspot.com/2008/06/gubuk-kita-rumah-kita-indonesia-kita.html' title=''/><author><name>DhaRma Lubis</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11932589018592303066</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='26' src='http://bp3.blogger.com/_JANd-LD6d-I/R4NE0WrJuMI/AAAAAAAAABA/Flyb8sz0HEE/S220/1_164868651l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-20967342.post-2502184176312240035</id><published>2008-06-10T20:36:00.000-07:00</published><updated>2008-06-12T22:34:49.843-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Iman Mutiara&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;pagi yang cerah dan sejuk ini saya membuka playlist. udah beberapa hari ini yang diputer lagu-lagu yang berasal dari satu folder yang saya kasih nama 'sisi relijius' pastinya isi lagunya, yang mengingatkan saya pada sang maha pencipta. entah kenapa ada energi yang membuat saya membuka playlist itu. dari semua lagu ada satu lagu raihan berjudul 'iman mutiara', lagu ini membuat otak saya berhasil dengan mmudah me-recall sebuah memori yang saya sendiri tidak ingat betul kapan persis hal itu terjadi.&lt;br /&gt;tapi saya ingat betul, waktu itu siang hari, mungkin saat itu saya masih SMP. saya menyetrika baju sendiri, hari itu persis hari jumat.kenapa? karna waktu itu radio yang terkenal di kota saya memutar lagu-lagu nasyid yang menjadi ciri khas kalo sudah menjelang solat jumat. pada saat asyik menyetrika, diputarlah lagu 'iman mutiara' itu. bait demi bait...sampailah pada kata-kata&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;.................&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;iman tak dapat diwarisi dari seorang ayah yang bertakwa&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;ia tak dapat dijual beli&lt;br /&gt;ia tiada ditepian pantai......&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;mendadak mata saya meleleh, ada haru yang luar biasa. saya merasa ditunjuk hidungnya oleh kata-kata itu. saya sadar betul, ayah saya termasuk orang yang rajin beribadah, solat selalu tepat waktu...selalu marah kalo waktunya azan kita masih diam menonton teve. begitu juga kakak-kakak saya, yang laki-laki selalu siap sedia bahkan sebelum azan dikumandangkan. kakak perempuan saya, benar-benar beribadah bahkan ikut kegiatan keagamaan yang rutin dan intens. lalu saya?..pada waktu itu...&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;solat saya cuma 2 kali pertemuan dalam sehari. padahal agama dikenalkan pada saya sudah sejak masih jadi orok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;saya heran, marah protes, kenapa saya gak bisa kayak mereka. bahkan kakak-kakak saya diberi nikmat lebih secara spritual. lalu saya? hanya mendengarkan...hanya merasa repot kalo ibadah , hanya merasa itu kan jadwal saja. tak lebih.... tapi itulah bijaksananya Tuhan, saya diberi orang tua yang berbeda cara mendidiknya dengan orangtua lain. saya tidak pernah dipukul kalo tidak solat, tidak pernah dikejar-kejar kayak maling kalo tidak beribadah ato mengaji madrasah. tapi saya diberi CONTOH, teladan, agar saya iri, lalu rindu, lalu terpanggil... karna didikan ayah saya masih sangat sederhana, &lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:85%;" &gt;kau disekolahkan dan dimasukkan pengajian madrasah dan baik-baik di masyarakat itu sudah cukup, selebihnya berkembanglah !!!&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt; awalnya saya merasa ahh orang tua saya tidak aktual dalam hal mendidik. tapi ternyata ada kesan, ada sesuatu yang ditinggalkan dalam sanubari saya. walaupun saat ini benteng yang dibangun orang tua saya sejak kecil sering saya lompati dan keluar sejenak untuk mengarungi smudera hidup yang kadang sangat besar arusnya..tapi semoga ketika kembali masuk ke benteng itu saya masih punya waktu dan masih punya tempat didalamnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;entahlah...lagu yang inspiratif itu mengantar saya pada satu kekuatan yang tak terdefenisikan. satu proses yang menemani sejarah relijius saya yang sekarang masih porak poranda, tambal sulam oleh karna ulah saya sendiri dan oleh karna tembok besar itu sering saya lompati untuk melihat-lihat semua yang serba&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/20967342-2502184176312240035?l=dharmainside.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dharmainside.blogspot.com/feeds/2502184176312240035/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=20967342&amp;postID=2502184176312240035' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20967342/posts/default/2502184176312240035'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20967342/posts/default/2502184176312240035'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dharmainside.blogspot.com/2008/06/iman-mutiara-pagi-yang-cerah-dan-sejuk.html' title=''/><author><name>DhaRma Lubis</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11932589018592303066</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='26' src='http://bp3.blogger.com/_JANd-LD6d-I/R4NE0WrJuMI/AAAAAAAAABA/Flyb8sz0HEE/S220/1_164868651l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-20967342.post-7157524740044413567</id><published>2008-06-07T00:26:00.000-07:00</published><updated>2008-06-10T08:45:02.440-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);font-size:130%;" &gt;&lt;a style="font-family: georgia;" rel="bookmark" href="http://dharmalubis.multiply.com/journal/item/3/si_Jimi_yang_berbahaya_diimport"&gt;si Jimi yang berbahaya diimport!!!&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);font-size:85%;" &gt;apa sih yang gak dibuang ke Indonesia oleh negara-negara luar yang terkadang dengan dalih diimport baik oleh lembaga atopun perorangan. Baru-baru ini hasil tangkapan bea cukai Tangerang, ada 6 ekor ular yang diimport ke Indonesia dari Amerika yang namanya Jimi snakes. Ternyata setelah diteliti bahwa si Jimi yang dititip melalui jasa titipan ini sangat berbahaya dan bisa mematikan flora dan fauna yang ada di Indonesia.(liat di www.metrotvnews.com) apalagi ini?? &lt;br /&gt;setelah dulu sampah perangkat komputer bekas dari cina, sampah-sampah basah kering dari eropa, bahkan yang menyedihkan sampah ato limbah kondom bekas yang belum lama juga diketahui. wah Indonesia yang 'beautiful city' -kata nadine- ini bener2 udah dijadiin recycle bin raksasa oleh negara-negara luar baik asia atopun eropa. &lt;span class="fullpost"&gt;pertanyaannya kok mau? kok bisa, gimana pengawasannya dari pihak yang berwenang? ada isu besar juga bagi saudara-saudara kita di Irian sana, yang katanya virus AIDS sengaja di import kesana untuk memusnahkan penduduk asli untuk dikeruk kekayaannya. hah??? ada apa ini?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;gak cuma itu yang jelas2 mengenaskan....di eropa sana ada beberapa negara yang dinyatakan negara peringkat teratas berudara bersih dan bebas polusi. ya terang aja...wong buat pabriknya di negara-negara ke-3.. apalagi Indonesia..di jakarta, tangerang karawang itu kurang banyak apa pabrik milik perusahaan eropa ato amerika. semuanya komplit ampe limbah2 serta polusinya. nah lho...jelas aja mereka hirup udara bersih, kita yang disini keracunan polusi? cuma numpang produksi nih ye... berarti kan penjajahan belum berakhir kawan... kita gak bisa apa-apa...jadi budak di negara sendiri. negaranya makin hancur, lingkungannya makin gak karuan. remuklah bangsa ini.&lt;br /&gt;BURUHnya? mana pernah buruh di prioroitaskan. makin miskin dan tertekan aja. padahal tenaganya diperas abis2an. PNS dan TNI udah dibela mati2an. dinaikkan gajinya. apalagi bapak2 yang ada di DPR sana. gajinya satu truk (kalo pecahan 100 rupiah logam). tapi buruh? mana ada. gajinya paling standart. paling minimum. jadi, dari interval yang ada, ukuran yang paling minimum itulah gaji buruh kita. nasibnya tergantung kontrak!! kesejahteraannya impian belaka.&lt;br /&gt;padahal jajaran direkturnya apalagi komisariatnya cuma ongkang-ongkang kaki. dengan gaji yang minimum itu buruh tambah dicekek dengan harga yang meroket. hah??? itulah Indonesia. &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;TKInya di siksa, Buruhnya diperas, Gurunya miskin, Sekolahnya ambruk, Buminya di keruk, lingkungannya di hancurin, rakyatnya kelaparan, tapi Duitnya mengalir ke Amerika dan Eropa&lt;/span&gt;. apa lagi yang kita punya??&lt;br /&gt;entahlah....saya pun termasuk dalam kategori anak muda yang belum tau dan jelas arah langkah saya...dan belum bisa berbuat apa-apa pada negeri khatulistiwa ini.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/20967342-7157524740044413567?l=dharmainside.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dharmainside.blogspot.com/feeds/7157524740044413567/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=20967342&amp;postID=7157524740044413567' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20967342/posts/default/7157524740044413567'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20967342/posts/default/7157524740044413567'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dharmainside.blogspot.com/2008/06/si-jimi-yang-berbahaya-diimport-apa-sih.html' title=''/><author><name>DhaRma Lubis</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11932589018592303066</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='26' src='http://bp3.blogger.com/_JANd-LD6d-I/R4NE0WrJuMI/AAAAAAAAABA/Flyb8sz0HEE/S220/1_164868651l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-20967342.post-4107588489019113178</id><published>2008-06-06T23:22:00.001-07:00</published><updated>2008-11-12T23:49:38.499-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_JANd-LD6d-I/SHYSkMRDJaI/AAAAAAAAAFY/S0lNexELk-o/s1600-h/001_resize.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_JANd-LD6d-I/SHYSkMRDJaI/AAAAAAAAAFY/S0lNexELk-o/s320/001_resize.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5221381230959994274" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_JANd-LD6d-I/SEop2hnhMEI/AAAAAAAAADw/5Fn3fgPOhAo/s1600-h/wimar.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_JANd-LD6d-I/SEop2hnhMEI/AAAAAAAAADw/5Fn3fgPOhAo/s400/wimar.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5209021935721197634" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_JANd-LD6d-I/SEopdR33kBI/AAAAAAAAADg/g5LmpCCkzVM/s1600-h/aji2.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/_JANd-LD6d-I/SEopdR33kBI/AAAAAAAAADg/g5LmpCCkzVM/s400/aji2.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5209021501998075922" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;3 Cowok Kece.... Lucu tauuuu!!!!&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;ketiga cowok diatas emang keren. bikin gemes dan geregetan. aku bener2 suka ama mereka, bukan karna stereotype mereka yang kribo tapi kebetulan aja. emang sih secara wajah dan fisik mereka gak ganteng. tapi....satu kesamaannya adalah punya suara bagus en enak didenger. Aji Idol yang jelas banget kalo suaranya emang membuatnya terkenal saat ini di Indonesia Idol.&lt;span class="fullpost"&gt; hmmm gak nyangka aja, wajah sekocak itu yang kalo pertama liat pasti ni tingkahnya model2 the changcuter..eh ternyata suaranya lembut. beberapa tarikan persis kayak John Legend favorit-mbak don yang merhatiin duluan- yang favorit kite bedua. wah Afgan bisa kalah saing ni hehehe.. apalagi disetiap penampilannya di Idol yang kata Anang selalu bikin surprise bener-bener asik dan keren. apalagi jumat kemaren. tampil bawain lagu Galih ratna, dengan baju ala 70-an bawa onthel ke panggung..dan yang mengejutkan rambut kruelnya di bonding lurus abiss...heheh yang ngakunya dia pusing banget..tapi tentunya suaranya oke juga. wong kata indra lesmana, "kamu ini emang dilahirkan untuk jadi entertainer"...&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: webdings;font-size:100%;" &gt;nah kalo Om Wimar ama arie dagienk kebetulan aja bodinya gendut en gemesin. tapi kalo Om wimar selain cerdas juga penampilannya lucu dan kocak. suaranya juga gemesin. serak tipis yang bikin gak kuat. hehehe.wah jadi seru, makanya nonton deh acaranya 'perspektif wimar' di ANTV setiap pagi. acaranya berisi informasi yang penting namun disajikan ringan. ada bintang tamunya juga....hmmm..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;nah  kalo arie  dagienk, setiap wadia bala prambors  pasti negrti banget ni.. secara setiap pagi berkoar-koar bareng desta di 'putuss'..selain cerdas, tentunya doi suaranya gemesin apalagi kalo ketawa ngakak gemesin banget pengen ditampar...hihihihih..lucu deh tampangnya juga gemesin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ketiga orang ini, tampangnya gemesin...gayanya asik. unik dan yang pasti suaranya yang kece bikin gimana gitu....pengen ketemu trus nyubit trus digemesin ampe puas!!!&lt;/span&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/20967342-4107588489019113178?l=dharmainside.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dharmainside.blogspot.com/feeds/4107588489019113178/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=20967342&amp;postID=4107588489019113178' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20967342/posts/default/4107588489019113178'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20967342/posts/default/4107588489019113178'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dharmainside.blogspot.com/2008/06/3-cowok-kece.html' title=''/><author><name>DhaRma Lubis</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11932589018592303066</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='26' src='http://bp3.blogger.com/_JANd-LD6d-I/R4NE0WrJuMI/AAAAAAAAABA/Flyb8sz0HEE/S220/1_164868651l.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_JANd-LD6d-I/SHYSkMRDJaI/AAAAAAAAAFY/S0lNexELk-o/s72-c/001_resize.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-20967342.post-1087331332383639563</id><published>2008-05-31T23:18:00.000-07:00</published><updated>2008-06-07T02:20:49.635-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Website SBY&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak pendapat(&lt;span style="font-size:85%;"&gt;pendapat itu kata ganti orang ato kata ganti apa ya? :P&lt;/span&gt;) yang mengungkapkan Presiden RI yang sekarang paling komunikatif dan interaktif serta sadar teknologi informasi. Buktinya, dulu pernah pada saat kunjungan ke luar negeri, SBY memimpin rapat para staffnya dengan menggunakan teleconfrence langsung tanpa hambatan..online nih ye...&lt;br /&gt;Trus ada layanan SMS 9949 yang dibuka untuk masyarakat umum untuk menyampaikan berbagai keluhan, ya pesan dijamin sampai tapi belum ada jaminan ditindaklanjuti.hmm...&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Eksis..eksiss... nah ada lagi..masyarakat boleh akses ke websitenya pak SBY yang beragam isinya. bisa liat foto-fotonya, bisa liat biografi ato profilnya, pidato-pidatonya dan banyak lagi. eh juga ada ruang khusus buat si Ibu negara di pojok kanan. hihihihi ada juga ruang buat istana RI. boleh juga tuh... ya mari berkunjung ke website si bapak negara yang baru-baru ini didemo banyak kalangan gara-gara BBM naik lagi.. silahkan kirim kritik dan sarannya dan berdialoglah secara langsung dengan Presiden RI yang juga hobi menyanyi dan nyitapin lagu ini&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;klik aja &lt;span style="font-size:130%;"&gt;http://www.presidensby.info&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/20967342-1087331332383639563?l=dharmainside.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dharmainside.blogspot.com/feeds/1087331332383639563/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=20967342&amp;postID=1087331332383639563' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20967342/posts/default/1087331332383639563'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20967342/posts/default/1087331332383639563'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dharmainside.blogspot.com/2008/05/website-sby-banyak-pendapat-pendapat.html' title=''/><author><name>DhaRma Lubis</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11932589018592303066</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='26' src='http://bp3.blogger.com/_JANd-LD6d-I/R4NE0WrJuMI/AAAAAAAAABA/Flyb8sz0HEE/S220/1_164868651l.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-20967342.post-2235941169443647961</id><published>2008-05-31T23:00:00.000-07:00</published><updated>2008-06-12T10:49:24.037-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;selamat Datang (sekali lagi!!!)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;udah bulan baru lagi.. bisa semangat baru lagi gak ya. mau gak mau semangat ama otaknya harus di upgrade lagi. pencerahan kemaren sempat mampir. tapi masih mecet lagi.hehehe Dasar!!! gak konsisten. nyari data di internet cuma bertahan 2 menit selebihnya ngeBlog en surfing lain-lainnya. selama berhari-hari...Kyaaa...apa-apaan ini. fiuhh..Mpe kapan jeng..&lt;br /&gt;kemaren agenda pertama yang dilakukan begitu di jogja, nonton NagaBonar (bentar lagi muntahnya isi Nagabonar) eh...ternyata udah ditarik filmnya (bukan tarik jabrik, apalagi tarik kolor). yahhh terpaksa nunggu Ori di rental ato toko kaset. trus reparasi proposalnya kapan selesai?? nah loh....mampus aja. hihii serem amat ya. berapa bulan udah kosong melompong. waktu terbuang percuma, gak menghasilkan apa-apa. banyak ragunya... gak tau kapan terima wangsit dan mendadak selesai.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Si Emak pernah komentar..jangan yang susah yang diambil dan dibahas, ntahlah mak...ini udah terlanjur. kirain akan mulus2 aja. eh ternyata.... mau ganti lagi udah kepalang tanggung. macam2 ngeri awak bayanginnya. ikh... yang namanya target dulu ada.. cuma polisi buat target itu kurang galak, jadi molorlah bak tali kolor yang udah bertaun-taun ditarik2.&lt;br /&gt;cammano putri iko?....&lt;br /&gt;ayolah....otakku yang beku....cairlah kembali agar hati ini tenang dan riang. otakku yang masih kaku, rilekslah agar aku mampu berpikir lagi setidaknya bisa selangkah lebih maju... akh nabahatan kecekmu aha... benci awak pada diri sendiri hahahaha...(&lt;span style="font-style: italic;font-size:85%;" &gt;bisa-bisa isi blog ini 80 % tentang curhatan to refleksi sk..ri..p..si... jelek kali ya...kalo sampe terjadi dihapus ajalah&lt;/span&gt;)..lho??? ini percakapan siapa sih??&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;selamat datang Bulan baru..... semoga kau membawa satu paket perubahan dan harapan baru yang mengantarkanku pada kenyataan baru nan begitu indah..sudah lama kau terperosok dalam lumpur kebuntuan yang kelam....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"hoiiiii ada yang bisa bantu????"&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/20967342-2235941169443647961?l=dharmainside.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dharmainside.blogspot.com/feeds/2235941169443647961/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=20967342&amp;postID=2235941169443647961' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20967342/posts/default/2235941169443647961'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20967342/posts/default/2235941169443647961'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dharmainside.blogspot.com/2008/05/udah-bulan-baru-lagi.html' title=''/><author><name>DhaRma Lubis</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11932589018592303066</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='26' src='http://bp3.blogger.com/_JANd-LD6d-I/R4NE0WrJuMI/AAAAAAAAABA/Flyb8sz0HEE/S220/1_164868651l.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-20967342.post-6479307827300302385</id><published>2008-05-26T01:31:00.000-07:00</published><updated>2008-06-12T10:48:25.559-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Travelling bersama ScreenDocs!!!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;"itu cuma eksploitasi kemiskinan" kata si mas Yus mengomentari soal sederetan film dokumenter yang kulahap selama tiga hari berturut2 di acara screenDocs kemaren. sambil menyeruput kopi setengah anget yang mendekati dingin itu, kami sempatkan ngobrol2 singkat. apalagi film yang barusan ditayangkan adalah film terakhir sejak 21-23 mei.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kebetulan film terakhir yang judulnya 'cresent moon over the sea' itu tentang kehidupan masyarakat di pulau Sumbawa. si mas yus yang merasa ada kedeketan secara geografis dan psikis berpendapat kalo beberapa kisah yang diangkat terkadang suatu hal yang berlebihan dalam artian bahwa kehidupan masayarakat disana memang begitu kebiasaannya bukan mutlak produk dari istilah yang akhir2 ini sering disebutkan yaitu 'kemiskinan'.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  &gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;menurutmu?.....kalo aku ya mas...melihat semua kenyataan yang diangkat dalam film itu sebuah realitas yang bukan mengharapkan keuntungan tapi melainkan mengharapkan empati dari yang menonton lebih tepatnya anak-anak muda. efek selanjutnya yang diharapkan adalah efek behavioral, sikap, prilaku ato apalah namanya. berbuat sesuatu yang berharga lebih tepatnya. yang sederhana saja tapi bermanfaat. film tidak lagi hanya produk artistik, seni dan hiburan. tapi lebih menonjolkan fungsi komunikasi massanya yang bisa mengontrol sosial bahkan dengan kekuatannya mampu menggiring orang2 untuk berbuat.&lt;br /&gt;agar Indonesia tidak terlalu lama menghibur diri hingga kenyataan sering diabaikan. agar para pembuat film Indonesia tidak 'hollywood minded' yang berjuang mati2an agar dalam film mereka adegan ciuman itu wajib hukumannya. biar gak selalu pengen keren kayak film barat yang walopun film dari hollywood yang bagus tidak selamanya seperti itu.&lt;br /&gt;biar film indonesia tidak melulu hanya mengatasnamakan realitas yang terkadang hanya bisa ditemui di Jakarta saja. biar film Indonesia tidak hanya  berisi ketidak wajaran, yang GAk indonesia banget, yang jenis film India ato pun film Barat. biar para penonton film gak terjebak pada cinderalla story kayak kata pak Sultan tempo hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;mungkin maksud si mas yus agar jangan sekedar meratap dan kasian saja. lantas diberi sesuatu hingga makin terjerumus dalam kemiskinan ato kemalasan. setuju saja !!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tapi bagi saya.... rentetan kisah yang diangkat dalam beberapa film tersebut membuat hati saya terhujam belati. ada yang membuat gerimis di hati ini. sebut saja film 'water from heaven', yang ceritanya tentang anak-anak kecil yang bersusah payah menyebrangi sungai sambil satu tangan mengangkat baju sekolah agar tidak basah. atau film 'paggoyang cadia' yang bercerita tentang anak kecil di makassar yang mencari nafkah diusia 14 tahun dengan mengayuh becak. dan banyak lagi. Di bagian lain dalam hati ini terbesit rasa syukur bahwa saya masih jauh..jauh...lebih beruntung dari para tokoh film tersebut.&lt;br /&gt;masa kecil saya tak perlu terbagi dua antara bermain dan bekerja. rezeki yang mengalir ke tubuh ini begitu cukup bahkan berlebih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-size:85%;" &gt;airmata saja bahkan sudah habis oleh dendam yang tak beralasan ini. sudah separah itu bangsa yang katanya negeri amat kaya. sudah sekejam itu negeri yang katanya amat indah ini.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-size:85%;" &gt;ahhh bangsa ini sudah terlanjur sakit...sudah parah. wacana, realitas sudah banyak di uapkan kepermukaan. tapi belum ada satu pun yang mampu diselesaikan.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;satu sisi sekumpulan manusia-manusia yang disebut rakyat itu mengais2 makan, mengais2 yang katanya hak mereka dalam undang2 negara ini, di sisi lain para petinggi dan kelompok konglomerat membuang, mengeruk duit yang bukan haknya. menjual satu persatu kekayaan bangsa ini bahkan menjual saudara2nya sendiri pada pihak yang terlalu kuat untuk membeli segalanya. seperti yang dikisahkan di film 'gubuk reot di atas minyak internasional' bahwa diatas sumber minyak yang sudah diserahkan pada pihak asing itu masih banyak penderitaan diatasnya. sekolahnya rusak parah, masyarakatnya masih curi-curi ngambil minyak yang sebenarnya menjadi hak mereka juga.&lt;br /&gt;pantas saja sisa2 rasa manusiawi itu mendadak berkembang menajdi embrio kebinatangan  untuk mendapatkan apa saja dalam situasi seperti ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tapi diakhir sesi obrolan kita di angkringan, kita sepakat kalo empati tadi harus berakhir pada sebuah tindakan yang manfaat. mungkin tidak hari ini, tapi semoga besok bisa. semoga 3 hari ini akan terpatri untuk selamanya. ehem.... btw nasi goreng yang dilibas sampe licin ini juga bercerita banyak tentang sesuatu yang tak bisa dilukiskan dengan kata-kata.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  &gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/20967342-6479307827300302385?l=dharmainside.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dharmainside.blogspot.com/feeds/6479307827300302385/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=20967342&amp;postID=6479307827300302385' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20967342/posts/default/6479307827300302385'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20967342/posts/default/6479307827300302385'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dharmainside.blogspot.com/2008/05/travelling-bersama-screendocs-itu-cuma.html' title=''/><author><name>DhaRma Lubis</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11932589018592303066</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='26' src='http://bp3.blogger.com/_JANd-LD6d-I/R4NE0WrJuMI/AAAAAAAAABA/Flyb8sz0HEE/S220/1_164868651l.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-20967342.post-1420190618165360800</id><published>2008-05-20T08:22:00.000-07:00</published><updated>2008-06-07T02:42:40.088-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Semua pasti ada jawabannya !!!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;---La Tahzan Innallaha ma'ana---&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;kemaren jalan-jalan keliling jogja bareng mas bowo. gara-garanya lagi bete. lagi gak enak ati. setidaknya masih punya waktu sehari sebelum balik lagi kesolo besoknya. ya setidaknya disempatin aja.hehehe. akhirnya berangkatlah kita menyusuri jalan..kalo ditanya, mau kemana nih? aku cuma jawab..terserah aja..yu atur yu celana dalam :P.. di jalan kita nyanyi dengan nada gak jelas dan sekenanya. setengah berteriak udah kayak orang gila. "mas...gimana kalo kita nyerahin diri aja ke pakem ato puri nirmala..udah kita ngaku aja" mas bowo malah ketawa..&lt;span class="fullpost"&gt;.karna kita layaknya 2 orang gendeng yang jalan tanpa tujuan. mungkin suasana hati lagi gak enak makanya semuanya jadi serba salah. bisa jadi penyakit bulanan perempuan yang kadang bikin perasaaan mendadak halus dan melodrama. mas bowo ampe bingung dengan kelakuan yang aneh hari ni. gak pernah2nya dia liat sang preman takut2 masuk mesjid. malu diliatin orang dan sebagainya. wuihh repotnya...sori mas...besok gak lagi dehh hehehe....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;perjalanan hari ini ditutup dengan beristirahat di nol kilometer jogja. duduk dibawah senja yang indah bersama dinamisnya rutinitas hari ini. bersama ramainya tingkah polah berbagai macam orang. melihat pertunjukan kehidupan yang begitu dekat begitu nyata. sarat makna walau terlihat sangat sederhana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ya udah deh....apa yang terjadi hari ni, biarin aja terjadi. biar berlalu dan lewati dengan lapang hati. besok adalah gaib, semuanya adalah kehendakNya. terjadi maka terjadilah. ndak perlu ngotot, kerjakan sebisanya dan setelahnya berserah padaNya. berharap yang terbaik adalah alasan yang cukup baik untuk optimis.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/20967342-1420190618165360800?l=dharmainside.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dharmainside.blogspot.com/feeds/1420190618165360800/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=20967342&amp;postID=1420190618165360800' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20967342/posts/default/1420190618165360800'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20967342/posts/default/1420190618165360800'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dharmainside.blogspot.com/2008/05/semua-pasti-ada-jawabannya-la-tahzan.html' title=''/><author><name>DhaRma Lubis</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11932589018592303066</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='26' src='http://bp3.blogger.com/_JANd-LD6d-I/R4NE0WrJuMI/AAAAAAAAABA/Flyb8sz0HEE/S220/1_164868651l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-20967342.post-4938426940622625808</id><published>2008-05-14T20:29:00.000-07:00</published><updated>2008-11-12T23:49:38.725-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_JANd-LD6d-I/SCu5rOCMv3I/AAAAAAAAACA/0OV0lQWrTL0/s1600-h/selangor_sungai_gabai_waterfalls2.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_JANd-LD6d-I/SCu5rOCMv3I/AAAAAAAAACA/0OV0lQWrTL0/s400/selangor_sungai_gabai_waterfalls2.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5200454346882203506" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Mengalirlah seperti air...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;berbeda dengan tahun2 sebelumnya. begitu sederhana.biasanya ada sesuatu yang istimewa kulakukan dihari itu. hal yang paling tidak bagi diri sendiri adalah istimewa. tapi kali ini lain cerita. entah karna situasi ato memang usia yang membuat seperti ini. nothing special. gak ada harapan baru, gak ada refleksi, gak ada renungan, gak ada resolusi, gak ada target ato apapun namanya. gak ada istilah buka lembaran baru. mungkin karna udah keseringan kayak gitu. jadi sekarang biasa aja. lakukan sebisanya, semampunya dan mengalir begitu saja. gak pengen yang macam2, yang muluk2. cuma gak mau lagi kesandung ama cerita suram masa lalu. cuma pengen apa yang udah dikaruniakan terjaga dengan baik. semuanya berjalan dengan baik. SEmoga Tuhan masih tetap bermurah hati.&lt;br /&gt;stokmimpi dan obsesi masih begitu awet. .ya terang aja, belum terjamah oleh dunia realitas. semoga masih diberi hari esok untuk mewujudkan semuanya. hah...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(0, 153, 0);"&gt;enyahlah bersama buih dilautan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(0, 153, 0);"&gt;pergilah bersama nyiur angin yang menyapu kering siang ini&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(0, 153, 0);"&gt;atau dengannya dingin malam menyeruak sepi nan kelu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(0, 153, 0);"&gt;menguaplah kelangit bersama bulan separoh dan kelip bintang&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(0, 153, 0);"&gt;yang selalu mengingatkan tentang pekatnya malam&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(0, 153, 0);"&gt;ketika sang Bumi berbincang pada langit&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(0, 153, 0);"&gt;maka hati enggan menoleh&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(0, 153, 0);"&gt;saat itulah hidup akan berkemas...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(0, 153, 0);"&gt;lenyap ditelan sunyi&lt;br /&gt;(DharmaLubis)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/20967342-4938426940622625808?l=dharmainside.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dharmainside.blogspot.com/feeds/4938426940622625808/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=20967342&amp;postID=4938426940622625808' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20967342/posts/default/4938426940622625808'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20967342/posts/default/4938426940622625808'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dharmainside.blogspot.com/2008/05/mengalirlah-seperti-air.html' title=''/><author><name>DhaRma Lubis</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11932589018592303066</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='26' src='http://bp3.blogger.com/_JANd-LD6d-I/R4NE0WrJuMI/AAAAAAAAABA/Flyb8sz0HEE/S220/1_164868651l.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_JANd-LD6d-I/SCu5rOCMv3I/AAAAAAAAACA/0OV0lQWrTL0/s72-c/selangor_sungai_gabai_waterfalls2.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-20967342.post-9148407909650018853</id><published>2008-05-07T00:20:00.000-07:00</published><updated>2008-11-12T23:49:39.069-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_JANd-LD6d-I/SCFi_sNhy_I/AAAAAAAAAB4/FPdAvledtfE/s1600-h/03_02stressmanagement-stres.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://3.bp.blogspot.com/_JANd-LD6d-I/SCFi_sNhy_I/AAAAAAAAAB4/FPdAvledtfE/s320/03_02stressmanagement-stres.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5197544291301444594" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;OTak K&lt;span style="font-size:130%;"&gt;u Buntu&lt;/span&gt; (bukan sejenis distro linux!!!)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;.........&lt;/span&gt; &lt;span style="font-style: italic;"&gt;i'm not crazy&lt;/span&gt; &lt;span style="font-style: italic;"&gt;i'm just a little unwell i know&lt;/span&gt; &lt;span style="font-style: italic;"&gt;.....&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;(Unwell-Mathcbox twenty)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ada yang gak beres didalam otak ini. kepala ini mendadak buntu. mandeg. membeku.padahal banyak hal yang harus diselesaikan dengan segera. mungkin saat ini lagi berada di tahap pengendapan dari beberapa tahap proses kreatif yang pernah pak Pur bilang dulu. tapi kali ini bener-bener pusing setengah mati. gimana gak...skripshit (minjam istilah boli) ini gak juga jelas ujungnya dimana. kendala internal dalam diri ini memang pengaruh terbesar. jadinya jalan mentok, gak kemana-mana. faktor eksternal mungkin hanya seperberapa persen aja. justru kondisi kayak gini yang bikin stres berat. gak bergerak kemana-mana. mau maju, masih ragu, para pengampu sendiri malah jauh membuat otak dan hati ini bimbang. mau mundur, cari yang lain tambah bingung. modar aja kalo kayak gini terus. fiuhh... nyari temen diskusi susahnya setengah mati. alhasil lebih suka berdiam diri. cuma bisa nunggu cahaya terang dari langit. padahal diri sendiri tau mau ampe kapan kayak gini?&lt;br /&gt;ntar kalo udah dapet pencerahan, ada aja yang bikin kepentok lagi. kalo udah gini penyakit males, uring-uringan selalu menyusul. kalo udah gitu ada pertanda stagnan lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sebenarnya haram hukumnya kalo nyerah ama keadaan. dan konsekuensi logisnya yang namanya orang sabar harus di coba dulu, harus melewati ujian seberat apapun itu. tapi hati dan otak yang lagi gak beres ini tetep aja gak mau peduli. butuh pawang biar jadi jinak dan mau berdamai dengan tugas yang harus diakui kalo unsur terpaksanya lebih dominan daripada sumbangan untuk pendidikan dan intelektualitasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;doa mudah-mudahan udah tiap hari dipanjatkan. sampe semua orang yang menanyakan kabar di todong buat doain. sampe2 kalo ditanyain, gimana udah selesai. jawabannya dengan mantab..."doakan aja yak!" hah!!! padahal semuanya juga harus diiringi usaha yang keras. usaha ini yang kayaknya masih mendekati skala minus. cuma ditinggal dosen tidur selama 2 hari janjian aja udah gentar. cuma dikasih waktu ketemu sekian detik aja udah bikin semangat molor kayak tali kolor kebanyakan ditarik-tarik. cuma bisa nunggu...nunggu dihajar mungkin! cuma bisa kasih selamat buat temen2 yang udah maju ampe bab-bab selanjutnya. cuma bisa ngomong doang ke rumah.."iya ni lagi dikerjain kok"... sekarang gak ada yang bisa nyelamatin kecuali Tuhan dan diri sendiri. fiuhhh....sampe kapan???? harus gimana ya? biar bisa cepet jalannya. harus gimana juga biar lebih semangat melewati semua ini?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/20967342-9148407909650018853?l=dharmainside.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dharmainside.blogspot.com/feeds/9148407909650018853/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=20967342&amp;postID=9148407909650018853' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20967342/posts/default/9148407909650018853'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20967342/posts/default/9148407909650018853'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dharmainside.blogspot.com/2008/05/otak-k-u-buntu-bukan-sejenis-distro.html' title=''/><author><name>DhaRma Lubis</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11932589018592303066</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='26' src='http://bp3.blogger.com/_JANd-LD6d-I/R4NE0WrJuMI/AAAAAAAAABA/Flyb8sz0HEE/S220/1_164868651l.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_JANd-LD6d-I/SCFi_sNhy_I/AAAAAAAAAB4/FPdAvledtfE/s72-c/03_02stressmanagement-stres.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-20967342.post-4050359595507152808</id><published>2008-05-02T00:39:00.000-07:00</published><updated>2008-11-12T23:49:39.234-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_JANd-LD6d-I/SBrWrcNhy-I/AAAAAAAAABw/hvquNFyhQh0/s1600-h/595579.p.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://3.bp.blogspot.com/_JANd-LD6d-I/SBrWrcNhy-I/AAAAAAAAABw/hvquNFyhQh0/s400/595579.p.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5195701161920941026" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Perempuan...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;beberapa hari ini yang jadi topik pembicaraan dengan mbak lia adalah tentang perempuan. baik dalam diskusi serius atopun dalam obrolan makan siang kita selalu bicarain perempuan.yang diobrolin juga banyak aspeknya. salah satunya adalah stigma bahwa perempuan adalah lemah dan lembut secara pemikiran atopun perasaan. kita bedua juga ngeliat temen-temen sekitar yang  halus banget perasaannya dan ada juga yang kayak orang bar-bar kayak kita. kalo kata mbak lia...bisa-bisa kita jadi feminis lho..hehe walopun secara konsep dan teori kita sendiri kurang paham tentang makna dan perjuangan yang diusung kaum feminis barat atopun timur. yang radikal maupun yang halus.&lt;br /&gt;gara-garanya juga semakin banyak temen-temen yang masuk dalam daftar BSH (barisan sakit hati). kalo istilahnya mbak lia, korban laki-laki..sori mbak yang ini ane agak tersinggung :P. ya apapun itu nama dan bentuknya terkadang sakit hati yang memicu pandangan-pandangan baru tentang sesuatu baik secara sempit atopun komprehensif...tapi disini saya gak pengen bahas tentang itu.&lt;br /&gt;kemudian, muncul wacana poligami yang begitu hebatnya hingga menjadi polemik apalagi dikalangan ibu-ibu. bagi orang yang setuju dengan poligami jangan harap akan populer dimata ibu-ibu dan kaum hawa. padahal ini hanya masalah like or dislike, bersedia ato tidak bersedia. karna kalo boleh ato tidak boleh maka jawabannya adalah boleh. lagi-lagi ini gak mau bahas soal poligami, cuma karna kemaren seorang teman kita yang lain yaitu "h" begitu membabi buta membicarakannya. secara sang mantan kekasih begitu bermimpi beristri dua padahal sangat jauh dari standar laki-laki berkualitas baik secara wajah (upss..mungkin ian kasela lebih mending setingkat diatasnya wakakakak) maupun kecerdasan ato pun prilaku. kalo kasarannya, udah jelek player lagi. kita bedua yang udah sebelnya selangit gak ada habis2nya buat maki-maki orang itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tadi pagi juga kita bedua liat liputan di teve yang ngasih tau kalo Maia Ahmad dipilih sebagai inspiring women yang gak jelas versi siapa. ya namanya juga kita bedua yang langsung cepet kalo urusan komentar, buru-buru berkomentar negatif. ibarat kalo si teve bisa jerit mungkin dia sudah meledak dari dulu kala. karna setiap ada yang gak beres di teve langsung kita hina dan dikata-katain.&lt;br /&gt;agak aneh sih, maia 'inspiring women'?? hehehe..mbak lia mencoba berpositif thinking, ya mungkin karna doski kuat menghadapi masalah rumah tangga. aku langsung protes,,,"ah itu kan masalah yang dibuat-buat. mendingan juga Omas yang dikasih penghargaan kalo kategorinya kayak gitu" secara ada informasi, kalo omas yang mencari nafkah dan suaminya gak kerja dan sadisnya berselingkuh dengan pembantunya. ckckck...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kenapa gak kayak melly manuhutu yang merintis bisnis tanaman organik dan sekarang udah jadi tren gaya hidup sehat dimana-mana. ato masih mending cincau laura yang ternyata doi punya 10 buah sekolah yang disalah satu sekolahnya dia jadi guru bahasa inggris.walopun banyak yang ngece gaya bicaranya toh, dia punya kontribusi pada dunia pendidikan.&lt;br /&gt;kenapa juga gak diberikan penghargaan pada wanita-wanita yang hadir dalam acara kickandy dalam episode 'perempuan-perempuan tulang punggung' yang mencari nafkah dengan keras menggantikan peran para suami baik karna keadaan atopun karna kebutuhan. ato juga pada seorang ibu yang cuma tamat SMU dan sekarang membina kelompok tani yang sukses bahkan menandingi pengetahuan para mahasiswa jebolan pertanian, yang mengeluarkan pernyataan dari mulutnya bahwa ia menginginkan harmoni dunia!! alam ini tetap seimbang. uhh sayangnya lupa nih episode kick andy yang mana, yang jelas pas hari kartini deh. kata-kata yang mengalir dari ibu yang sederhana itu membuat saya merinding sekaligus malu pada status sebagai mahasiswa yang belum punya kontribusi apa-apa pada masyarakat dan bangsa ini. ahh bener-bener inspiring women. tapi kok bisa yang begitu gak diberi penghargaan. kok bisa salah alamat. kok bisa para aktivis perempuan hanya konsentrasi pada aspek kekerasan rumah tangga yang kadang diperjuangkan pada perempuan yang salah alamat. toh juga perempuan yang bener-bener korban kekerasan laki-laki ato rumah tangga sering luput. terkadang yang diperjuangkan adalah perempuan genit dan gatel yang kena tonjok suami karna istrinya merangsang laki-laki lain dengan vulgar. ya walopun dengan alasan apapun ini tidak dibenarkan. tapi kadang terlalu berlebihan. kenapa para buruh gendong di pasar tradisional yang dibayar hanya 500 ato seribu rupiah untuk kerja kerasnya yang kadang mengancam reproduksinya dan hanya berbekal nasi dan tempe goreng tidak diperjuangkan? dan saya benar-benar menyaksikan langsung. dan sayanganya orang-orang kayak gini cuma berakhir pada sebuah penelitian sarjana sosial dan LSM2 yang ada. padahal kalo dipikir kemana suami-suami mereka? ahh tapi terlalu buru-buru ambil kesimpulan. kalo kata mbak lia, kasian ibu kartini, perjuangannya dimasa kini disalah artikan. heheheh secara dirimu obsesinya adalah ibu rumah tangga ya mbak..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sebenarnya, pernyataan perempuan itu lemah adalah tidak 100% mutlak. karna melihat banyak kisah perempuan perkasa yang beberapa udah disebutkan diatas, dan ada yang bilang kalo perempuan lebih kuat jadi janda bertahun-tahun bahkan ampe tua, ketimbang laki-laki jadi duda. secara kemaren di 4 mata, ada bapak tua renta udah kawin 94 kali. padahal kempot dan giginya yang tersisa menggambarkan usianya sekarang. dalam hubungan seksual juga katanya, perempuan lebih lama bertahan walaupun membangkitkannya cukup susah, sementara laki-laki setelah orgasme tidak bisa bertahan lagi. padahal laki-laki selalu bangga bahwa mereka begitu kuat. ya nyatanya cuma sebatas itu saja (ehemm kok bisa ngomong gini..wah ni gara-gara begaul ama mini dolly-nya jrink cs.wakakak) dan segala perjuangan dari makhluk yang namanya perempuan yang kadang dipanggil 'ibu', 'mama', ummi, 'emak'..udah gak diragukan lagi. udah cukup banyak bukti bahwa mereka adalah sosok-sosok yang kuat melewati semua lika-liku kehidupan ini dengan tulus atopun terpaksa.udah gak perlu lagi di tulis sekian ribu kata untuk melukiskan perjuangan mereka dalam menuangkan kasih sayang pada semua yang mereka kasihi baik itu suami, anak-anak atopun keluarganya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ya.... mungkin selain hobi menghina dina orang lain, ini juga jadi cermin buat refleksi diri sebagai anak muda yang katanya harapan bangsa ini. betapa malunya belum bisa berbuat apa-apa untuk kemajuan bangsa ini. tulisan ini gak bertendensius. gak ada pretensi apa-apa.bukan provokasi apalagi kampanye politik karna sedang ada pilkada. juga bukan mencari simpati, mentari dsb. cuma ingin melimpahkan keheranan dan refleksi diri dalam untaian kalimat yang gak ada artinya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/20967342-4050359595507152808?l=dharmainside.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dharmainside.blogspot.com/feeds/4050359595507152808/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=20967342&amp;postID=4050359595507152808' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20967342/posts/default/4050359595507152808'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20967342/posts/default/4050359595507152808'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dharmainside.blogspot.com/2008/05/perempuan.html' title=''/><author><name>DhaRma Lubis</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11932589018592303066</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='26' src='http://bp3.blogger.com/_JANd-LD6d-I/R4NE0WrJuMI/AAAAAAAAABA/Flyb8sz0HEE/S220/1_164868651l.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_JANd-LD6d-I/SBrWrcNhy-I/AAAAAAAAABw/hvquNFyhQh0/s72-c/595579.p.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-20967342.post-1429347066327682758</id><published>2008-04-28T23:54:00.000-07:00</published><updated>2008-11-12T23:49:39.369-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_JANd-LD6d-I/SBbUO8Nhy9I/AAAAAAAAABo/uF5l-ME7joY/s1600-h/tugu2.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/_JANd-LD6d-I/SBbUO8Nhy9I/AAAAAAAAABo/uF5l-ME7joY/s400/tugu2.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5194572573364571090" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;LOVE jogja n U (jargon sebuah radio lokal jogja)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;begitu turun dari kereta di stasiun Tugu ada hawa yang berbeda. begitu menyenangkan. udaranya yang walo panas dan terik tapi tetap memberikan nuansa yang damai dan tentram dalam hati. suasana sore kemaren begitu eksotis. cahaya matahari yang sebenarnya begitu menyengat kulit tidak serta merta membakar hati dan kepala. cahaya emas sang mentari sore yang siap2 mengelinding ke barat menyertai langkah saya menuju kos. di dalam jalur 4 saya begitu menikmati sore yang indah ini. betapa terkadang saya wajib merasa bersyukur karna masih diberi kesempatan berharga ini. memang terkadang saya dan beberapa kawan-kawan di solo dinilai terlalu berlebihan dalam menilai kota yogyakarta. tapi entah kekuatan besar apa yang memang dirasa begitu menarik kuat bagi kami yang pernah singgah di kota ini. bukan bermaksud subjektif, tapi memang ada rasa tentram ketika tinggal dan hidup di yogya, walopun saat ini jalanan kian ramai kendaraan dan gaya hidup yang kian hari semakin berubah kearah metropolitan dan gaya khas yogya yang sederhana namun tetap kaya akan keindahan sedikit redup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;akhirnya bisa juga menikmati video lengkap kickandy yang episode 'blak-blakan dengan sultan'. secara episode yang termasuk diminati ini saya selalu ketinggalan. banyak yang mengapresiasi episode ini. selain andy F.noya yang selalu khas dalam menggali pertanyaan dan kadang sedikit nakal dalam bertanya, pernyataan-pernyataan sang sultan begitu bijak dan arif. kata-kata yang keluar dari mulut beliau begitu tenang dan tegas.banyak yang menarik yang menyedot perhatian orang banyak dari pernyataan-pernyataan tersebut hingga episode ini banyak diminta diputar ulang bahkan dibuat episode lengkapnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kalo isi pernyataan yang begitu memukau itu bisa ditonton secara lengkap di www.kickandy.com. namun saya begitu terkesima dengan beberapa pernyataan-pernyataan yaitu, ketika ditanya sosok yang bagaimana calon presiden yang cocok untuk memimpin Indonesia, "yang memahami pancasila yang penjabarannya hanya dua yaitu rasa ketuhanan dan kemanusiaan...."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dan penyataannya yang lain yaitu,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"saya fikir kita kurang diajari oleh pemimpin kita keekaan ini juga untuk menghargai kebhinekaaan, karna ada fakta keekaan ini ada dominasi yang sifatnya negatif bukan positif, orang jawa merasa mayoritas sehingga semua harus nama jawa seluruh republik mestinya masyarakat jawa ini memberikan rasa pengayoman, perlindungan kepada yang minoritas. yang kedua, islam mayoritas, jangan memaksain kehendak tapi mestinya yang kecil itu merasa justru diayomi oleh agama yang mayoritas. berarti keekaan itu mengakui kebhinekaan dan ini sekarang masih dipertanyakan.........."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;pandangan-pandangan yang dikemukakan begitu cerdas dan modern. hingga ia tampil  sebagai raja tidak hanya karna regenerasi dan kekuasaan namun juga berbekal ilmu dan pengetahuan yang luas. hingga mungkin sebagian orang merasa bahwa sultan sekarang tidak terlalu melanjutkan warisan dan kebiasaan para sultan terdahulu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;yang menarik lagi bahwa, sultan meyakinkan bahwa ia hanya mengabdi, apakah akan dikenang dan dihargai orang itu tidak menjadi masalah buatnya. juga menjadi sorotan pemirsa adalah pengakuan sultan tentang poligami dan menolaknya dengan alasan bahwa ia adalah produk poligami yang merasa banyak kekurangan dan kerugian menjadi anak hasil poligami dan ia tidak mau hal itu menimpa anak-anaknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;hal lain yang disoroti adalah ketika sultan bersedia menerjemahkan perkataan-perkataan mbah Marijan dalam satu acara dinilai tidak etis, karena sultan adalah raja dan mbah marijan adalah abdinya. namun dengan bijak, sang sultan menjawab apakah tidak boleh menghargai bawahan dan bahasa jawa yang digunakan mbah marijan akan sulit dimengerti pada aspek materinya oleh orang lain walopun mengerti bahasa jawa. sultan benar-benar selalu ingin menghargai etika bermasyarakat walopun orang itu adalah bawahannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;diakhir acara sultan bercerita bahwa disaat akhir wafatnya orang tua beliau berpesan agar ia mau berjanji 4 hal yaitu, pertama berjanji untuk bisa mengayomi semua orang walaopun orang itu tidak senang pada dirinya ; kedua berjanji untuk tidak melanggar peraturan negara ; ketiga, berjanji untuk &lt;span style="font-style: italic;"&gt;lebih berani&lt;/span&gt; mengatakan yang benar itu benar dan yang salah itu salah, di janji yang ketiga ini sultan interupsi dan menanyakan lebih berani dari siapa? dan dijawab yaitu lebih berani dari ayahandanya yang pernah menjadi wakil presiden dan hidup di 2 era presiden yang ternyata 'diam'nya adalah pilihan yang salah dan bangsa ini masih tetap bodoh dan miskin ; dan keempat berjanji untuk tidak berambisi jadi apapun selain mensejahterakan rakyat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ya semoga janji ini tetap dipegang dan diwujudkan agar beliau semakin dicintai rakyat yogyakarta sepanjang masa.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/20967342-1429347066327682758?l=dharmainside.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dharmainside.blogspot.com/feeds/1429347066327682758/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=20967342&amp;postID=1429347066327682758' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20967342/posts/default/1429347066327682758'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20967342/posts/default/1429347066327682758'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dharmainside.blogspot.com/2008/04/love-jogja-n-u-jargon-sebuah-radio.html' title=''/><author><name>DhaRma Lubis</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11932589018592303066</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='26' src='http://bp3.blogger.com/_JANd-LD6d-I/R4NE0WrJuMI/AAAAAAAAABA/Flyb8sz0HEE/S220/1_164868651l.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_JANd-LD6d-I/SBbUO8Nhy9I/AAAAAAAAABo/uF5l-ME7joY/s72-c/tugu2.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-20967342.post-8768427814893257883</id><published>2008-04-24T00:25:00.000-07:00</published><updated>2008-04-24T01:11:02.297-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>kabar Berdarah lagi!!! :P&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://mnsls.com/" title="Broken Heart Myspace Comments"&gt;&lt;img src="http://i.mynicespace.com/244/24460.jpg" alt="Broken Heart Myspace Comments" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://mnsls.com/broken-heart-24460.html" title="Broken Heart Myspace Comments"&gt;MyNiceSpace.com&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;hah!!!!! satu lagi kisah cinta berakhir tragis!!! ditinggal nikah.wuihhh...anehnya lagi kabar ini datang dari anissa group. bayangin aja ini udah kabar yang ke 6  kalinya sejak tahun kemaren yang bernasib serupa.hiksss Tuhan..semoga ini yang terakhir  bagi kami generasi annisa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;walaupun si oknum berinisial H menjalin hubungan LDR alias long distance relationship dan dahsayatnya lagi belum pernah ketemu sama sekali cuma liat foto en via sms doank, tapi tetep aja dia ibarat lagu andra &amp;amp; The backbone yang terbaru "main hati". alhasil, jadilah hatinya remuk sekarang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kita yang bak preman terminal, menyemangatinya untuk: putuskan segera lelaki itu begitu tau dia mau nikah padahal masih menjalin hubungan. tapi yang bikin gondog adalah ketika hati si H ini tadi masih berharap bisa kembali, bisa memeprbaiki lagi. terang aja aku, dania en letnan langsung berang.&lt;br /&gt;ya namanya juga udah disakiti, ditinggal nikah, dan sadisnya dibilangin gak pernah cinta. heloo...2 tahun kemana aja???  huhhh orang kayak begitu harusnya di racun aja. ibarat lagu "love is blind" si H itu kayak masih mengharap kembali yang kontan bikin kita be 3 langsung ilfill. yahhh penonton kecewa...&lt;br /&gt;mana aku udah kayak orang bar-bar, marah-marah ditelpon. eh dia-nya malah smsan lagi pake perhatian en sayang2an lagi. kurang sadis apa sih aku kemren maki2 di telpon..heheheh secara melampiaskan pengalaman sendiri yang bernasib serupa.kemaren kan gak bisa maki2 jadi ini disalurin..(curang!!)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tapi ya emang bener..laki-laki sekarang suka kelewatan. dengan seenak perutnya main tinggal ja padahal udah ngasih harapan. main kawin aja ama cewek lain padahal yang ini juga udah dijanjiin. ahhh ngomongnya aja wanita itu bikin rusak, kayak hitsnya the changcuter wanita itu 'racun dunia' padahal kan laki-laki begitu sadis. walaupun wanita bisa lebih sadis dari itu. hehehe upsss jadi ngomel2 begini ya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tapi ya waktu dulu itu sempat mendadak bi jak...&lt;span style="font-style: italic;"&gt;TUhan mengambil sesuatu dari kita dan sedang menyiapkan yang baru yang jauh lebih baik untuk kita&lt;/span&gt;...ahhh itu kan kalo hatinya lagi adem, kalo lagi sentimentil juga gak ngomong kayak gitu...hahahaha. tapi semuanya hanya masalah waktu. manusia masih belum punya banyak kesabaran untuk menunggu waktu itu tiba. waktu dimana memang giliran kita yang mendapat sesuatu. ya menunggu memang hal yang membosankan. apalagi menunggu yang kita belum tau pasti, ada ato tidak. tapi lagi-lagi..memang klise..."tunggulah..." walopun kata-kata itu bikin mual-mual muntah.tapi semuanya akan indah pada waktunya(lagunya Delon kok gak salah...beeehhh kok bisa)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ayooo kamu bisa H. jangan jadi lemah!!!!!  jangan mau ditipu daya. kalo kata si letnan, sekali dah disakiti ntar keterusan. heheheh hajar aja!!! jangan sampe jadi yang disakitin tuh kamu yang ngerasa kita-kita heheheh dasar!!! barbarisme hahahah&lt;br /&gt;pokoknya kayak Oprah Winfrey bilang, hidup kita hanya berubah  bukan kehilangan apalagi berakhir segalanya. bangkit ya H!!! biar kamu bisa kuat dan tangguh...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kepada H : kau harus kuat sis!!!!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/20967342-8768427814893257883?l=dharmainside.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dharmainside.blogspot.com/feeds/8768427814893257883/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=20967342&amp;postID=8768427814893257883' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20967342/posts/default/8768427814893257883'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20967342/posts/default/8768427814893257883'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dharmainside.blogspot.com/2008/04/kabar-berdarah-lagi-p-mynicespace.html' title=''/><author><name>DhaRma Lubis</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11932589018592303066</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='26' src='http://bp3.blogger.com/_JANd-LD6d-I/R4NE0WrJuMI/AAAAAAAAABA/Flyb8sz0HEE/S220/1_164868651l.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-20967342.post-9208562273797307095</id><published>2008-04-18T20:49:00.000-07:00</published><updated>2008-11-12T23:49:39.471-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_JANd-LD6d-I/SAlx7bpx4LI/AAAAAAAAABg/aVmOFqhwViY/s1600-h/pitung_gede.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_JANd-LD6d-I/SAlx7bpx4LI/AAAAAAAAABg/aVmOFqhwViY/s400/pitung_gede.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5190805311370420402" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Petualangan tariX jabriX&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;film tarix jabrix emang gokil!! the changcuter emang asli bikin ngakak di film itu. ya bagi semua orang yang lagi stres silahkan nonton film ini. yang gak cuma bikin ngakak tapi memberi nilai positif selalu bagi penontonnya. kalo resensi juga silahkan dicari di berbagai situs dan sumber lain ya. tapi yang jelas film ini jadi rekomendasi buat siapa aja yang urat-urat syarafnya lagi menegang. hmmm...emang rejekinya mbak lia yang nafsu bener mau nonton. persis tanggal 17 april kemaren film ini release di biskop kita udah stay tune en lovely menunggu kabar. akhirnya digunakanlah teknologi via sms. ternyata film yang beredar masih film kemaren..yahhh penonton kecewa!!! ya udinlah nonton yang lain kita sepakat. tapi ya dasar ngotot, mari kita bodohi teknologi, mana mungkin operator 2121 protes en bilang, maaf anda sudah ngirim sms yang sama beberapa jam yang lalu. hihihi...eh emang lagi mujur, ternyata tarix jabrix udah masuk.asikkk kami pun bersorak-sorak gembira...uhuyy..berangkatlah penuh semangat, secara hani yang besoknya mau ujian mid kami tipu dayai,.."udahlah ni, cuma bentar ini nontonnya paling cuma 2 jam, itung2 nglangin tegang ngadapin ujian"..ahhh teori muslihat yang aneh...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;mandi trus cuku eh cabut ke 21.hihihihi secara kami datang tepat setengah jam setelah mall di buka. kenapa gak sekalian aja bantu beres2.hehehe. langsung menuju pusat sakit kepala. niatnya nonton jam 12.55. eh....tak ternyata si mbak bakul tiket bilang "maaf mbak filmnya belum ada" sambil itung2 duit tiket..hikssss....berurailah airmata dalam hati (????), kira-kira kapan ya mbak adanya? eh si mbak yang sibuk itung hasil bakul tiketnya malah jawab gak tau....ihh kenapa juga dikasih tau udah tayang.hehe..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ya udinlah kita muter2 aja. padahal udah mantap  mau nonton. ya udinlah kita nonton yang lain aja. sambil berdiri setengah melamun kami berniat nonton film lain. asal jangan tali pocong perawan ya...kata hani setengah mengancam. ya mendadak mbak2 yang lain muncul dari dalam ruangan dan setengah berteriak.."iya filmnya udah datang..." dan dipasanglah poster tarix jabrix..&lt;br /&gt;huaaa!!! horey!!!! emang lagi mujur...kami bisa nonton tepat dihari perdana penanyangan. hihihihi (setengah sombong) :P kami pun menyerbu si mbak. dan edannya lagi kami pemesan pertama di hari pertama. padahal kursi masih kosong melompong. hihihihi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;cihuyy...kami bak trio macan eh AB three ding...gak ah 3 serangkai (ih itu kan nama toko buku..) ya apalah itu...berlarian panik (ehem) menyerbu studio 2. sampe2 bingung yang mana ya..hehehe dasar!!! yeahh akhirnya nonton dengan senang hati dan bergembira. bener2 gokil, lucu kalo di posternya ditulis film Curanmor (luCu ancur-ancuRan tapi Bodor) hehehe. yang bikin mupeng, salah satu tokoh punya motor Pitung/jangkrik (honda tahun 70-an) huaa!!! hikssss obsesi yang terpendam...jadi hasrat pengen beli...tapi pasti gak boleh..kata si ayah, udah nanggung...(gak tau nanggung apanya) :P&lt;br /&gt;tapi liat di film aja udah menghibur kok..heheh apalagi dijalan udah sering yang pake. hidup Pitung!!! hidup tarix jabrix !!!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;nb:&lt;br /&gt;silahkan kunjungi bioskop terdekat anda. selama persediaan masih ada...heheh dijamin keluar dalam keadaan sehat wal afiat...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/20967342-9208562273797307095?l=dharmainside.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dharmainside.blogspot.com/feeds/9208562273797307095/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=20967342&amp;postID=9208562273797307095' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20967342/posts/default/9208562273797307095'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20967342/posts/default/9208562273797307095'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dharmainside.blogspot.com/2008/04/petualangan-tarix-jabrix-film-tarix.html' title=''/><author><name>DhaRma Lubis</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11932589018592303066</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='26' src='http://bp3.blogger.com/_JANd-LD6d-I/R4NE0WrJuMI/AAAAAAAAABA/Flyb8sz0HEE/S220/1_164868651l.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_JANd-LD6d-I/SAlx7bpx4LI/AAAAAAAAABg/aVmOFqhwViY/s72-c/pitung_gede.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-20967342.post-2902014235777290791</id><published>2008-04-15T20:30:00.000-07:00</published><updated>2008-04-23T22:54:11.068-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;a href="http://mnsls.com/" title="Broken Heart Myspace Comments"&gt;&lt;img src="http://i.mynicespace.com/134/13449.jpg" alt="Broken Heart Myspace Comments" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://mnsls.com/broken-heart-13449.html" title="Broken Heart Myspace Comments"&gt;MyNiceSpace.com&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Cause the hardest part of this &lt;/span&gt; &lt;span style="font-style: italic;"&gt;is leaving you&lt;/span&gt; &lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;br /&gt;Cause the hardest part of this,&lt;/span&gt; &lt;span style="font-style: italic;"&gt; Is leaving you…&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;(cancer-MCR)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dalam hidup ini banyak kisah yang terjadi dan dilewati. ada kisah sedih, bahagia, suka, duka, tertawa dan menangis. begitu jua dengan kisah diri, banyak yang pahit dan banyak pula yang manis. kisah pahit, yang mungkin membuat otak ini sedikit tidak waras dan hati ini sering terbelenggu. tapi tak boleh juga menafikan bahwa kisah bahagia atau kisah suka itu begitu banyak mewarnai perjalanan hidup ini.&lt;br /&gt;karna kata orang bijak, bila kau merasa hidup ini tidak adil, bukankah mengingat betapa banyaknya nikmat yang sudah diberi Tuhan jauh lebih baik? ahhh kalau udah begini rasanya malu kepalang tanggung kalau mau mengutuki nasib selama ini. dari sekian banyak kisah duka dan pahit yang dialami mungkin yang terberat adalah berpisah dengan orang yang disayangi. gimana nggak, karna keadaan yang tak terelakkan semuanya harus dikorbankan bahkan seorang yang sangat dicintai sekalipun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku jadi melesat ke masa lalu, mesin waktu mengizinkan memori otak ini bermanja-manja dengan kenangan indah dulu. ini juga gara-gara si 'letnan' yang dengan semangat 45 mengomandoi, "udah...telpon aja...aku punya pulsa nih..". dengan segenap kekuatan yang ada aku memberanikan diri menelpon. padahal malu dan grogi itu udah sampe ke ubun-ubun. tapi udahlah cuek aja. terdengarlah suara dari seberang...ohh Tuhan....rasanya seperti ditelanjangi orang sekampung..malu betul!!! tapi ada bahagia yang tak terlukiskan, ketika sadar betul bahwa.... ini yang bicara orang disayangi sampai kini...&lt;br /&gt;pengen rasanya tereak..."hoiii !!!!! aku tuh masih sayang!!!! kamu tuh gak terganti!!!!" tapi seribu benang jahit keburu udah menyulam motif forbidden di mulut. rasanya juga pengeen banget denger..iya aku juga masih seperti yang dulu, masih sayang... ah tapi mimpi kali ye...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;disepanjang obrolan yang mengalir begitu saja itu aku seperti ditarik energi besar yang bernama masa lalu. tapi ini begitu indah. saat dimana waktu itu cuma ada kata 'bahagia' cuma ada senyum yang terlukis di wajah dan tak ada setiap detik yang tak indah. kita saling memuji, kita saling tertawa dan saling membesarkan hati. mendadak terbit harapan....anehnya baru kali setelah sekian lama tapi yang pasti, aku gak mau sakit lagi. walaupun di bego-begoin ama letnan..tetep aja hati ini menciut. tapi thanks letnan udah mau mendoakan dan berkeyakinan pada intuisimu. ahh kau memang Mrs.primbon.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ada haru yang mendalam ketika dia meyakinkan bahwa justru kita membutuhkan yang terbaik maka kita memilih yang baik. ternyata kau masih seperti yang dulu, masih dengan kebaikan dan ketulusanmu, masih menerima segala sesuatu secara sederhana.&lt;br /&gt;tapi apakah kau masih menyayangiku dan menerimaku apa adanya? #@%#$^&amp;amp;54@#!!##@%.&lt;br /&gt;ahh,,,aku tau ini adalah kesalahan terbesar, membiarkan perpisahan itu terjadi begitu saja. aku terlalu menyayangimu hingga begitu kuat keinginan hati ini untuk melihat kau bahagia meski bukan denganku.&lt;br /&gt;tapi semoga kau tau dari obrolan singkat malam itu ada secercah harap yang aku sendiri ngeri untuk membiarkannya menyala dan berkobar. karna aku tau kau terlalu sakit olehku. dan mustahil aku kembali ke masa lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;semoga kau tau bahwa kau adalah bagian hidup yang tak pernah kusesali. kau adalah 'The best I ever had'. kau adalah bagian kenangan yang begitu indah yang begitu kubanggakan pada dunia. kau lelaki teristimewa yang pernah kutemui. dan semoga kau sadar bahwa ada sedikit ruang dihati yang masih menyimpan lembar namamu hingga kini walapun ditulis dengan tinta yang kian kabur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;semoga Tuhan memaafkanku !!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kepada  : Rajaku&lt;br /&gt;yang membuat kenangan masa remajaku memiliki singgasana nan begitu indah&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/20967342-2902014235777290791?l=dharmainside.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dharmainside.blogspot.com/feeds/2902014235777290791/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=20967342&amp;postID=2902014235777290791' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20967342/posts/default/2902014235777290791'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20967342/posts/default/2902014235777290791'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dharmainside.blogspot.com/2008/04/cause-hardest-part-of-this-is-leaving.html' title=''/><author><name>DhaRma Lubis</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11932589018592303066</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='26' src='http://bp3.blogger.com/_JANd-LD6d-I/R4NE0WrJuMI/AAAAAAAAABA/Flyb8sz0HEE/S220/1_164868651l.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-20967342.post-4892560960734129258</id><published>2008-04-03T22:51:00.000-07:00</published><updated>2008-04-03T23:16:14.921-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>akhirnya si ayah nelpon juga. udah lamo indak basuo. seperti biasa, isi percakapannya tentang diskusi ini itu. cuma nanya apa kabar trus langsung membahas macam2 persoalan. tapi suara ayah agak parau, pasti ayah lagi gak sehat,, ayah banyak pikiran. ayah pasti  lelah bekerja keras.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kasian ayah katanya, makin tua makin banyak tanggungan. kalo aku bilang, ya udah gak usah dilanjutin ya kuliahnya...dengan serta merta ayah berteriak, "bukan gitu maksudnya....yang dimaksud tanggungan pikiran"..ah ayah...padahalkan biaya sekolah juga termasuk dalam tanggungan pikiran. ayah paling bisa kalo kasih semangat buat sekolah. walaupun mungkin utang kesana kemari. ajaibnya, kalo minta duit, ayah selalu bilang ada..Ya Allah..sehatkanlah kedua orang tuaku...sayangilah mereka sebagaimana mereka menyayangiku sewaktu kecil..aaminn.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;senengnya bisa ngobrol ama ayah yang walopun gak bergelar sarjana, wawasan ayah luas. ayah tadi ngingatin soal bangsa ini, soal ummat, untungnya ayah ingat soal kiriman duit bulan..fiuhh..&lt;br /&gt;ayah tadi bilang, kalian ini generasi penerus, mewarisi bumi ini, jadi khalifah di bumi, berubahlah dan perbaiki semuanya. mudah2an kami bisa!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ayah punya banyak mimpi, pengen liat kami anak-anaknya berhasil. bisa berguna bagi bangsa dan ummat ini. ayah juga banyak cita-cita. Tuhan..kabulkanlah keinginan ayah dimasa tuanya. Tuhan bahagiakanlah ayah dan i buku dunia dan akhirat. ringankalah beban mereka ya Allah, lapangkan dada mereka dari rasa duka. lindungi mereka di masa tuanya. aamiinn.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/20967342-4892560960734129258?l=dharmainside.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dharmainside.blogspot.com/feeds/4892560960734129258/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=20967342&amp;postID=4892560960734129258' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20967342/posts/default/4892560960734129258'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20967342/posts/default/4892560960734129258'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dharmainside.blogspot.com/2008/04/akhirnya-si-ayah-nelpon-juga.html' title=''/><author><name>DhaRma Lubis</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11932589018592303066</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='26' src='http://bp3.blogger.com/_JANd-LD6d-I/R4NE0WrJuMI/AAAAAAAAABA/Flyb8sz0HEE/S220/1_164868651l.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-20967342.post-8134215753804756404</id><published>2008-04-03T21:07:00.000-07:00</published><updated>2008-04-07T00:02:36.218-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;span style="font-style: italic;font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;......&lt;br /&gt;Billion of people on planet earth&lt;br /&gt;You're lucky if you find one in your search for&lt;br /&gt;Someone who's true, completes you, love devine&lt;br /&gt;My search is over after all this time it took&lt;br /&gt;.....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Macy Gray-One for me)&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;baru nyampe stasiun tugu langsung disambut dengan hujan yang deras. saking derasnya harus nunggu sekitar 2 jam. lebih aneh nya lagi didepan D3 ekonomi UGM banjir..berarti ujannya gede banget dari tadi..padahal dari solo terasa terik buanget pas di jogja langsung diguyur ujan. udah kayak shower raksasa yang numpahin banyak air yang kayaknya udah tertahan dari beberapa hari. ahh mana dari kereta udah 'feeling yellow' alias sesak pup, ujannya gak mau tawar menawar.hiks...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kok dalam derasnya hujan aku terngiang2 katanya omi ya.. "jomblo itu pilihan mi.." wakakakak bener juga kata ombat itu. padahal udah males banget ngomong2 kayak gitu..ngomongin status lah..ngomongin jomblo lah pacaranlah....udah bosen...heheheh(bilang aja udah putus asa..!!) gak ding...emang lagi gak pengen lagi..ihihi udah gak target lagi, padahal kemaren dania baru aja cerita tentang manisnya hubungan baru...woiii Dan, jangan keterusan eksis siang malam..ingat pulang!!! wakakak..mentang2 lagi hot ama yayang barunya... dasar oncom!!!&lt;br /&gt;kemaren2 juga baru ngliat langsung indahnya orang berbulan madu..lho??? maksudnya lagi masa-masa bulan madu...uhh yeah..oh yes..oh no...(weks) pokok'e udah pesen ilmu kama sutranya ya mbak...wakakakak&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ehem.....&lt;br /&gt;sebenarnya rasa sepi ini suka merongrong dengan semena-mena, padahal bona temen bobo udah gak eksis lagi (???) disaat-saat lagi banyak yang dipikirin...malah kurang ajarnya lagi, mas mart suka nanya kalo chatting..."gimana tak cariin suami ato cari sndiri?".. ahh ogah pilihannya sama gak enaknya. ngurus diri aja belum becus mau ngurus anak orang...ya kalo mikir enaknya sihh enak-enak aja..indah2 aja..tapi kenyataannya kan gak gampang...hehehehe&lt;br /&gt;untungnya emak dan ayah bukan tipikal yang nanyain..'nak..kapan kau nikah??' malah awak yang mau gak ditanyain....yang gak mau dipaksa2 wkakakakak...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;jadi ingat juga ma jrink ya selalu aja menghajarku kalo dibilang kamu nikah duluan ya...habislah aku ditimpukinnya.malah doski takut banget...tak doain malah dihajar lagi..adaw!!&lt;br /&gt;heheh secara doski pingin punya anak satu, jadi single parents, gak punya suaminya cuma dibantu ama baby sitter trus punya mobil jeep ato hardtop...dasar sinting!!!!!!&lt;br /&gt;lebih parah lagi mbak lia...pingin punya suami tua..yang udah penyakitan parah trus doi merawat ampe meninggal...amit--amit..mbak..Tuhan jangan kabulkan keinginan orang-orang gila ini..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tapi jadi ingat ama kakak yang bilangin..."kamu tuh enak, dek...bisa sendiri kemana2..bisa main-main, bisa nentuin sendiri jalan hidupnya..kalo kakak udah gak bisa.." hikss&lt;br /&gt;ada betulnya juga ya...malah masa sendiri ini adalah kesempatan emas yang diberi Tuhan untuk banyak belajar, banyak berjalan dan melihat2 dunia yang katanya cuma selebar daon kelor..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kata orang, lebih indah kalo nemuin orang yang disebelah kanan (the right person) ato Tuan sebelah kanan (Mr. Right) pada waktu yang sebelah kanan juga (the right time) wakakakaak au ahhh jadi ngaco begini...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;udah ahh... mending ikutan sms mama loren ah...ketik REG (spasi) MAMA. sapa tau bisa nanya2 soal 'orang yang disebelah kanan' itu. hahahahha nggak ding ikutan yang punya deddy corbuzier aja ahh...(ihh itu mah tahayul) oh ya kalo gitu semedi aja ah di gua selarong...sapa tau ketemu ki joko bodo amat...&lt;br /&gt;wakakakakak...&lt;br /&gt;coba ada ya cowok yang seantusias omi kalo liat cowok gendut bisa mati bediri, nah liat cewek gendut juga gitu..waakkakaak aku pasti jadi sasaran utama.hahahaha...gimana omi? apa aku bolemia aja biar jadi kurus? dengan suara lantang omi menjawab "apaan sih...gendut itu lucu tau..." dasar sarumpaet....!!!! coba kau itu cowok yang ngomong gitu tak ajak kawin lari dehh..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tapi inti dari tulisan norak ini adalah....saya masih jauh lebih beruntung punya banyak temen2 yang hebat dan memberi keceriaan setiap saat yang membuat saya lupa akan kesedihan..bahkan suka lupa diri :D daripada punya pacar ganteng tapi nyebelin..hahahah upss gak nyindir boli lho..punya pacar kok ganteng..nyebelin lagi hahahahah. intinya pengendalian diri..masih banyak janda-janda, orang tua dan anak terlantar..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kayaknya mau nyoba...pake Pond's biar dalam 7 hari mengembalikan cintamu bahkan yang bukan punyamu juga bakal kembali..ato pake olay aja "karna rahasia ini terlalu berharga buat kita simpan sendiri". upss jadi ngiklan deh...ya secara Jogja berhati iklan..gak papa deh..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;piss love en gaul...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;NB:&lt;br /&gt;nama-nama yang saya sebut diatas bukan bagian dari skenario, kalo ada kesamaan nama tempat dan tokoh itu emang disengaja. biar tambah eksiss...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/20967342-8134215753804756404?l=dharmainside.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dharmainside.blogspot.com/feeds/8134215753804756404/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=20967342&amp;postID=8134215753804756404' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20967342/posts/default/8134215753804756404'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20967342/posts/default/8134215753804756404'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dharmainside.blogspot.com/2008/04/baru-nyampe-stasiun-tugu-langsung.html' title=''/><author><name>DhaRma Lubis</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11932589018592303066</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='26' src='http://bp3.blogger.com/_JANd-LD6d-I/R4NE0WrJuMI/AAAAAAAAABA/Flyb8sz0HEE/S220/1_164868651l.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-20967342.post-2799605327182233187</id><published>2008-04-01T02:58:00.000-07:00</published><updated>2008-04-01T03:28:57.590-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>udah beberapa hari ini acara pak bondan berkeliling sumatera utara. malah kemaren berkunjung ke kota kelahiran pematang siantar. tapi sayangnya aku pas gak liat...eh tadi malah doski main ke parapat, ke tiga ras..nyobain kue ombus-ombus yang aku selalu idolakan dulu. bikin pingsan karna keenakan. hikss...kenangan masa kecil yang indah!!! tambahlah awak jadi rindu pulang... jadi mampus dalam keinginan yang hebat untuk terbang pulang menyapa ayah dan emak&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;apalagi tadi malam emak begitu berang karna tau aku gak makan dari siang ampe malam..hikss..ini dia yang bikin aku tambah gembul tiap menitnya...dengan setengah berteriak mak bilang, "ntar kumat maagnya, jagalah kesehatan (kenapa jaga kebersihan gak diingatin juga :P)..kesehatan itu lebih penting dari segala-galanya (mak...bukannya duit diatas segala-galanya..kan kata orang kampung kita &lt;span style="font-style: italic;"&gt;hepeng do mangatur nagaraon&lt;/span&gt; !! akhh dasar nakal)..."&lt;br /&gt;maakkkk....teriakanmu yang bikin telinga geli-geli sedap dari seberang sana bikin aku tambah berat beban rindunya. pertanyaanmu selalu di telpon..."udah makan nak?" bikin aku gak pernah merasa kehilangan kasih sayang. hiksss...&lt;br /&gt;tapi sayang...kebiasaan emak yang bikin ilfill kalo lagi nelpon pasti gak sabar bilang 'udah dulu ya mau nonton azizah ni....' hiksss...mak...mak...untunglah udah gak nonton sinteron Indosiar lagi hehehehe...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;apalagi beberapa bulan ini...bak orator pemimpin demonstrasi nuntut BBM..emak selalu kasih semangat buat ngrejain skripsi.. kalo dah gitu aku timpalin aja dengan curhatan ini dan itu. tapi yang bikin sedih, kalo bilang..mak mau pulang.... jawabnya setengah melecehkan, " makanya cepet diselesaiin kuliahnya trus pulang..." hikss...huaaa...ampuuunnn&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kok bisa ya aku jadi senajis ini ya....tiba-tiba selalu aja pengen pulang ke rumah...selalu aja pengen cepet2 dirumah lagi...tapi noraknya....hasrat itu gak seiya dan sekata ama hasrat nyelesaiin skripsi itu.. alasan!!!!&lt;br /&gt;hmmmm..... au ahh gelap bow!!!! males mikirin yang berat2...gak mau lagi repot ama hal yang sebenarnya sederhana tapi malah jadi rumit..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayo !!!! bangkit dari kubur!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;the show must gogon....singsingkan lengan baju dan singsingkan sebuah lagu...cuci tangan kaki dan tidur..lho???? rajin belajar dan minum susu.. jangan peduliin kata-kata orang2 yang gak penting!!! anjing menggonggong kafilah takut lewat!!! maju terus!!! pantat mundur...jayalah selalu Indonesia!!! merdeka ato mati masuk surga? bersemangatlah, karena  seburuk-buruk kematian adalah mati  melajang...@#@^Dte3436@#^%#pulanglah ke ABC....Kembalikan Duit kami!!!!&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/20967342-2799605327182233187?l=dharmainside.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dharmainside.blogspot.com/feeds/2799605327182233187/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=20967342&amp;postID=2799605327182233187' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20967342/posts/default/2799605327182233187'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20967342/posts/default/2799605327182233187'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dharmainside.blogspot.com/2008/04/udah-beberapa-hari-ini-acara-pak-bondan.html' title=''/><author><name>DhaRma Lubis</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11932589018592303066</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='26' src='http://bp3.blogger.com/_JANd-LD6d-I/R4NE0WrJuMI/AAAAAAAAABA/Flyb8sz0HEE/S220/1_164868651l.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-20967342.post-7004144529765217527</id><published>2008-03-27T06:52:00.000-07:00</published><updated>2008-03-27T06:53:23.275-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>PPKPku sayang PPKPku malang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kemaren jrink ma diyah, main ke kos. mereka baru aja dari kampus lama tercinta yang isunya mau dibubarin. ternyata ada kabar baru, katanya si kampus tercinta itu mau diboyong ke kebumen kota asal orang tertinggi kedudukannya di kampus itu. gimana cara memboyongnya ya? ahh pertanyaan konyol sekaligus bego. tapi lebih bego lagi orang-orang yang menjadikan kampus yang punya banyak kenangan di setiap sudutnya itu jadi hidup segan mati tak mau. nah lho..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;mereka cerita..katanya kampus kita kayak 'rumah hantu', semua mencekam, usang, serba tak terawat.kolam ikan yang dulunya jadi hiburan udah kering kerontang. kayak udah gak ada kehidupan lagi. ya...kalopun ada tinggal satu dua ekor...emang hewan?? ehem...katanya cuma satu yang makin kinclong, yaitu mesjid yang dulunya sering banget  dibuat tempat bertengger kalo lagi istirahat. ya..iyalah secara  mesjid itu bukan punya kampus.hehehe..lorong2 kelas udah kosong dan cuma bercerita tentang sepi...hikss...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kampus yang orang2 selalu kasih pertanyaan 'PPKP itu singkatan dari apa sih?' itu cukup memberi satu kehidupan baru dalam bagian perjalanan hidup ini. ya..walaupun kampus kecil baik secara nama, status dan lokasinya tapi gak pernah ngalahin gedenya universitas lain. bukannya mau nyenengin diri doang...tapi setengah nyawa yang kuraih kembali dari keterpurukan masa silam itu berasal dari sana. banyak ketemu orang-orang hebat yang begitu rendah hati, gak berniat bombastis sih..tapi ada terselip rasa bangga dari dalam hati kalo membongkar lagi memori dan kenangan dari kampus yang dikasih julukan UGM alias Utara Gajah Mada. hmmm..lumayan..kena2 brand dikit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;apa kabar GSH? wah radio kampus yang selalu kita banggakan pada dunia. yang kata anak2 kampus singkatannya 'GSH = Geser Sedikit Hilang' hehehe padahal kan 'GSH = garda semut hitam'. GSH juga bagian dari proses hidup ini. banyak pelajaran yang berharga dari sana. panjang plus buanyak cerita disana..yang kalo dipaksain nulis disini bisa-bisa blognya ngamuk2 karna udah overload. bah!!&lt;br /&gt;fiuhhh...sayang banget ya..padahal para pengajar disana semuanya orang hebat, bisa diadu deh..emang ayam?? bisa dibanggain!!. sayangnya apresiasi dari kampus rada jelek. padahal mereka mau aja dibayar dengan harga yang gak sebanding ama titel sarjana yang didapat bahkan dari luar negeri sekalipun..pendidikan yang malang!!!&lt;br /&gt;beehh...kampus yang lebih gede gak jamin buat mendapatkan yang lebih besar dan berharga. walau kampus kecil tapi udah kayak lautan yang ujungnya susah digapai dan menyimpan banyak harta karun. belum lagi hikmah2 hidup yang didapat disana. bagai mutiara yang gak ada gantinya. status 'swasta' dan 'politeknik' juga bukan ukuran untuk nggak mendapatkan banyak ilmu yang berharga. 'negeri' juga belum tentu bisa memberikan sesuatu yang lebih baik. padahal "milik negara tidak untuk diperjualbelikan" tapi tetep aja gatel pengen ngobyekin segalanya dengan alasan... maaf dana dari pemerentah gak cukup ngidupin seribu orang.&lt;br /&gt; toh...ternyata harga gak jamin bisa menentukan kualitas ato gak. hmmm....ya jaid ngawur lagi ni..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;terima kasih Tuhan..telah membiarkan aku masuk dalam fase itu. melewati bagian cerita bersama kampus itu. kampus yang namanya cuma terdengar seperti pancaran radio komunitasnya. jakal sekitarnya. eitss...tapi lulusannya boleh di deteksi kesuksesannya..(bagian ini paling gak enak nih)&lt;br /&gt;**kita termasuk gak ya jrink, dee?? heheh semoga mengikuti jejak langkah yang lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;terima kasih buat pak Purwadmadi yang selalu menularkan dan menyulut bara semangat dalam hati kami. terima kasih atas kerja kerasnya untuk membuat jurusan kita bertahan walau cuma beberapa dinasti saja. itu sudah lebih dari cukup. masa sih?? terima kasih sudah membesarkan hati kami ketika merasa berada pada sudut yang kecil. terima kasih telah menunjukkan pada kami bahwa orang hebat itu berawal dari sesuatu yang kecil. terlebih lagi buat dana pribadinya yang semoga  saja bapak2 yang diatas akan tau suatu hari nanti.&lt;br /&gt;terima kasih buat pak Kartika yang udah meneruskan estafet kepemimpinan yang walaupun secara gotong royong melawan ketiadakadilan..toh..tetep aja kita ini jurusan tiri..hehehe. terima kasih buat Bu susi yang selalu keras pada kami dan ternyata kami baru tau kalo di UPN ibu jauh lebih keras. tapi semua itu demi kebaikan. buat mas adink yang selalu cerdas menyumbangkan separuh pengalamn dan ilmu jurnalistiknya. buat pak octo yang masih mau menyunat jadwalnya yang super sibuk. seluruh dosen yang lain yang gak bisa ditulis satu persatu semoga Tuhan membalas segala kebaikan kalian.terima kasih udah buat kami sadar kalo kami beruntung pernah jadi bagian disana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;last but not least&lt;/i&gt;...kawan-kawan yang pernah kukenal disana...selamat berjuang dengan hasil apapun yang kalian dapat hingga kini. semoga kita jadi bagian orang-orang hebat itu. anak-anak broadcast &amp;amp; jurnalistik 2002 senasib seperjuangan..mari kita koyak lapisan langit dan bumi dengan tangan-tangan tangguh kita. semoga kita bisa menggenggam dunia ini!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;nb :&lt;br /&gt;selamat jalan ya..hati-hati disana..semoga gak berakhir jadi pusat pembibitan buah naga en tanaman hias lagi. smoga banyak-banyak nerima mahasiswa daripada nerima pesenan pembuatan pot-pot tanaman hias. semoga disana gak ada lagi yang bilang, kalo kampusnya mirip kayak SD, madrasah penginapan, universitas pohon nangka ato apapun juga.&lt;br /&gt;semoga betah ya...ditempat yang baru. selamat menempuh hidup baru!!!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/20967342-7004144529765217527?l=dharmainside.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dharmainside.blogspot.com/feeds/7004144529765217527/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=20967342&amp;postID=7004144529765217527' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20967342/posts/default/7004144529765217527'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20967342/posts/default/7004144529765217527'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dharmainside.blogspot.com/2008/03/ppkpku-sayang-ppkpku-malang-kemaren.html' title=''/><author><name>DhaRma Lubis</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11932589018592303066</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='26' src='http://bp3.blogger.com/_JANd-LD6d-I/R4NE0WrJuMI/AAAAAAAAABA/Flyb8sz0HEE/S220/1_164868651l.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-20967342.post-1248698012763696966</id><published>2008-03-17T07:42:00.000-07:00</published><updated>2008-03-17T07:56:24.735-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>kayaknya lirik lagu D'Massiv ini pas buanget buat tema hidup saat ini. hanya saja, kata-kata cinta itu diganti dengan kata 'skripsi'. jadi kalo judul asli dari lagu jagoan band lulusan A mild wanted ini adalah 'cinta ini membunuhku' diganti jadi 'skripsi ini membunuhku'...ehem (serak!!) nah, bisa juga liriknya ditujukan bagi para dosen pembimbing yang terkadang betapa sulitnya mencari cara meluruhkan kerasnya hati mereka.. ehem (serak lagi!!) buat yang ditolak judulnya..wuihh pas banget nih...lagu ini sedikit menularkan energi yang gak tau apa itu negatif ato positif..dan sekali lagi kalo judulnya diganti lho..'skripsi ini membunuhku'.. ehem (makin serak aja!!)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;strike&gt;Cinta&lt;/strike&gt; skripsi ini membunuhku - D' Massiv&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;kau membuatku berantakan&lt;br /&gt;kau membuatku tak karuan&lt;br /&gt;kau membuat ku tak berdaya !&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kau menolakku&lt;br /&gt;acuhkan diriku !&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*&lt;br /&gt;bagaimana caranya untuk meruntuhkan kerasnya hatimu&lt;br /&gt;kusadari ku tak sempurna&lt;br /&gt;ku tak seperti yg kau inginkan !&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;reff :&lt;br /&gt;kau hancurkan aku dgn sikapmu&lt;br /&gt;tak sadarkah kau telah menyakitiku&lt;br /&gt;lelah hati ini meyakinkanmu&lt;br /&gt;cinta ini membunuhku !&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/20967342-1248698012763696966?l=dharmainside.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dharmainside.blogspot.com/feeds/1248698012763696966/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=20967342&amp;postID=1248698012763696966' title='4 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20967342/posts/default/1248698012763696966'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20967342/posts/default/1248698012763696966'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dharmainside.blogspot.com/2008/03/kayaknya-lirik-lagu-dmassiv-ini-pas.html' title=''/><author><name>DhaRma Lubis</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11932589018592303066</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='26' src='http://bp3.blogger.com/_JANd-LD6d-I/R4NE0WrJuMI/AAAAAAAAABA/Flyb8sz0HEE/S220/1_164868651l.jpg'/></author><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-20967342.post-9152210561068643836</id><published>2008-03-11T21:21:00.000-07:00</published><updated>2008-03-11T22:06:35.841-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;..........................&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Maybe surrounded by&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt; A million people I&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt; Still feel all alone&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt; I just wanna go home&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt; Oh I miss you, you know&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;.........................&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Another aeroplane&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt; Another sunny place&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt; I’m lucky I know&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt; But I wanna go home&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt; Mmmm, I’ve got to go home&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;Let me go home&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt; I’m just too far from where you are&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt; I wanna come home&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;(michael buble-home)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: center; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;......................&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;" class="chord"&gt;Ayah dalam hening sepi kurindu &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;" class="chord"&gt;Untuk menuai padi milik kita &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;" class="chord"&gt;Tapi kerinduan tinggal hanya kerinduan &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;" class="chord"&gt;Anakmu sekarang banyak menanggung beban&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="chord"&gt;(ebiet G. Ade-titip rindu buat ayah)&lt;br /&gt;...........................&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;siapa aja boleh gak setuju kalo 'rumah' adalah tempat yang paling nyaman di dunia ini. tapi buatku rumah yang bukan semata pengertian tempat atau hunian untuk tinggal, benar-benar tempat paling nyaman bila dibandingkan dengan tempat manapun di belahan bumi ini. mungkin pas berada didalamnya selalu merasa kalo rumah itu gak bikin betah. tapi setelah kita keluar, setelah banyak berjalan dan melihat keluar ternyata rumah tempat yang paling nyaman.&lt;/span&gt;&lt;span class="chord"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span class="chord"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span class="chord"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;ini kesekian kalinya aku mendadak cengeng, aku mendadak sentimentil, dan sialnya aku mendadak rindu rumah lagi. disana ada keluarga yang aku yakin betul kalau segalak-galaknya si emak gak kan mungkin mau menyakiti dan melukaiku. sekeras-kerasnya si ayah gak kan menjerumuskanku dalam kesusahan. disana berlimpah ruah kasih sayang yang gak mungkin tergantikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;di rumah gak kan perlu kesusahan mencari apapun yang membuat diri ini terluka dan bersimbah airmata. di rumah gak perlu khawatir hari ini bisa bertahan atau nggak menjalani semuanya.&lt;br /&gt;tapi ya masa iya??? harus bersikukuh di wilayah atau zona aman itu terus? hidup kan harus berjalan terus. kalo mau kuatkan emang harus keluar dari titik aman.&lt;br /&gt;kalo mau berani kan harus keluar melewati semuanya yang kadang jalannya tinggi menjulang dan dan juga terjal.&lt;br /&gt;bukankah emang harus melewati semua cobaan dulu maka menjadi tangguh. bukankah harus jatuh bangun dulu maka bisa jadi pejuang yang menang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;akhhh.....sialnya...kali ini...detik ini benar2 rindu rumah..mau pulang!!! mak....ayah.....aku mau pulang...kembali ke dekapan kalian. bergelanyut dan tenggelam dalam samudera kasih sayang kalian. aku mau kembali berkelakar dan bersendau gurau tanpa beban bersama kalian. aku ingin bercerita banyak tentang mimpi yang ingin kita buat. semua cita-cita yang pernah kita utarakan pada makan siang waktu lalu. tentang inginmu terhadap apa yang harus kami lakukan untuk ummat dan bangsa ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;menemani hari tua kalian yang paling tidak kuberikan sesuatu yang menurut kalian tak pernah sia-sia melahirkanku. mak...ayah, rasanya idang mau lari saja dari semua yang telah dilewati dan itu menyakitkan. ingin rasanya mengadukan semuanya, berkeluh kesah segenap hati. ingin rasanya turut merasakan lelah dan beban sepulang bekerja yang dari dulu hingga kini kalian lewati. tapi aku bisa apa??&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;akh... padahal aku tau, ayah kan pernah berpesan...kalau penderitaanku ini belum ada apa-apanya. kalau ayah sangat benci dengan keluh kesah dan rengekan. kan emak juga tidak pernah membiarkan airmata jatuh karena merasa kesusahan melewati cobaan hidup ini. tapi yah...tapi mak..anakmu ini benar-benar rapuh. anakmu ini masih seperti bayi yang beberapa tahun lalu kalian lihat kelahirannya bersama. anakmu ini  masih anak yang bodoh akan likaliku hidup yang pahit yang telah lebih dulu kalian lewati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ya...akhirnya aku paham, kalau dulu mengadu bukan kebiasaan yang kalian ajarkan agar kami bisa kuat menjalani smuanya. tapi ternyata...hari ini  aku kalah pada hati yang rapuh, jiwa yang lemah. bahkan pada Tuhan saja aku tak kuasa mengadu. aku hanya bisa mengumpat dan memaki diri sendiri.&lt;br /&gt;sampai pada titik ini, aku hanya bisa menitikkan airmata, merintih dalam hati atas semua yang kujalani.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ayah...emak... berdoalah terus (dan aku yakin betul bibir kalian tak pernah berhenti berdoa buat kami anakmu)agar perjuangan kalian membesarkanku selama ini akan berbuah manis. agar takkan lagi kulukai hati-hati kalian. agar masa tua kalian penuh dengan senyum yang mengembang karena melihat buah hati kalian berhasil mencapai yang terbaik. agar keringat, darah dan airmata kalian terbayar cepat atau lambat. Tuhan....aku sujud ampun :'(&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span class="chord"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span class="chord"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span class="chord"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;" class="chord"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/20967342-9152210561068643836?l=dharmainside.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dharmainside.blogspot.com/feeds/9152210561068643836/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=20967342&amp;postID=9152210561068643836' title='7 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20967342/posts/default/9152210561068643836'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20967342/posts/default/9152210561068643836'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dharmainside.blogspot.com/2008/03/blog-post.html' title=''/><author><name>DhaRma Lubis</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11932589018592303066</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='26' src='http://bp3.blogger.com/_JANd-LD6d-I/R4NE0WrJuMI/AAAAAAAAABA/Flyb8sz0HEE/S220/1_164868651l.jpg'/></author><thr:total>7</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-20967342.post-2057446085294059502</id><published>2008-03-09T23:41:00.000-07:00</published><updated>2008-03-10T00:00:53.802-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>kok bisa jadi aku yang tertuduh ya? kok aku ngerasa jadi dihakimi? dan kok aku jadi ngerasa ditunjuk hidungnya? kok jadi ngerasa seolah2 dibilangin...' syukur lu...' atau 'mampus lu' atau...'rasain lu!'.. ketika saya membaca sebuah tulisan yang mengomentari blog saya. hati ini jadi geram sendiri. kontan saja hati ini jadi panas. sampai-sampai seluruh badan mendingin. padahal saya sudah berusaha melupakan semuanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kok bisa saya dituduh meningalkan orang lain yang menyebut beramai-ramai diri mereka teman? kok bisa saya dituduh mengabaikan ketulusan dari seorang?&lt;br /&gt;kenapa saya yang harus berkaca sedang orang lain sangat enggan melihat dirinya? kenapa saya harus dibilang KONYOL sedang orang lain juga melakukan kekonyolan yang serupa kepada orang lain?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;asli saya sakit hati!!!! sumpah....kata-kata baik itu dari sms, blog atau kata-kata langsung udah terlanjur berubah menjadi luka. luka yang udah mengering hampir terkoyak lagi dan berdarah lagi. kenapa saya harus capek2 mengerti perasaan orang lain kalo kegalauan saya dan perasaan saya tidak dihirauan orang lain?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;bukankah kita butuh waktu untuk menyampaikan isi hati. bukankah kita punya cara-cara snediri untuk mengobati kegalauan hati? walau ini terkesan membela diri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tapi bukankah DIAM itu jauhh lebih baik dari kata-kata yang menyakitkan dan menghujam hati yang akan dibawa sampai mati? kalau disuruh milih saya lebih baik ditikam belati hingga mati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;bukankah Tuhan yang Maha Adil menitipkan rasa sedih, luka, kehilangan, bahkan ditinggalkan agar kita tidak perlu sombong ketika berjalan di muka bumi?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;bukankah menuduh lebih kejam dari hukuman manapun didunia ini? dan sayangnya saya bukan nabi yang bisa dengan segera menepis luka dan sedih di hati lalu memaafkan. sialnya saya bukan malaikat yang mampu dengan jernih hati dan pikiran untuk menilai atas apapun kejadian serta peristiwa dimuka bumi ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;@@#$&amp;amp;^%$^$&amp;amp;^%&amp;amp;^*^^@%^%*(&amp;amp;*(&amp;amp;*%&amp;amp;^$&lt;br /&gt;##^$^#%@#!$*%^&amp;amp;***(+YRTYDF#$%^TY&amp;amp;*^U^Y&lt;br /&gt;^HHRF$**((KUIOJ&lt;{}K(YH%F$HYKOKI**&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;nb:&lt;br /&gt;TERIMA KASIH KALIAN SUDAH MEMBUKA MATA SAYA TENTANG SIAPA DIRI KALIAN SEBENARNYA.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TERIMA KASIH ATAS TAMPARAN DAN TUDUHANNYA PADA SAYA.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/20967342-2057446085294059502?l=dharmainside.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dharmainside.blogspot.com/feeds/2057446085294059502/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=20967342&amp;postID=2057446085294059502' title='4 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20967342/posts/default/2057446085294059502'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20967342/posts/default/2057446085294059502'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dharmainside.blogspot.com/2008/03/kok-bisa-jadi-aku-yang-tertuduh-ya-kok.html' title=''/><author><name>DhaRma Lubis</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11932589018592303066</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='26' src='http://bp3.blogger.com/_JANd-LD6d-I/R4NE0WrJuMI/AAAAAAAAABA/Flyb8sz0HEE/S220/1_164868651l.jpg'/></author><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-20967342.post-8325385756571602177</id><published>2008-02-24T22:43:00.000-08:00</published><updated>2008-11-12T23:49:39.833-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;span style="font-family: arial; font-weight: bold;font-size:100%;" &gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_JANd-LD6d-I/R8Jls3J3jUI/AAAAAAAAABY/BFRFAs3H62E/s1600-h/uploads_library_groupings_Elevator_interior.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://3.bp.blogspot.com/_JANd-LD6d-I/R8Jls3J3jUI/AAAAAAAAABY/BFRFAs3H62E/s320/uploads_library_groupings_Elevator_interior.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5170807143568739650" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="font-family: arial; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Tips Agar Tidak bete Saat di Dalam Lift&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;*&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;15 tips agar tidak bete saat di dalam lift:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Ketika anda hanya berdua dengan orang tak dikenal, colek bahunya! Kemudian anda pura-pura melihat ke tempat lain..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Tekan tombol lift kemudian anda pura-pura kesetrum. Tersenyumlah, lalu..... ulangi lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Pasanglah muka menyeringai kesakitan sambil memegangi kepala anda dan mengumpat: Diam, semuanya diam!.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Gunakan HP anda untuk telpon ke Psikolog sambil bertanya apakah dia tahu di lantai berapa anda sekarang ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Bawalah kamera dan ambillah gambar semua orang yang ada di dalam lift.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Pindahkan meja kerja anda ke dalam lift. Jika ada yang masuk, tanyakan apakah mereka sudah membuat janji?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Bentangkan papan catur di lantai lift dan ajaklah orang-orang, barangkali ada yang mau main.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. Letakkan sebuah bungkusan di pojok, jika ada yang masuk, tanyakan apakah mereka mendengar suara tik...tik...tik...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="" lang="IT"&gt;9. Anda pura-pura jadi pramugari! Tunjukkan prosedur keselamatan penerbangan seperti di dalam pesawat terbang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10. Ketika pintu menutup, beri pengumuman kepada orang-orang. Tenang, jangan panik, nanti pasti terbuka lagi koq!.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;11. Bukalah tas anda, sambil melihat ke dalam tas, tanyalah: Udaranya cukup nggak disitu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;12. Diam dan jangan bergerak sama sekali di pojok lift, menghadap dinding, jangan pernah keluar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;13. Bawalah wayang golek atau wayang kulit, gunakan wayang itu untuk ngobrol dengan orang di dekat anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;14. Dengarkan suara di dinding lift dengan stetoskop.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;15. Buatlah garis di lantai sekeliling anda menggunakan kapur, lalu bilang: Ini adalah wilayah SAYA &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="SV"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;  &lt;div style="font-family: arial; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;color:navy;"&gt;&lt;span style=";color:navy;"  lang="SV"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;  &lt;div style="font-family: arial; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;color:navy;"&gt;&lt;span style=";color:navy;"  lang="SV"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);"&gt;" Selamat Mencoba "&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;*dikutip dari milis MyQ&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/20967342-8325385756571602177?l=dharmainside.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dharmainside.blogspot.com/feeds/8325385756571602177/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=20967342&amp;postID=8325385756571602177' title='4 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20967342/posts/default/8325385756571602177'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20967342/posts/default/8325385756571602177'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dharmainside.blogspot.com/2008/02/tips-agar-tidak-bete-saat-di-dalam-lift.html' title=''/><author><name>DhaRma Lubis</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11932589018592303066</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='26' src='http://bp3.blogger.com/_JANd-LD6d-I/R4NE0WrJuMI/AAAAAAAAABA/Flyb8sz0HEE/S220/1_164868651l.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_JANd-LD6d-I/R8Jls3J3jUI/AAAAAAAAABY/BFRFAs3H62E/s72-c/uploads_library_groupings_Elevator_interior.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-20967342.post-1393047477490039016</id><published>2008-02-02T19:16:00.000-08:00</published><updated>2008-11-12T23:49:39.994-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_JANd-LD6d-I/R6UzBJwxujI/AAAAAAAAABQ/ubHEUFcPTFk/s1600-h/mcr_press3.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/_JANd-LD6d-I/R6UzBJwxujI/AAAAAAAAABQ/ubHEUFcPTFk/s320/mcr_press3.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5162588642743532082" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;gara-gara MCR jadi nekatz!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;gara-gara MCR jadi bobol tabungan :P&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;gara-gara MCR jadi nyimpen rapat-rapat rencana ini dari temen-temen dan akhirnya pengakuan dosa ama mereka menjelang hari H. "gila lu..." kata mereka. (segitunya!! emang!!) tapi ama ortu cukup bilang ke jakarta doank. "hati-hati disana ya Nak.." pesennya. fiuhhhh..untunglah ntar deh ngakunya..!@##$%#%^^&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;gara-gara MCR jadi nginjakin kaki di jakarta yang dalam kepala hanya ada kekerasan hidup disana..(ternyata seru juga..) jadi Si Bolang(bocah ilang) ke kota seharian&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;gara-gara MCR jadi naek busway..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;gara-gara MCR jadi keliling jakarta (dari bekasi,priok,jakarta barat ampe jaksel) gratis pake travel yang lagi nyari2 alamat penumpangnya..assikkk!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;gara-gara MCR jadi bersua dengan kawan lama&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;gara-gara MCR jadi liat betapa serunya proses liputan berita TV--jadi pengen cepet lulus!!!hikss...buntu!!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;gara-gara MCR jadi ngebuktiin sendiri kalo 'etnis' sendiri banyak menguasai dunia transportasi khususnya ibu kota ini alias supir en kenek, selain kemaren shock waktu denger di bogor..hajarr bang!!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;gara-gara MCR berangkat diiringi ujan deras dan awan hitam pulang juga dengan ujan deras dan gludug..jadi bisa liat banjir dikit-dikit..hmm&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;gara-gara MCR gak peduli masuk angin en badan udah remuk dijalan...Care Devil alias PEDULI SETAN!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;gara-gara MCR jadi bisa nyuekin artis-artis di depan mata yang biasanya liat di TV doank..YES!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;gara-gara MCR jadi sadar kalo sekarang udah cukup tua untuk hal yang beginian..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;gara-gara MCR tenaga terkuras habis di jalan, tenggelam dalam lautan ABG dan akhirnya diamankan...hiks!!! daripada jadi pindang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;gara-gara MCR bisa ngelupain masalah yang makin buntu aje sejenak!!! semacam pelarian..YES!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;gara-gara menuju MCR jadi banyak yang yang diliat dan didapat...jadi semuanya setimpal!! alhamdulillah...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;long live MCR!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;thanx berat buat &lt;strong&gt;Dian&lt;/strong&gt; DetikCom,,maksih buat tumpangannya yak!!!sukses buat karir en cintanya..semoga Tuhan membalas kebaikanmu.&lt;br /&gt;buat &lt;strong&gt;mbak Lia &lt;/strong&gt;en&lt;strong&gt; mbak Nung&lt;/strong&gt; kalian emang informan sejati...maturnuwun sanget nggih, thanx buat segala atensi dan perhatiannya..:D&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/20967342-1393047477490039016?l=dharmainside.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dharmainside.blogspot.com/feeds/1393047477490039016/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=20967342&amp;postID=1393047477490039016' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20967342/posts/default/1393047477490039016'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20967342/posts/default/1393047477490039016'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dharmainside.blogspot.com/2008/02/gara-gara-mcr-jadi-nekatz-gara-gara-mcr.html' title=''/><author><name>DhaRma Lubis</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11932589018592303066</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='26' src='http://bp3.blogger.com/_JANd-LD6d-I/R4NE0WrJuMI/AAAAAAAAABA/Flyb8sz0HEE/S220/1_164868651l.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_JANd-LD6d-I/R6UzBJwxujI/AAAAAAAAABQ/ubHEUFcPTFk/s72-c/mcr_press3.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-20967342.post-1105766582281997837</id><published>2008-01-02T04:53:00.000-08:00</published><updated>2008-01-08T02:04:27.370-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;h3 class="entry-header"&gt;welcome 2008&lt;br /&gt;&lt;/h3&gt;      &lt;div class="entry-content"&gt;    &lt;div class="entry-body"&gt;     &lt;p&gt;gak ada yang ngalahin meriahnya perayaan tahun baru di seluruh dunia. pada awal januari di berbagai belahan dunia merayakannya secara serentak dengan berbagai macam cara. ada yang berkeliling kota dengan terompet, ada yang pegi ke klub2 malam atau tempat2 hiburan lainnya. gak terkecuali Indonesia raya ini. semuanya gak mau ketinggalan merayakan. terompet dan kembang api serta petasan laku keras. semua EO bergerak cekatan dan cerdas mengkonsep acara yang paling seru buat acara yang cuma sekali setahun itu dan upss maaf kadang perayaan hari besar gak semeriah itu. ehemm semoga salah....&lt;br /&gt;dalam satu malam banyak orang yang beralih profesi sebagai tukang bakar jagung atau lainnya. kalo bakar yang lain dilarang ama pemerintah. apalagi bakar rumah..itu biar yang berwenang melakukannya. karna kalo itu berakhir dengan claim asuransi..fiuhh...&lt;br /&gt;setiap tahunnya masyarakat Indonesia melakukan ritual perayaan. bahkan pemda beberapa wilayah indonesia punya persiapan khusus buat perayaan itu. peduli setan dengan kondisi sekitarnya.."kan taon baru cuma sekali setahun..kalo bencana kan hampir setiap bulan ada..gak istimewa" !@$#$#% jadi mau nguliahin plus menggurui nih ceritanya...upss sori bukan itu...yang ingin diceritain itu.. adalah setiap tahun semua orang punya harap baru...ada optimis baru ada yang lebih baik dari sebelumnya...dengan kata lain selalu punya semangat baru menyongsong tahun baru (&lt;em&gt;gak salah dong!!!&lt;/em&gt;) yang dituangkan dengan berbagai macam bentuk perayaan yang berbeda-beda. yang agak jadi msalah sebenarnya semangat merayakan tahun baru memang selalu bergaung dalam hati semua orang tapi sayangnya hanya sedikit orang yang punya semangat perbaikan baik diri dan sekitarnya.. semangat yang seharusnya diletakkan di nomer urut pertama. bukan berakhir di ujung hitungan  yang diteriakkan beramai-ramai '5...4...3..2..1... teeettttt selamat tahun baru' dan keesokan harinya tetep aja seperti yang dulu cuma ganti digit tahunnya aja.&lt;br /&gt;semoga tahun ini (lagi...lagi...dan lagii...) akan ada sesuatu yang jauh lebih baik dari yang lalu..&lt;br /&gt;seorang teman mengirim pesan di tahun baru : &lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;em&gt;"start a new day with &lt;strong&gt;a clean heart, no doubt, no tears, no fear, no worry&lt;/strong&gt;, happy new year 2008" &lt;span style="font-size:0;"&gt;(umie)&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;yupp yang lalu biarlah tinggal dibelakang...tanpa harus kembali lagi...tak boleh menyesal, menangisi kembali..karna yang ada hanya hari ini. masa lalu dan masa depan adalah hal yang ghaib. selamat bertarung para pejuang tangguh!!!!(dan semoga itu adalah kita)&lt;/p&gt;    &lt;/div&gt;       &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/20967342-1105766582281997837?l=dharmainside.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dharmainside.blogspot.com/feeds/1105766582281997837/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=20967342&amp;postID=1105766582281997837' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20967342/posts/default/1105766582281997837'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20967342/posts/default/1105766582281997837'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dharmainside.blogspot.com/2008/01/welcome-2008-2-gak-ada-yang-ngalahin.html' title=''/><author><name>DhaRma Lubis</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11932589018592303066</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='26' src='http://bp3.blogger.com/_JANd-LD6d-I/R4NE0WrJuMI/AAAAAAAAABA/Flyb8sz0HEE/S220/1_164868651l.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-20967342.post-5755995347271895468</id><published>2008-01-02T04:07:00.000-08:00</published><updated>2008-11-12T23:49:40.274-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_JANd-LD6d-I/R4NNPWrJuNI/AAAAAAAAABI/aWe9J-0zN1c/s1600-h/flood6.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_JANd-LD6d-I/R4NNPWrJuNI/AAAAAAAAABI/aWe9J-0zN1c/s200/flood6.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5153047324821928146" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-family:georgia;" &gt;Duka tutup Tahun&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="entry-content"&gt;    &lt;div class="entry-body"&gt;     &lt;p&gt;baru aja beberapa minggu yang lalu (18des07) aku diajak arif 'bisul' ke kemuning (perkebunan teh di deket daerah tawang mangu). ya biasalah agenda dadakan, karna dari semua janjian yang dibuat, 80% biasanya berhasil kalo dadakan terlepas persiapannya oke apa nggak. karna topik hidup kami lagi sama broken heart,broken dream, broken wings dan sebagainya jadilah kami berangkat kesana. trus...sehari sebelum hari raya idul adha (19des07) siang harinya..arif sms..."mbak main ke bengawan solo yuk..." hmm padahal kami janjian sorenya ke jogja. mana lagi beres2 bawaaan eh datanglah makhluk itu tanpa peduli kalo kubilang ntar lagi. tapi ya...namny hasrat ingin nongkrong mengalahkan segalanya, gak peduli kalo belum mandi (gak ada yang tau ini-kata arif) hmmm gak usah mikir lagi..hayuukk kita cabut!!&lt;br /&gt;gak disangka..seminggu setelah itu, tepat di 3 (26des2004)tahunnya tsunami aceh..hujan deras di bulan desember mengirim musibah tanah longsor di daerah tawangmangu kab.karanganyar yang merenggut nyawa yang tidak sedikit. bengawan solo pun tak kuasa menahan debit air yang semakin naik dan akhirnya meluap. hingga menyapu banyak pemukiman dan memakan korban kembali. parahnya lagi,banjir kiriman sampai ke daerah jatim dan kondisinya sangat buruk. kabar terakhir daerah paling parah salah satunya adalah lamongan (oh god, itukan kampung halamanmu rif...alhamdulillah tempatmu aman dek).btw banjir solo kali ini terbesar setelah tahun 1966. aku jadi merinding bener2 dekat disekitar. taun lalu 2006 gempa jogja aku juga disna. benar2 dekat dan kali ini banjir yang menutup tahun 2007 ini. sedihh... tapi..ya memang pada gilirannya semua akan terjadi. kita hanya menunggu giliran. bencana datang silih berganti. pasti dengan kesadaran penuh, bahwa selama ini kita kurang berdamai dengan alam. kita tidak bersahabat. goyahlah keseimbangan alam.alhasil alam pun berbicara melalui bencana. mungkin kalo di urai akan panjang lebar dan ada ahlinya yang bisa berbicara soal itu. mungkin sudah waktunya...kita ini makhluk akhir zaman. Tuhan...semoga tidak tercicipi ngerinya kiamat iitu. sinyal2 Tuhan sudah kuat sejak dulu agar kita bisa menterjemahkan pesan atau sandi dari langit tentang harus tidaknya kita berbuat di atas muka bumi ini. Tuhan..ampunn...beribu-ribu ampun.. fungsi ke'adam'an ini belum terlaksana dengan baik. semoga masih ada tersisa waktu..&lt;br /&gt;benar kata seorang teman setahun yang lalu...tahun ini(2007) tahun bencana dibuka dengan bencana dan ditutup dengan bencna juga.&lt;br /&gt;Tuhan..smoga ENGKAU belum kehilangan kesabaran atas semua apa yang kami lakukan selama ini.&lt;br /&gt;semoga...kami minta ampun&lt;/p&gt;    &lt;/div&gt;       &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/20967342-5755995347271895468?l=dharmainside.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dharmainside.blogspot.com/feeds/5755995347271895468/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=20967342&amp;postID=5755995347271895468' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20967342/posts/default/5755995347271895468'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20967342/posts/default/5755995347271895468'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dharmainside.blogspot.com/2008/01/welcome-2008-baru-aja-beberapa-minggu.html' title=''/><author><name>DhaRma Lubis</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11932589018592303066</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='26' src='http://bp3.blogger.com/_JANd-LD6d-I/R4NE0WrJuMI/AAAAAAAAABA/Flyb8sz0HEE/S220/1_164868651l.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_JANd-LD6d-I/R4NNPWrJuNI/AAAAAAAAABI/aWe9J-0zN1c/s72-c/flood6.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-20967342.post-4604617835067562213</id><published>2007-12-12T21:47:00.000-08:00</published><updated>2007-12-12T21:50:32.951-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;h3 style="font-family: trebuchet ms;" class="entry-header"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;La Tahzan !!!&lt;/span&gt;&lt;/h3&gt;               &lt;p style="font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;yang namanya dikecewain udah biasa, yang namanya ditinggalin dengan atau tanpa alasan juga udah biasa, juga sebaliknya. mungkin benar kata dania, "mbak, hatiku ini udah kapalan, sol sepatunya udah aus .." karena yang namanya sakit hati itu udah biasa. tapi tetep ada yang lain di hati ini ketika peristiwa-peristiwa yang menyakitkan dan mengecewakan itu harus berulang. entahlah, mungkin aku belum terlalu siap dan kuat menghadapi orang-orang yang  datang saat mereka ada maunya dan pergi sesuka hati saat udah gak ada perlu lagi. ya...aku tampaknya belum cukup tegar ketika menghadapi arus lalu lalang orang yang datang dan pergi dalam hidup ini. benar kata orang, yang baru datang itu belum tentu bertahan dengan lama. itulah kenapa aku betul-betul sulit untuk membuka hati untuk memulai pertemanan atau apapun namanya. karena yang paling disesali, ketika semua berakhir dengan mengecewakan.dan untungnya aku belum lelah untuk berusaha menemukan maknanya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;sebenarnya bukan masalah kehilangan, ditinggalkan atau apapun istilahnya. karena bagiku, pengkhianatan terbesar adalah mengakhiri segalanya. tapi itulah... semuanya butuh proses. mungkin terlalu sering melihat dari kacamata sendiri. tapi ada tanda tanya besar dalam otak ini yang kadang suka mengusik sisi ego dalam diri, apa emang mereka udah ngerti aku, sampai-sampai mereka butuh untuk dimengerti olehku? adilkah? pernahkan mereka meraba hati yang terdalam ini untuk tahu apa sebenarnya yang terjadi didalamnya. sakit dalam hati ini sering mengabaikan logika dari setiap peristiwa. kata seorang temen mungkin kamu belum tulus. ingat betul kata mbak nunung,...Ma, sakit hati atau kecewa itu bener-bener bisa membekukan hati.. jangan sampai berlama-lama memendamnya. mbak nung bener....saat ini otak jadi dangkal karna terlalu lama berkutat dengan hal-hal yang penting yang membuat hati jadi beku dan dingin. ahhh entahlah....hanya Tuhan yang tau siapa aku sebenarnya dan apa yang ada dalam hati ini.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/20967342-4604617835067562213?l=dharmainside.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dharmainside.blogspot.com/feeds/4604617835067562213/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=20967342&amp;postID=4604617835067562213' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20967342/posts/default/4604617835067562213'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20967342/posts/default/4604617835067562213'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dharmainside.blogspot.com/2007/12/la-tahzan-yang-namanya-dikecewain-udah.html' title=''/><author><name>DhaRma Lubis</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11932589018592303066</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='26' src='http://bp3.blogger.com/_JANd-LD6d-I/R4NE0WrJuMI/AAAAAAAAABA/Flyb8sz0HEE/S220/1_164868651l.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-20967342.post-4277542738514978054</id><published>2007-12-08T23:36:00.000-08:00</published><updated>2007-12-08T23:45:54.200-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>emang harus gini kali ya...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;mungkin ada baiknya aku berprasangka baik pada keputusan Tuhan. toh semuanya akan pulih seperti sedia kala. toh hari ini akan jadi masa lalu. dan kayak kata si Podang, sedetik lalu adalah masa lalu.&lt;br /&gt;ya.. setelah berdiskusi dengan mas bismo semacam mendapat pencerahan. mungkin ada baiknya aku kembali pada jalan yang sudah pernah di tempuh sebelumnya. thanks buat diskusi yang membuat hati ini segar kembali. ya bisa jadi karna sedikit lupa pada hakikat hidup yang sebenarnya. hidup ini sendiri. kita tidak hidup yang hidup hanya sang Khalik. kita ini tiada yang ada hanya Dia. tapi ya tetap saja hijab Tuhan terlalu indah untuk disibak. dan menggoyahkan pandangan bahwa sebenarnya kita sang bani adam adalah tiada.&lt;br /&gt;bentar lagi tutup tahun. ya pasti pertanyaan yang gak pernah berhenti ditanyain, sudah jadi apakah kamu hari ini? ternyata jawabannya adalah belum jadi apa-apa. hiksss mengerikan !!! tragis.... fiuhhh&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;selamat datang kisah baru!!!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/20967342-4277542738514978054?l=dharmainside.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dharmainside.blogspot.com/feeds/4277542738514978054/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=20967342&amp;postID=4277542738514978054' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20967342/posts/default/4277542738514978054'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20967342/posts/default/4277542738514978054'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dharmainside.blogspot.com/2007/12/emang-harus-gini-kali-ya.html' title=''/><author><name>DhaRma Lubis</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11932589018592303066</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='26' src='http://bp3.blogger.com/_JANd-LD6d-I/R4NE0WrJuMI/AAAAAAAAABA/Flyb8sz0HEE/S220/1_164868651l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-20967342.post-4550793328244273493</id><published>2007-12-07T05:22:00.000-08:00</published><updated>2007-12-07T05:26:06.118-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;h3 class="entry-header"&gt;masihkah?&lt;/h3&gt;      &lt;div class="entry-content"&gt;    &lt;div class="entry-body"&gt;     &lt;p&gt;kenapa mendung kelabu ini masih saja menaungiku? sampai kapan? harus tercekat leher ini ketika teringat kembali. ahhh dasar brengsek....sialan....enyahlah sudah... aku tidak mau terlalu lama berkubang dalam kesedihan yang sebenarnya gak perlu dinikmati sama sekali. fiuhh....hati ini seperti remuk redam...hati ini diperas-peras hingga pilunya semakin dalam dan getahnya keluar dengan nanah dan darah. otak ini masih terlalu batu untuk teetp bersikukuh dengan memori2 yang gak penting diingat. teralalu picik sebenarnya mengkait2kan peristiwa2 lalu. cuma menambah parah luka yang ada.. hahhhh.... andai pena penghapus memori dalam film 'men in black' itu bener2 ada.. wah aku rasanya antri paling depan untuk memilikinya.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;oh...rasanya ingin kembali ke rahim ibu. ingin rasanya menutup mata atas semua cerita yang sudah dan akan dilalui. siapakah yang lebih menderita, 'pembuat luka' atau 'yang dilukai?'&lt;br /&gt;dari yang sudah dialami, yang terluka hanya bertahan dalam kesedihan hanya dalam jangka waktu yang singkat. tapi yang melukai alias pembuat luka akan menderita penyesalan seumur hidup. karena merasa bersalah.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;tapi untuk kali ini, begitukah? hah entahlah....hati ini terlalu lelah untuk dijejali lagi luka. ato benarkah itu membuat semakin tegar? ahhh Tuhan semoga hati ini tak mendingin lalu membatu...ampuunn beribu ribu ampunnn...&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;kapan lagi cahaya akan datang memberi sedikit penerangan dan hati akan lega kembali menghirupnya. &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;ya....semoga masih banyak waktu untuk kembali menikmati indahnya hidup yang penuh misteri ini. Tuhan..tetap hujani aku dengan kasih sayangMU...tetapkan aku dalam rahmatMu sepanjang usiaku..aaaminnn&lt;/p&gt;    &lt;/div&gt;       &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/20967342-4550793328244273493?l=dharmainside.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dharmainside.blogspot.com/feeds/4550793328244273493/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=20967342&amp;postID=4550793328244273493' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20967342/posts/default/4550793328244273493'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20967342/posts/default/4550793328244273493'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dharmainside.blogspot.com/2007/12/masihkah-kenapa-mendung-kelabu-ini.html' title=''/><author><name>DhaRma Lubis</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11932589018592303066</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='26' src='http://bp3.blogger.com/_JANd-LD6d-I/R4NE0WrJuMI/AAAAAAAAABA/Flyb8sz0HEE/S220/1_164868651l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-20967342.post-6161093147099111543</id><published>2007-12-07T05:17:00.000-08:00</published><updated>2007-12-08T23:32:07.560-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;h3 class="entry-header"&gt;HARI YANG ANEH!!!!&lt;/h3&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:0;"&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 0.8em;"&gt;&lt;em&gt; biasanya ku pelipur laramu&lt;br /&gt;biasanya ku hapus air matamu&lt;br /&gt;ku katakan semua kan baik-baik saja&lt;br /&gt;namun saat ini, saat kujatuh dalam hidupku&lt;br /&gt;reff: kubutuh dirimu berbagi bebanku&lt;br /&gt;temani diriku lalui saat ini&lt;br /&gt;katakan padaku semua kan berlalu&lt;br /&gt;dekaplah diriku saat ini kurapuh&lt;br /&gt;biasanya ku tak pernah goyah&lt;br /&gt;biasanya aku tetap tenang&lt;br /&gt;aku mampu hadapi rintangan menghadang&lt;br /&gt;namun saat ini, saat kujatuh dalam hidupku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;hanya untuk malam ini&lt;br /&gt;peluklah aku&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;hanya untuk malam ini&lt;br /&gt;esok kukan tegar kembali&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(basejam -saat terapuh)&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="entry-content"&gt;&lt;div class="entry-body"&gt;&lt;p&gt;kemarin (19-21 Nov07) jadi hari buruk. aku udah kayak banci Minder, mengurung diri seharian dikamar. ada kabar buruk yang kuterima kemarin pagi. dimulai dari bangun kesiangan dan mungkin malaikat subuh mengutukku pagi itu. begitu bangun, kepala masih pusing. akibat iseng,.... bagai disambar geledek akhirnya aku mendapat kabar tidak sedap. hmmm akhirnya pecah juga bendungan itu. ???&lt;br /&gt;ibarat ucapan belasungkawa pesan-pesan dari para teman dan sahabat berdatangan dan cukup menyejukkan hati. bak oase ditengah gurun padang pasir. semuanya menyakinkan diri dengan cara yang macam-macam bahwa semuanya pasti tergantikan. aaminn. kenapa juga seorang teman harus nyuruh aku nyium pantat bayi biar hilang gundah hati. saran yang aneh!!!! &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;disela-sela itu terselip geli dari dalam hati... dan menertawakan diri sendiri. ibarat kata gus dur, gitu aja kok repot. mungkin aku terlalu mendramatisir. padahal kalau mau diredam, bisa saja. tapi kupikir biar luka ini cukup sampai disini. biar kukeluarkan saja seperti muntah maka besok jangan lagi mengusik pikiran. &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;mungkin Tuhan mau bilang...gini lho rasanya tidak dihargai, gini lho biar kamu lain kali bisa tenggang rasa. biar diri ini bisa meraba rasa dan hati orang lain. hmmm yoha harus sadar diri, harus belajar dari semua ini. okehlah...&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;kuhubungi simbah yang menjadi orang terakhir yang tahu cerita pagi jahanam itu. katanya, hei coba kau renungkan segala renunganku ya. munculkanlah yakin dalam dirimu. kau itu istimewa bagi orang yang bisa melihatnya wahai pumpkin. &lt;span style="font-size:78%;"&gt;hidup itu bukan pilihan, tapi dalam hidup ada nasib dan kita berproses didalamnya&lt;/span&gt;. jadilah orang yang berbahagia.&lt;br /&gt;aku cuma menjawab, baiklah akan kupikirkan. simbah lalu bilang, jangan cuma dipikirkan tapi coba renungkan dan jadikan pedoman hidup..sip...&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;oia simbah juga pesen...hei pumpkin coba kau ganti 'about me' dalam profile di frenster..jangan 'perempuan sial'  lagi tapi 'perempuan yang paling beruntung didunia' wuihhh kok bisa??? itukan berlebihan...kalau untukmu aku tidak terima 'perempuan sial' ahh simbah...ada-ada aja. iya dehh coba dipikirkan. ehem...&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;simbah terus berpesan, sudah saatnya untuk tidak memaki diri sendiri lagi.( ya kasian diri ini ya mbah...) iya juga sih, kenapa juga akhir-akhir ini hobiku mengutuki segala hal. hah emangnya bundonya malin kundang. hmmm....mungkin hanya pelarian dari sebuah ketidakberdayaan. fiuhh...&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;ah sudahlah.... yang pasti semua pesan sang sahabat hingga tadi malam kusimpan baik dalam arsip otak ini. juga dalam ruang kecil dalam hati ini. hihihihi thanx 4 all my friends. terimakasih buat kalian semuanya. aku pasti akan merindukan semuanya :(&lt;/p&gt;    &lt;/div&gt;       &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/20967342-6161093147099111543?l=dharmainside.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dharmainside.blogspot.com/feeds/6161093147099111543/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=20967342&amp;postID=6161093147099111543' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20967342/posts/default/6161093147099111543'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20967342/posts/default/6161093147099111543'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dharmainside.blogspot.com/2007/12/hari-yang-aneh-biasanya-ku-pelipur.html' title=''/><author><name>DhaRma Lubis</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11932589018592303066</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='26' src='http://bp3.blogger.com/_JANd-LD6d-I/R4NE0WrJuMI/AAAAAAAAABA/Flyb8sz0HEE/S220/1_164868651l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-20967342.post-1925430100498452305</id><published>2007-11-21T16:33:00.000-08:00</published><updated>2007-11-21T17:01:56.379-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt; ngerinya sebuah rindu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;br /&gt;ada yang ironis dalam diri ini. sebuah keinginan yang ibarat dua sisi mata uang. berbeda tapi saling berdampingan. disatu sisi ingin rasanya kembali intim padaNya. bergulat dalam cinta yang sangat abstrak yang tak mampu hanya dituangkan dalam kanvas. tapi disisi lain takut yang luar biasa menggerogoti hati ini akan sebuah ujian yang mengikutinya sesudahnya. tentu saja karena aku berkali-kali terjerembab dalam jurang yang dalam. aku tau, teorinya tidak akan dikatakan beriman bila tidak diuji. nah ini dia yang jadi masalah. saat ini masih &lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-family: trebuchet ms;"&gt;ngeri-ngeri sedap&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt; untuk memulai kembali menanjak bukit cintaNya. mungkin setan bilang begini, "sering-sering aja ragu dan takut biar aku ada temennya..". ya....itu tentu menguntungkan kerajaannya. siwalan...dasar setan!! &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;aku pernah menjadi bagian rombongan orang-orang yang bergaun putih dengan cahaya yang berjalan pada jalan yang tepat. tapi pernah juga aku ikut dalam perjalanan dosa yang menempuh waktu yang cukup lama. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;tapi itulah sejatinya cinta Tuhan, aku selalu tetap menjadi undangan dalam perjamuan pengampunan dosa. tapi setelah itu, kadang aku berbalik arah lagi. sampai kapan? &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;kata sang bijak, sampai setan lelah melakukannya berkali-kali. hmmm... bertahan seperti ini memang sangat mustahil tanpa campur tanganNya. tapi terkadang diri terjebak dalam keyakinan bahwa diri ini ada. padahal tak sedetik pun diri berwujud. hah....sudah lelahkah? mudah-mudahan tak ada tanda-tanda kearah sana. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-family: trebuchet ms;font-size:130%;" &gt;mungkin hanya akunya saja yang kurang mampu menterjemahkan kebesaran dan nikmat Tuhan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;peta perjalanan hidup sebenarnya sudah digelar, hanya saja terkadang butuh seseorang yang mampu menunjukkan secara gamblang simbol -simbol yang tersirat pada peta. bahkan seseorang yang paham betul akan arah angin. hei....TUhan punya kekasih. lantas kemana kutemukan sang kekasih? ah....dasar manusia butut!!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;wuihhh sudah lama rasanya berkubang pada titik yang sama. kenapa diri enggan keluar saja. biar akan terbukti benarkan aku sudah siap menjalaninya kembali??? hah..sialnya ternyata benar cintaku padaNya belum ada apa-apanya. siap hancur bila kau mencintaNya. bersedia lebur dalam ketiadaan maka kau temukan adaNya. heiii mana sang pujangga pecinta indahNya. sudikah kiranya menuntun langkah tepat menujuNya segera.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;kemanakah ingin ini kualamatkan. rasanya ingin kukoyak tirai hijab antara kita. biar puas hati ini. biar lega dahaga ini. walau menurut sejarah akan hancur terburai. tapi toh sama saja, detik ini aku sudah hancur lebur. remuk redam dalam rindu tak bernama. pencarian yang separuh hidup selalu menghantui. ah.... nafsu muthmainnah... idola siapapun.. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Tuhan dalam setiap doa, aku berharap banyak agar perjalanan ini akhirnya menemukan singgasana dimana kau bersembunyi selama ini. semoga tanjakan kali ini lebih ringan terasa. semoga kerikil-kerikil itu bisa kusingkirkan tanpa terasa. berilah pelindung dalam perjalanan ini. semoga aku akan bertahan. akan segera kuusahakan!!! duhh semoga!&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/20967342-1925430100498452305?l=dharmainside.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dharmainside.blogspot.com/feeds/1925430100498452305/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=20967342&amp;postID=1925430100498452305' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20967342/posts/default/1925430100498452305'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20967342/posts/default/1925430100498452305'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dharmainside.blogspot.com/2007/11/ngerinya-sebuah-rindu-ada-yang-ironis.html' title=''/><author><name>DhaRma Lubis</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11932589018592303066</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='26' src='http://bp3.blogger.com/_JANd-LD6d-I/R4NE0WrJuMI/AAAAAAAAABA/Flyb8sz0HEE/S220/1_164868651l.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-20967342.post-877199472806555822</id><published>2007-11-15T17:09:00.000-08:00</published><updated>2007-11-15T17:52:44.163-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-family: verdana;"&gt;semuanya memburuk !! aneh!!!&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;...i'm not okay...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;-MCR-&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;gak pengen sebenernya. tapi sengaja membuka kembali arsip dalam otak ini. fiuhhh... rasanya manis asem asin. sengaja buka websitenya GSH FM. ternyata masih seperti dulu gak ada perubahan. yang nambah cuma guestbooknya doang. ya iyalah secara orang yang konsen utak atik udah gak aktif lagi. hmmm ya memori di sana banyak banget. thanks lah buat semua yang pernah datang dan pergi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;di sela-sela kondisi fisik yang kurang sehat.. hah...hidung dan tenggorokan yang aneh!! aku kembali mengingat masa lampau. ternyata semua orang yang pernah singgah di hati ini baik yang berakhir dengan tragis bahkan berakhir dengan sangat tidak jelas, atau kepada para sahabat sudah melesat dengan perubahan yang sangat baik. mereka sudah punya karir dan prestasi yang jauh lebih baik. melangkah dengan pasti dan melejit. punya progres masing-masing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sementara aku?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;masih berkutat dengan masalah yang tak bermutu. tak ada manfaatnya. tak ada maknanya.mengalami kemunduran!! duhai.... padahal kata sang bijak, orang yang merugi adalah orang yang hari ini lebih buruk dari hari kemarin.&lt;br /&gt;ada apakah denganku? kutukan kah? hukumankah atas dosa-dosa pada hati-hati yang tak bersalah?&lt;br /&gt;lingkungan ini ..cis...banyak mempengaruhi??? oh...malangnya...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;bentar lagi skripsi. tapi kepala ini belum dapat pencerahan. tak ada kata kunci yang bisa dipakai untuk keluar dari labirin terkutuk ini. &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;sialnya lagi gak ada temen diskusi&lt;/span&gt; yang pas. yang bisa diajak sharing apalagi brainstorming. sementara kabar dari rumah, ....'pulang ke rumah kalo udah dapat ijazah'...begitu kata ayah. fiuhhh&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;oh...disini aku mandeg..disini aku butek...disini aku gak bisa menjadi apa-apa. disini kembali jadi orang yang paling hina. disini aku tak bisa bergerak ke depan. haruskah terus mengumpat. sementara diri tak bisa berbuat banyak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TUHAN....selamatkan diriku ini..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kenapa nyaris masuk ke lubang yang sama? sedemikian bodoh kah aku? sedemikian miripkah dengan keledai? ah aku sudah muak sebenarnya... dada ini hampir meledak !!!!!&lt;br /&gt;sebenarnya lubang hitam ini untuk apa????&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kenapa harus mundur kebelakang. kenapa tidak bisa seperti mereka yang sudah mulai meniti babak baru yang begitu menggembirakan dan menggairahkan hidup.. arrggghhhhh.....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;!@#!$#^%$##^%$  :(  :'(&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; duh gusti.....bantu aku keluar dari kemelut ini.... wakafkan kembali cahaya yang pernah kau titip padaku. walau semuanya terkadang tak jaga dengan baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;duhai Yang Maha Perkasa...aku ini ketinggalan lokomotif... terpisah dari rombongan. benar-benar tertinggal dari para sahabat. mereka sudah mendaki bukit kesuksesan. sedang diri masih berenang-renang dalam kubangan. belum memulai apapun. tak punya prestasi apa-apa. jiwa ini sakit. kemana semua pelajaran silam yang menyejukkan hati ini?&lt;br /&gt;padahal ini sudah akhir zaman bukan? aku tak punya bekal apa-apa..ilmu ini masih dangkal. fiuhh waktuku habis untuk mengurusi hal-hal yang bodoh dan konyol tak punya arti apa-apa...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;hah....!@%%$#%^$%&amp;amp;*&amp;amp;^......&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;: apakah ada diantara kalian yang punya telaga untuk kutenggak hingga hilang dahaga ini???? :&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/20967342-877199472806555822?l=dharmainside.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dharmainside.blogspot.com/feeds/877199472806555822/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=20967342&amp;postID=877199472806555822' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20967342/posts/default/877199472806555822'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20967342/posts/default/877199472806555822'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dharmainside.blogspot.com/2007/11/semuanya-memburuk-aneh.html' title=''/><author><name>DhaRma Lubis</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11932589018592303066</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='26' src='http://bp3.blogger.com/_JANd-LD6d-I/R4NE0WrJuMI/AAAAAAAAABA/Flyb8sz0HEE/S220/1_164868651l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-20967342.post-6945545911273242706</id><published>2007-11-09T07:20:00.000-08:00</published><updated>2007-11-09T07:30:41.916-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms; color: rgb(51, 204, 0);"&gt;terhempas keluar dari dalam dasar laut yang gelap.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms; color: rgb(51, 204, 0);"&gt;rasa ini menguap mengeras di permukaan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms; color: rgb(51, 204, 0);"&gt;karena bukan embun yang ada.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms; color: rgb(51, 204, 0);"&gt;lantas berhamburan memecah angkasa.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms; color: rgb(51, 204, 0);"&gt;adakah langit harus diberi kabar indah ini?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms; color: rgb(51, 204, 0);"&gt;karna lama sudah ternanti.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms; color: rgb(51, 204, 0);"&gt;tak lagi sesak menjamah.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms; color: rgb(51, 204, 0);"&gt;kalut yang kian menghantui.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms; color: rgb(51, 204, 0);"&gt;sebab pelangi menjembatani hati pada langit.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms; color: rgb(51, 204, 0);"&gt;lama terbenam dalam gelapnya biru laut.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms; color: rgb(51, 204, 0);"&gt;kini langit siap menyambut.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms; color: rgb(51, 204, 0);"&gt;bersama angin merasuk awan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms; color: rgb(51, 204, 0);"&gt;hingga akhir menghampiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;jum'at&lt;br /&gt;09/11/07/12:45&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms; color: rgb(51, 204, 0);"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;TUhan...aku rindu melesat ke langit tanpa harus takut akan ada badai yang menyambut!!!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;selamatkan aku!!! aku rindu padaMU!!! ternyata aku lebih baik percaya pada janjiMU, terima kasih Tuhan!!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms; color: rgb(51, 204, 0);"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms; color: rgb(51, 204, 0);"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms; color: rgb(51, 204, 0);"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/20967342-6945545911273242706?l=dharmainside.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dharmainside.blogspot.com/feeds/6945545911273242706/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=20967342&amp;postID=6945545911273242706' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20967342/posts/default/6945545911273242706'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20967342/posts/default/6945545911273242706'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dharmainside.blogspot.com/2007/11/terhempas-keluar-dari-dalam-dasar-laut.html' title=''/><author><name>DhaRma Lubis</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11932589018592303066</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='26' src='http://bp3.blogger.com/_JANd-LD6d-I/R4NE0WrJuMI/AAAAAAAAABA/Flyb8sz0HEE/S220/1_164868651l.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-20967342.post-4089181037271659608</id><published>2007-11-04T23:21:00.000-08:00</published><updated>2008-11-12T23:49:40.553-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_JANd-LD6d-I/R0TZb33szrI/AAAAAAAAAAM/njevHm5nzBI/s1600-h/rain.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_JANd-LD6d-I/R0TZb33szrI/AAAAAAAAAAM/njevHm5nzBI/s320/rain.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5135468547986476722" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;h3 class="entry-header"&gt;BALADA musim hujan&lt;/h3&gt;               &lt;p&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;udah musim ujan lagi. itu tandanya aku, nina, dan jrink harus bertarung dengan hujan lebat dan badai setiap sore pas berangkat kuliah. hmm lagi..lagi kami. untungnya mata kuliah semester ini cuma tiga. jadi jadwal ke kampus jadi irit. ingat banget dulu pas semester awal, mau berangkat kuliah, entah hanya perasaan kami ato emang kebeneran, jadwal ujan emang selalu bareng ama jadwal kuliah. jadilah kami bertarung dengan ujan.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;waktu sore jahanam itu kami berniat kuliah. berangkat dengan gaya yang udah keren menurut kami masing-masing @#!#$!!#!!! dan dengan berbekal payung masing2 juga. ujannya lumayan gede.. cuek aja. maju teruss!! semangat masih membara. maklum baru punya kecengan. sialan kirain semangat kuliah... hehehe. pas ditengah jalan entah kenapa ujan ama petir emang lagi kompak banget. menyambar-nyambar pake acara panggil angin kenceng segala. mungkin kalo secara hiperbolisnya, kami akan terbang disapu angin. hehe yang ini gak mungkin banget secara bobot badan diatas rata-rata orang kurus. namanya juga 3g (3 gendutz). ehem...&lt;br /&gt;langsung secara naluriah kami saling mengomandoi, setengah panik, "berhenti...kita berteduh aja...". okelah dari pada basah kuyup mending berhenti. salahnya, waktu itu pilihan tempat berteduh lagi gak pas. dibawah kios kecil dengan genangan air yang semakin lama naik dan seperti gelombang pasang. sayang, kaki udah basah semua. terpaksa buka sepatu walaupun udah gak ada gunanya. kendaraan yang lewat gak mau peduli. berlari kencang dan akhirnya genangan air 'nyiprat' ke arah kita. untungnya payung bisa jadi tameng buat menghalanginya. fiuhhh...perjuangan yang melelahkan. akhirnya balik kanan maju jalan kami memutuskan pulang saja, dengan bertelanjang kaki kami menyusuri kembali jalan pergi tadi. oh malangnya..&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;kali ini seperti itu lagi. musim ujan menemani lagi. lagi, kami bertiga bertualang dalam derasnya ujan. maju terus... tapi yang itu gak seberapa, yang paling nyebelin itu kalo udah bertarung dengan badai, eh ternyata dosennya gak masuk atawa masuknya ketika semua anak-anak udah bubar. itu yang bikin SEBELnya selangit. kepala mendidih.. hiiyyyy...rasanya pengen menghajar seseorang. tapi tetap saja orang tua gak boleh disalahin. salahin aja diri sendiri yang gak punya kendaraan dan gak bisa memaksa diri kami bertiga harus memiliki tumpangan kendaraan teman. salahin diri sendiri kenapa harus jalan kaki ke kampus, salahin ujan yang emang kompakan ama jadwal kuliah. dasar!!!.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;jadi ingat dulu, waktu kuliah di kampus kecil tak bernama dan tak berkelas hanya saja para pengajar yang berhati tulus mengajarkan kami nilai kesungguhan. mereka orang hebat yang tak mau meninggikan posisi. mereka selalu masuk bahkan sebelum waktu kuliah dimulai. dan akibatnya bagi yang terlambat (kalo gak salah itu aku hehehe) akan malu sendiri. karna ditunggui bukan 'MENUNGGU'. para pengajar akan merasa bersalah setengah mati karena tidak masuk (walau kadang alasannya penting) walau mereka hanya dibayar 10 ribu /jam untuk ijazah S1 dan kadang s2 luar negeri mereka. bahkan dengan tunggakan beberapa bulan. itu artinya kami semua yang dididik harus lebih apresiasi pada mereka. lebih semangat lagi. tapi 'disini' beda.... kau hanya bayar...lantas belajarlah dari buku dan lingkunganmu, kerjakan tugas dengan 'copy-paste' (kebanyakan begitu), lalu menconteklah saat ujian tiba (kejahatan yang melebihi anak SMU dulu yang kusaksikan dengan mata kepala sendiri) maka nilaimu akan melesat tinggi walau kau gak punya catatan (eits yang ini bisa fotocopy catatan temen yang diperkecil), gak pernah masuk kuliah, dan sebagainya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;SAYANGnya aku dan beberapa temen yang lain tak ambil bagian. makanya nilai nya biasa-biasa saja. dapet nilai C bahkan ada yang gak lulus. lalu kenapa para pengajar 'disini' memandang sebelah mata terhadap lulusan diploma khususnya diluar kampus ini? yang maaf, dikampus yang tak bernama itu dulu tak pernah sedikit pun diajarkan kejahatan-kejahatan yang diatas.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;kami diajarkan berapresiasi pada ilmu apapun dan berarapun yang kami punya. mereka mengajarkan penghargaan terhadap PROSES dan perjuangan. fiuhh tapi itu kan dulu...'waktu kakak masih ketombean'..????? sekarang...ditempat yang lebih besar ini, aku tak menemukan apa-apa hanya kekecewaan. orang-orang didalamnya tak jauh mengecewakan.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;coba kalau lowongan kerja di seluruh Indonesia ini, tidak meng'anaktirikan' lulusan diploma.aku dan yang lainnya gak akan terdampar pada lautan kekecewaan ini. aku gak perlu susah2 buang duit orang tua dan menghabiskan usia yang makin lama makin tua ini dengan tempat yang tak pernah memberi hikmah apa-apa setiap harinya. gak perlu mengumpat para pengelola kalau segala ketidakberesan ini dirasakan. ya...alasannya karena 'jenjang', hanya karena 'gelar' maka harus dijalani, tidak lebih.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;bersemangatlah !!! walau kebohongan ini harus ditelan dengan pedih. semoga besok akan kau temukan hikmah dari babak ini. semoga tak jadi orang yang mengeluh selalu. semoga tidak hanya menggerutu. semoga hari-hari kosong ini aka segera berakhir. Tuhan...umpatan ini bukan tertuju padaMU hanya kualamatkan pada diri yang tak bisa berbuat banyak. hanya gerutuan orang yang tak sabar melewati bagian terkecil dalam hidup ini. sujud ampun hamba ya Allah.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;&lt;strong&gt;buat 3G :&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;CAIYOO..hujan itu akan jadi saksi kita nanti pada Tuhan yang telah 'sedikit' berjuang mendapat sesuatu yang semoga berharga dan berguna kelak... keep fight gals...&lt;br /&gt;ehemm yang ini pesennya rada norak..siap ya...tutup telinga,,, hehe .... '&lt;del&gt;kegagalan cinta&lt;/del&gt; itu bukanlah akhir segalanya' .... wakakakakaka (yang ini cuma iklan)..hehehehehe&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/20967342-4089181037271659608?l=dharmainside.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dharmainside.blogspot.com/feeds/4089181037271659608/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=20967342&amp;postID=4089181037271659608' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20967342/posts/default/4089181037271659608'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20967342/posts/default/4089181037271659608'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dharmainside.blogspot.com/2007/11/balada-musim-hujan-udah-musim-ujan-lagi.html' title=''/><author><name>DhaRma Lubis</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11932589018592303066</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='26' src='http://bp3.blogger.com/_JANd-LD6d-I/R4NE0WrJuMI/AAAAAAAAABA/Flyb8sz0HEE/S220/1_164868651l.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_JANd-LD6d-I/R0TZb33szrI/AAAAAAAAAAM/njevHm5nzBI/s72-c/rain.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-20967342.post-9142666633180197524</id><published>2007-11-04T06:33:00.000-08:00</published><updated>2007-11-04T06:35:46.688-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;h3 style="color: rgb(51, 102, 255); font-family: verdana;" class="entry-header"&gt;feeling so BLUE&lt;/h3&gt;      &lt;div style="color: rgb(51, 102, 255); font-family: verdana;" class="entry-content"&gt;    &lt;div class="entry-body"&gt;     &lt;p&gt;fiuhhh....hati ini tersayat lagi....gimana nggak... seorang sahabat memberi kabar beberapa hari yang lalu. cintanya kandas setelah beberapa tahun dibina. aku gak bisa memberi respon yang lebih hanya ikut sedih dan menyayangkan. tapi apa mau dikata, semuanya sudah tuhan gariskan pada tangan2 kita. kemudian hari ini aku baru tau semuanya. wah sedih!!! ikut terluka apalagi suasana mendukung. apalah yang bisa kulakukan bagi sahabatku itu. aku tak bisa jadi tempat 'pembuangan' segala bebannya. tak bisa menjadi tempat ia menangisi segala sesuatunya. entahlah.... walau jauh di dalam hati ini terus dan terus medoakannya menadapatkan yang terbaik. aku juga baru tau... lukanya sangat dalam, pedih.... bagaimana nggak? udah berharap banyak, udah bertahun-tahun (walaupun ini bukan ukuran untuk menentukan bertahan atau tidaknya hubugan) dan tinggal selangkah lagi menuju ikatan yang suci lantas harus mengakhiri segalanya. dalam...pasti lukanya dalam.. maafkan aku ya, jarak dan waktu ini tak bisa kutentang. semoga Tuhan memberimu kekuatan lebih agar bisa menjalani semuanya walau harus berjalan diatas perih. &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;pikiran ini pun ikut latah. kembali mengingat pada januari 2006 silam. ketika cinta itu juga kandas. ceritaku berakhir di januari. karena kami melanggar ketentuan, semuanya harus berakhir. saat semuanya sudah menguat dan membaik. ya...hanya bisa mengurut dada. padahal diri sudah berharap banyak. sudah yakin bahwa inilah pelabuhan terakhirku. ternyata Tuhan punya rencana lain. petualangan ini belum berakhir, perjalanan masih jauh. walau petunjuk dan arahnya masih kabur betul. Tuhan khawatir ini kadang sering menggodaku. padahal Engkau sudah berjanji jutaan tahun lalu.. "sesungguhnya akhir itu lebih baik dari pada permulaan"...Tuhan....berilah kekuatan karena kami makhluk yang takut, kami makhluk yang buta lagi bodoh. ah sudahlah......semuanya sudah berlalu. tak mau lagi membuat luka itu menganga dan berdarah lagi. &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;sedang sahabat yang lain baru berkirim kabar juga. berkali-kali!!! betapa ia bahagia telah menemukan tambatan hati. jatuh cinta lagi. kali ini sahabat itu benar-benar bahagia setelah sekian lama membeku bahkan membatu. aku turut bahagia.... kabarnya tak cukup satu, berkali-kali ia kirimkan. mencoba mentransfer bahagainya. aku hanya bisa kasih selamat..tak bisa berbuat banyak hanya bisa mendengarnya. aku senang dia sudah mulai dapat cahaya baru. SELAMAT YA mbah....kubilang padanya...kalo yang ini jangan di sia-siakan. harus amanah menjaganya. hehehe &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span style="font-size: 1.2em;"&gt;Duhh gusti,  sedang dihati ini masih tersisa cinta tapi entah untuk siapa...  &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;nah baru siang ini sahabat yang lain berkirim kabar juga, ia akan menuju gerbang karirnya di Riau sana. semoga dapat pencerahan Uda...mungkin disanalah jalan rezekimu..ahhh lagi lagi aku hanya bisa turut bahagia. tak bisa lebih... ckckckckck... perasaan ini campur aduk. hatiku hancur2an dengan segenap 'rasa' yang ditransfer para sahabat.. dengan kabar yang seperti mata uang datang bersamaan. Tuhan  .. semoga bahagia senantiasa menaungi para sahabat dan diri ini. aaaminnn ah... atau aku saja yang terlalu sentimentil memaknainya... YA aku terlanjur biru kali ini. hati ini gerimis... luka-luka siap mengintai kembali... selamat datang kehidupan baru semoga kali ini aku tak terkalahkan !!! SEMOGA&lt;/p&gt;    &lt;/div&gt;       &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/20967342-9142666633180197524?l=dharmainside.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dharmainside.blogspot.com/feeds/9142666633180197524/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=20967342&amp;postID=9142666633180197524' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20967342/posts/default/9142666633180197524'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20967342/posts/default/9142666633180197524'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dharmainside.blogspot.com/2007/11/feeling-so-blue-fiuhhh.html' title=''/><author><name>DhaRma Lubis</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11932589018592303066</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='26' src='http://bp3.blogger.com/_JANd-LD6d-I/R4NE0WrJuMI/AAAAAAAAABA/Flyb8sz0HEE/S220/1_164868651l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-20967342.post-1421595537491257939</id><published>2007-11-04T06:28:00.000-08:00</published><updated>2007-11-04T06:32:04.970-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;h3 class="entry-header"&gt;--Aku Mau--by once&lt;/h3&gt;      &lt;div class="entry-content"&gt;    &lt;div class="entry-body"&gt;     &lt;p&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;em&gt;Kau boleh acuhkan diriku&lt;br /&gt;dan anggap ku tak ada&lt;br /&gt;tapi takkan merubah perasaanku … kepadamu …&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;em&gt;Kuyakin pasti suatu saat&lt;br /&gt;semua kan terjadi&lt;br /&gt;kau kan mencintaiku dan tak akan pernah … melepasku …&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;em&gt;Aku mau mendampingi dirimu&lt;br /&gt;aku mau cintai kekuranganmu&lt;br /&gt;selalu bersedia bahagiakanmu apapun terjadi kujanji kan aku ada&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;em&gt;Kau boleh jauhi diriku&lt;br /&gt;namun ku percaya&lt;br /&gt;kau kan mencintaiku dan tak akan pernah melepasku …&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;em&gt;Aku mau mendampingi dirimu&lt;br /&gt;aku mau cintai kekuranganmu&lt;br /&gt;slalu bersedia bahagikan mu apapun terjadi&lt;br /&gt;ku janjikan aku ada … aku ada …&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;em&gt;Aku mau mendampingi dirimu&lt;br /&gt;aku mau cintai kekuranganmu&lt;br /&gt;aku yang rela terluka untukmu selalu …&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;em&gt;Aku mau mendampingi dirimu&lt;br /&gt;aku mau cintai kekuranganmu&lt;br /&gt;slalu bersedia bahagianmu apapun terjadi … kujanji kan aku ada&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;em&gt;(sumber :http://hatta.wordpress.com)&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-weight: bold; color: rgb(0, 153, 0);"&gt;lagu diatas...liriknya romantis. pertama denger lagu ini di radio. ehem..macam-macam liriknya mewakili diri. cie...cie...&lt;br /&gt;hehehe pengalaman pribadi.. ah balada teman kerja.... DULU!!!!&lt;br /&gt;tapi...ada bebarapa baitnya yang kalau menilik pada pengalaman sendiri, agak berlebihan. lho kok? ya iya... sebagaimana pun hebatnya keinginan saya pada the "cool guy" itu tapi kalo dipikir dengan akal sehat, emang sehat ya? hehehe belum tentu apa yang bagiku udah cocok atawa istilahnya udah 'pas banget' alias orangnya udah 'gue banget' tapi kan belum tentu setelah dijalani orangnya emang yang tepat atau lebih tinggi lagi yang 'terbaik'.&lt;br /&gt;Tuhan pasti lebih tau tentang dia atau tentang diri ini. terkadang sempat ngerasa wah...sayang banget gak dapet mas itu....sialnya dulu pernah deket eh ternyata dia udah pergi jauh. tapi belum tentu juga dia itu jodohnya, belum tentu juga dia orang yang tepat menjadi pendamping. hehehe&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-weight: bold; color: rgb(0, 153, 0);"&gt;liriknya tipe lirik berdarah-darah. hehehe ya satu dari sekian ribu kriteria untuk golongan lagu romantis. padahal lagunya michael buble yang save the last dance 4 me itu jauh lebih dalem en romantis walaupun secara tersirat. tapi apalah itu..lagunya memang nendang banget, lukanya kerasa banget, syairnya empuk (wah ini kebanyakan nonton pak bondan nih..)&lt;br /&gt;ya selalu bersedia membahagiakan, rela mati, mau mencintai kekurangan dan rela terluka untukmu selamanya ckckckcck... dan seterusnya..... heheh..&lt;br /&gt;ya rada gombal tapi cukup lirih mendengarnya... ehem...&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-weight: bold; color: rgb(0, 153, 0);"&gt;tapi oke deh..!!!&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-weight: bold; color: rgb(0, 153, 0);"&gt;semoga ini bukan menjadi jalan buat kembali ke masa itu beberapa tahun lalu. saat semuanya berubah menjadi hal yang sampai sekarang tak dimengerti..&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-weight: bold; color: rgb(0, 153, 0);"&gt;maju terusss!!!!!!&lt;/p&gt;    &lt;/div&gt;       &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/20967342-1421595537491257939?l=dharmainside.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dharmainside.blogspot.com/feeds/1421595537491257939/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=20967342&amp;postID=1421595537491257939' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20967342/posts/default/1421595537491257939'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20967342/posts/default/1421595537491257939'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dharmainside.blogspot.com/2007/11/aku-mau-by-once-kau-boleh-acuhkan.html' title=''/><author><name>DhaRma Lubis</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11932589018592303066</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='26' src='http://bp3.blogger.com/_JANd-LD6d-I/R4NE0WrJuMI/AAAAAAAAABA/Flyb8sz0HEE/S220/1_164868651l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-20967342.post-5622435281090376764</id><published>2007-10-27T05:13:00.000-07:00</published><updated>2008-11-12T23:49:40.634-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_JANd-LD6d-I/R0TsRX3sztI/AAAAAAAAAAc/UKgWM-Cba6E/s1600-h/cover-01-1280.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_JANd-LD6d-I/R0TsRX3sztI/AAAAAAAAAAc/UKgWM-Cba6E/s320/cover-01-1280.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5135489258318778066" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;..hiksss.... coba jakarta itu deket dari solo ya.... pasti takkan kulewatkan. gimana nggak, bentar lagi akan diadakan acara yang pastinya keren bangettt. kali ini lebih mantab dari SIEM. acara ART SUMMIT INDONESIA V 2007 mulai tanggal 1-30 November. huaaa sebulan!!! akan ada penampilan dance-teater-musik yang kontemporer dan pastinya seru!!!&lt;br /&gt;dari daftar acaranya, ada  pameran makanan juga dari seluruh dunia. hikss trus ada juga  wayang listrik dari dalang  made sidia, wayang ini dibuat dinamis dan katanya menggunakan skateboard segala. hiksss pasti kereennn.. masih banyak lagi...malah ada juga penampilan dari butet kertaredjasa..&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;oh..cuma bisa ngobrak-abrik websitenya.&lt;/p&gt;  klik aja &lt;span style="font-size:180%;"&gt;www.artsummitindonesia.com&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/20967342-5622435281090376764?l=dharmainside.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dharmainside.blogspot.com/feeds/5622435281090376764/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=20967342&amp;postID=5622435281090376764' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20967342/posts/default/5622435281090376764'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20967342/posts/default/5622435281090376764'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dharmainside.blogspot.com/2007/10/andai-jakarta-itu-deket-dan-cuma.html' title=''/><author><name>DhaRma Lubis</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11932589018592303066</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='26' src='http://bp3.blogger.com/_JANd-LD6d-I/R4NE0WrJuMI/AAAAAAAAABA/Flyb8sz0HEE/S220/1_164868651l.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_JANd-LD6d-I/R0TsRX3sztI/AAAAAAAAAAc/UKgWM-Cba6E/s72-c/cover-01-1280.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-20967342.post-5170586167593230119</id><published>2007-10-27T04:54:00.000-07:00</published><updated>2007-10-27T05:10:41.021-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;span style="color: rgb(255, 102, 0);"&gt;sebenarnya sebuah kesalahan besar dalam hidupku ketika harus kenal kau. kau cuma debu kecil yang mampir di kulit ini. cuma buang-buang waktu dan energi aja membiarkan kau larut dalam pikiran dan hati ini. kau itu bukan pria sejati yang banyak diidamkan para perempuan di luar sana. gak ada istimewanya. cuma khilaf yang sentimentil kalo ternyata aku pernah suka atau apalah namanya.. semuanya cuma sebuah kesalahan yang aku harap takkan terulang. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 0);"&gt;betapa bahagianya, ketika Tuhan membuka mata hati ini dan menunjukkan bahwa hanya keledai yang mau membiarkan sosok seperti kau itu masuk kedalam ruang hati. bukan berniat melupakan sesuatu yang pernah singgah di hati ini. tapi sekali lagi...ini hanya kesalahan yang muncul dari kebodohan rasa. ya sok 'dalam', sok sentimentil, sok sweet...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 0);"&gt;kau itu hanya lelaki yang tidak punya kedewasaan berapresiasi terhadap perempuan. kau terlalu pongah sobat.... kau terlalu berlebihan mengartikan situasi dan keadaan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 0);"&gt;tapi gak masalah.. walau dalam kurun waktu tertentu sempat bermain-main dengan rasa itu. mudah-mudahan Tuhan yang Maha Penyayang mau memerdekakan hatiku ini dari rasa apalagi orang seperti mu.. semoga!!!!&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/20967342-5170586167593230119?l=dharmainside.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dharmainside.blogspot.com/feeds/5170586167593230119/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=20967342&amp;postID=5170586167593230119' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20967342/posts/default/5170586167593230119'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20967342/posts/default/5170586167593230119'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dharmainside.blogspot.com/2007/10/sebenarnya-sebuah-kesalahan-besar-dalam.html' title=''/><author><name>DhaRma Lubis</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11932589018592303066</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='26' src='http://bp3.blogger.com/_JANd-LD6d-I/R4NE0WrJuMI/AAAAAAAAABA/Flyb8sz0HEE/S220/1_164868651l.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-20967342.post-6594034147014100466</id><published>2007-09-29T01:34:00.000-07:00</published><updated>2007-09-29T01:37:30.839-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>udah 17 hari bulan Ramadhan. benar2 gak kerasa. waktu melesat cepat tanpa mau peduli apakah ada yang tertinggal. udah puasa taun ke 2 aku berada di kota kecil dengan musim kemarau panjang ini.kering tapi semoga hati ini gak ikut-ikutan kering kerontang.&lt;br /&gt;malam tadi hati ini cukup basah dengan purnama yang begitu molek. langit pun kedatangan banyak bintang sehingga gelap menjadi terang. bulan Ramadhan benar2 dihujani berkah yang luar biasa. benar kata salah seorang 'alim beberapa waktu lalu. karena berkah Ramadhanlah kenapa ribuan orang sanggup mengunjungi mesjid setiap malamnya. bertualang dalam ibadah yang semua dilipatgandakan balasannya. bangun sepaginya untuk bersahur dan berkumpul saat berbuka puasa. coba diluar bulan ramadhan mungkin agak susah. benar2 di mudahkan untuk beribadah. terasa nyaman dan syahdu. serasa berada di tempat yang tertinggi. sangat istimewa. tapi bisa gak ya...selepas Ramadhan berlalu akan tetap seperti ini. jiwa dan semangat ramadahan tetap membara. seorang 'alim juga pernah menyampaikan katanya mau lihat ibadah seseorang itu diterima ato gak ketika ibadahnya kontinu alias istiqomah dalam menjalankannya berarti kemungkinan besar ibadahnya diterima oleh Tuhan. terbit gundah dihati ini.... udah berapa kali jatuh bangun menuju perbaikan tapi gak ada progress. terasa maju mundur.. hmm apa yang salah ya??&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/20967342-6594034147014100466?l=dharmainside.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dharmainside.blogspot.com/feeds/6594034147014100466/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=20967342&amp;postID=6594034147014100466' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20967342/posts/default/6594034147014100466'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20967342/posts/default/6594034147014100466'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dharmainside.blogspot.com/2007/09/udah-17-hari-bulan-ramadhan.html' title=''/><author><name>DhaRma Lubis</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11932589018592303066</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='26' src='http://bp3.blogger.com/_JANd-LD6d-I/R4NE0WrJuMI/AAAAAAAAABA/Flyb8sz0HEE/S220/1_164868651l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-20967342.post-6542412127425178727</id><published>2007-05-24T16:46:00.000-07:00</published><updated>2008-11-12T23:49:40.801-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_JANd-LD6d-I/R0TqbX3szsI/AAAAAAAAAAU/R7gOuNa5Tdc/s1600-h/gempa-jogja-1.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_JANd-LD6d-I/R0TqbX3szsI/AAAAAAAAAAU/R7gOuNa5Tdc/s200/gempa-jogja-1.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5135487231094214338" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 35.45pt; color: rgb(0, 153, 0);"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 35.45pt; color: rgb(0, 153, 0);"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;27 MEI 2006 (setahun gempa yogyakarta 5,9 SR)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 35.45pt; color: rgb(0, 153, 0);"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;br /&gt;     S&lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;ubuhku telat. sudah pukul 05.30 WIB. ya beberapa hari ini yang namanya solat subuh selalu diujung waktu. entahlah....akhir-akhir ini aku sulit menga&lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;lahkan kantuk, hawa kasur dan h&lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;angat selimut untuk bersegera solat subuh. mungkin dinding masjid sedikit mengolok-olokku karena beberapa subuh telah tertinggal untuk dihabiskan disana. aku keluar kamar dengan terkantuk-kantuk, apa harus maklum ya gara-gara tadi malam tidur &lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;pukul&lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt; 00.00 padahal biasanya kalo &lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;m&lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;emang bisa bangun&lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt; pagi,&lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt; tidur jam&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;berapapun bisa bangun tersentak. Setelah&lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;ambil wudhu&lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;,&lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt; aku bukannya bergegas malah berlagak kayak sudah solat saja. seorang temen kos dengan ramah menyapa “selamat Pagi!!!” agar tak kecewa ku balas saj&lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;a masih dengan terkantuk-kantuk,&lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt; “pagiiii...!!!” ehem..agak serakk.&lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 35.45pt; color: rgb(0, 153, 0);"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Ah, kuputuskan untuk mendengkur kembali setelah dengan singkat kuakhiri solat pagi ini. namun sebelumnya aku mengintip ke jendela. wah fajar sudah mulai merah merekah menghiasi langit pagi sejuk ini. nyam..nyam acara molor kulanjutkan, padahal kalo ayahku tau pasti beliau marah besar dan pecahlah perang dunia ke3. ah...tinggal di kos ini..mumpung gak ada patroli dari rumah. miring kekanan mepet ke tembok kamar, sambil mengapit tangan di sela kakiku, posisi favorit kalo kedinginan. Badan gendut ini dengan bebas mendarat diatas kasur. hmm nyaman..&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; color: rgb(0, 153, 0);"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; color: rgb(0, 153, 0);"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;........&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; color: rgb(0, 153, 0);"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; color: rgb(0, 153, 0);"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;deg.....deg....deg....deg......deg deg deg deg deg&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; color: rgb(0, 153, 0);"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; color: rgb(0, 153, 0);"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;......&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; color: rgb(0, 153, 0);"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 35.45pt; color: rgb(0, 153, 0);"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Aku sontak kaget....terkejut, balik badan dan berdiri.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Goncangan hebat di kamar ku begitu luar biasa....aku berfikir ada kegiatan yang mengakibatkan tanah ini berguncang. Suaranya kencang, seluruh isi kamar berguncang hebat....aku merasa seperti dalam gerbong kereta api yang sedang melaju kencang dengan goyangan yang hebat. Kontan saja aku keluar kamar tapi tak lupa aku mengenakan jilbab, walau tak yakin ini goncangan hebat akibat peristiwa alam, aku berlari keluar. Ternyata teman-teman satu kos sudah lebih dulu lari menuruni tangga. Aku menyambar jaket digantungan balik pintu, malah aku masih sempat berteriak mengingatkan teman-teman untuk mengenakan jilbab, pikirku agar kalo kami keluar rumah tetap mengenakan jilbab walau dalam keadaan kacau sekali pun. Sampai di lantai bawah dan di teras... ternyata teman-teman sudah berada dibawah dengan muka pucat pasi. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 35.45pt; color: rgb(0, 153, 0);"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Ya..ini namanya GEMPA, dan seumur hidupku baru saat ini dengan hebat aku merasakan gempa, malah dulu walau gempa kecil pun tak pernah kurasakan, ternyata keinginan bisa merasakan gempa kualami juga. Tapi terang saja aku pucat dan jantung berdebar kencang. Kami semua terdiam...untung semua penghuni kos sudah sadar dari tidur pagi itu. Kulihat jam dinding di teras pukul 06.05 (lebih cepat 10 menit-pen). Kepalaku pun melongok keluar di sela-sela pagar yang masih tertutup rapat. wah sudah banyak orang keluar rumah dan semuanya tersentak kaget, sama seperti yang kami alami. Masing-masing menenangkan diri. Malah ketika sebentar dibawah.. sempat goncangan kecil terasa. kami panik lagi. akibatnya seorang teman jadi jatuh karena &lt;i style=""&gt;shock&lt;/i&gt;...semua bergerak spontan menolong. ada yang menangkap badannya, sebagian mengambil kursi bambu untuk merebahkan tubuhnya yang sudah dingin dan pucat. tentu saja bantuan bantal kepala dan segelas air minum diminta pada penghuni kamar yang terdekat dengan pintu. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 35.45pt; color: rgb(0, 153, 0);"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Sementara yang lain termasuk aku buru-buru mengambil handphone dan dompet yang sejauh ini dinilai lebih penting dibanding yang lain. mulutku yang dingin tak&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;berhenti mengucapkan ALLAH. aku takut dan masih tersisa rasa kaget saat bangun tadi. kulirik tiang listrik yang kabelnya sudah bergoyang2 seperti permainan lompat tali. kujelajahi wajah teman-teman satu persatu, hanya satu yang kutangkap dari airmuka mereka yang pucat dan dingin, sebuah keterkejutan atau bahkan ketakutan dan kekhawatiran. tak jarang juga bibir mereka berkomat-kamit berzikir atau sekedar mengucapkan asma ALLAH. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 35.45pt; color: rgb(0, 153, 0);"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 35.45pt; color: rgb(0, 153, 0);"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Subhanallah..darahku berdesir....detak jantungku memacu hebat. seorang teman menuntun tanganku kearah jantungnya yang juga sudah berdegup kencang. tak kuasa ia pun terduduk di lantai teras... seorang mengarahkan jangan duduk di bawah beton takutnya kalau roboh akan menimpa. semua bergeser dan untungnya di depan teras ada ruang kosong yang beratapkan langit. semua berhamburan. aku sibuk memencet nomer handphone keluarga di Pematang Siantar dan kakak di Jambi. tak satu pun tersambung. sementara seorang teman yang menyapaku tadi pagi terduduk tak kuasa karena kakinya keseleo saat lari tadi. yang lain juga sibuk menghubungi keluarganya dan lainnya&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;membantu temen yang berbaring dikursi tadi. aku terdiam tak bisa berbuat apa-apa. hanya memandangi sekitar. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; color: rgb(0, 153, 0);"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 35.45pt; color: rgb(0, 153, 0);"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Lama berdiri dan mondar mandir, aku terpikir warnet tempat aku bekerja. bagaimana keadaan disana. aku membuka pagar dan terlihat pemandangan orang-orang yang berkumpul didepan rumahnya masing-masing. aku berjalan menuju warnet. seorang teman mengejar “ mau kemana, Dang?” aku yang bergegas segera menghentikan langkah, “mau ke Shikyu, &lt;i style=""&gt;Mbak&lt;/i&gt;”. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; color: rgb(0, 153, 0);"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;“aku ikut..” kami pun bergegas kewarnet. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; color: rgb(0, 153, 0);"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 35.45pt; color: rgb(0, 153, 0);"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Di warnet ada teman operator.. ia pun menyambut kami dengan cerita kagetnya tentang gempa. ia juga menunjukkan garis-garis retak didinding yang banyak mengukir di seluruh ruang warnet itu. aku tak berselera masuk kedalam. setelah kuamati sesaat aku pun memilih duduk diluar. seorang teman yang lain datang bersama adiknya. mereka mencoba mencari informasi tentang gempa, setelah itu kami pun bercakap2 sebentar. saling bertukar pengalaman yang sebentar tadi dengan gegap gempita. perut ku tak enak...sepertinya efek dari cemas atau memang mau kebelakang. kuputuskan sebelum menyesal aku langsung lari ke kamar mandi. walau cemas, akan ada gempa lagi.. aku pasrah dari pada kutahan atau malah keluar diluar. aku pun berniat sekalian berwudhu. bisa saja ini jadi solat Dhuhaku yang terakhir..entahlah...dengan seadanya dan air yang sedikit aku solat di belakang warnet.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 35.45pt; color: rgb(0, 153, 0);"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Teman ngobrol tadi pun bubar, yang satu mau memeriksa kosnya, temen satu kosku yang satu mau mandi sebelum dia bertugas jaga warnet, yang satunya lagi bersama adiknya juga bubar jalan. aku sendirian di warnet daripada bengong dalam sepinya ruangan ini lebih baik kubuka &lt;i style=""&gt;web browser&lt;/i&gt;, kucari sedikit informasi, memang benar, di salah satu &lt;i style=""&gt;website&lt;/i&gt; menuliskan, tadi pagi sekitar pukul 05.57 WIB kota Yogyakarta diguncang gempa tektonik berskala 5,9 skala richter. Pusat gempa diperkirakan berada di laut selatan Yogya. wah bisa tsunami, aku membatin. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 35.45pt; color: rgb(0, 153, 0);"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Tak lama temen kosku itu pun datang karena memang saat ini tugasnya yang berjaga. kami memang teman kos dan sesama rekan operator. kutanya padanya, “&lt;i style=""&gt;gak papa&lt;/i&gt; ditinggal sendirian &lt;i style=""&gt;kan&lt;/i&gt;?”. “ya &lt;i style=""&gt;gak papa deh&lt;/i&gt;,” jawabnya agak ragu. “mau mandi dulu, &lt;i style=""&gt;kalo&lt;/i&gt; ada apa-apa telpon &lt;i style=""&gt;aja&lt;/i&gt;. pulang ya..assalamualaikum”. tak sempat kudengar balasan salamku atau memang tak di balas aku berbegas pulang ke kos. sampai di kos, tampak agak sepi, sepertinya sebagian orang sudah bergegas membawa bekal dan berniat mengungsi bahkan pulang ke kampung halaman. sementara aku naik ke lantai atas dan yang lain sedang membersihkan kamarnya. aku pun masuk ke kamar, kuperhatikan ruang 3x2,5 itu baik-baik. barang-barang kecil sudah terjatuh ke lantai dan berserakan. begitupun kain sarung dan bantal yang kutinggal lari tadi. Untungnya TV dan barang-barang yang di dinding tak turut mendarat ke lantai. Tapi ...sedikit berlubang plafon kamarku tepat diatas lemari pakaian. lobangnya hanya secuil, membentuk segitiga sama sisi. heran..dari semua kamar yang ada hanya plafonku yang berlubang. padahal plafon yang lapuk karena air bukan di sana. entahlah.. aku ikut membereskan kamar seperti yang lain. aku berniat mandi, kuambil handuk yang sudah kena lumpur dari genteng. sebelum masuk kamar mandi aku sempatkan menyalakan TV lagipula masih ada orang di kamar mandi. Sempat kami dengarkan sekilas berita tentang gempa. Kami konsentrasi mendengar berita. tiba-tiba.....&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; color: rgb(0, 153, 0);"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; color: rgb(0, 153, 0);"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;goncangan terasa kembali, masih sedikit kuat walau tak sehebat tadi...&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; color: rgb(0, 153, 0);"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; color: rgb(0, 153, 0);"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 35.45pt; color: rgb(0, 153, 0);"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Kami semua berteriak gempa....teman yang dikamar mandi tak sempat mau sikat gigi berlari keluar kamar mandi. TV kumatikan, handuk langsung ku lempar ke kursi dan jilbab serta jaket kuraih langsung berlari menuruni tangga disusul teman ku yang lain. sampai di bawah langsung kubuka gerbang sekuat tenaga agar terbuka lebar. Begitu pagar dibuka, langsung disambut dengan teriakan “air...air...laut naik...cepat lari kak...!!!” aku dan temen-temen yang dibelakang langsung kaget. tapi aku masih sempat diam sebentar. aku berfikir..kalau tadi temen yang membawa kabar air naik tadi dari Bank di daerah UGM. berarti airnya sudah sampai UGM dan aku pun melihat ke arah jalan raya, banyak motor berbondong-bondong menyelamatkan diri. Kami pun lantas berlari tak tentu arah, aku yang berada paling depan diteriaki teman yang dibelakang, “mau lari kemana?” aku tak hanya panik malah juga bingung. Sekenanya aku menjawab “..ng....ng lari ke utara” teriakku sambil berlari seperti memimpin pasukan perang yang tak tentu arah. Aku teringat pula pada teman yang diwarnet, langsung aku berlari ke belakang warnet berniat menghampiri teman tadi. Aku pun belok kanan, sontak pasukan kecil tadi rem mendadak dan bertanya “&lt;i style=""&gt;lho&lt;/i&gt; mau kemana?”. “&lt;i style=""&gt;udah&lt;/i&gt; lanjut &lt;i style=""&gt;aja&lt;/i&gt;...lari.!!!!!” teriakku sedikit gemetar. Segera saja aku memaksa teman keluar dari warnet dan ikut lari menyelamatkan diri bersama kami. Si teman pun tanpa befikir panjang mengamini perkataanku. Di tengah jalan, seorang warga menanyaku “ada apa mbak?”. Dengan percaya diri dan tanpa kejelasan informasi aku menjawab dengan sekuat tenaga, “ada air laut naik” ah entahlah pikiranku kacau. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 35.45pt; color: rgb(0, 153, 0);"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Aku melanjutkan lariku bersama teman-teman. Ternyata diujung jalan sudah banyak orang-orang yang berlari panik menyelamatkan diri tak tentu arah. Yang dari selatan (arah laut) berusaha ke utara (arah ke gunung Merapi) dan berfikir akan selamat disana. Ternyata orang-orang yang dari utara malah berlari ke arah selatan karna pada saat gempa, Merapi sempat menyembulkan laharnya. Kebetulan kos tempat aku bernaung berada di utara dan dekat dengan Merapi. Aku dan teman sempat berhenti. Dalam bayanganku kalau air sudah sampai disini (jalan Kaliurang-pen) pasti minimal semata kaki sudah terlihat. Tapi ini tidak, bukan berharap seperti itu tapi aku teringat pada tayangan peristiwa tsunami yang diambil gambar amatirnya tampak air perlahan tapi pasti menyeret seluruh benda-benda yang entah dari mana datangnya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 35.45pt; color: rgb(0, 153, 0);"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Kami berhenti dipinggir jalan berdiskusi diantara orang-orang yang panik tadi. Semua jadi kacau persis seperti peristiwa Desember lalu di bumi Aceh. Sebagian teman terpisah dari rombongan, kami berusaha menghubungi tapi sia-sia karena akibat gempa jaringan telepon terputus. “kita harus tau dulu bener gak di selatan air sudah naik.” Seorang temen berargumen memecahkan lamunan masing-masing. “iya tapi gimana?” kami sudah cukup bingung dengan peristiwa ini. “ya kita tanya atau telpon pihak yang tau persis informasi ini”. Aku malas berfikir tapi aku setuju kalau kami mengakhiri lari kami diantara orang-orang tadi. Lama kami berdiri, masih terasa pusing karena bumi ini masih terasa bergoyang. Tiba-tiba aku teringat ke warnet, kami tak sempat mneguncinya tadi. Aku khawatir akan ada pihak yang mengambil kesempatan ditengah-tengah kepanikan ini. Hasrat hati ini ingin kembali kesana, tapi aku juga berfikir kalau memang tsunami datang, aku sibuk menyelamatkan harta benda aku akan mati bersama harta. Namun ini juga soal amanah menjaga harta orang lain yang dititipkan bila semuanya hanya kepanikan belaka. Ah..aku benar-benar dilema. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 35.45pt; color: rgb(0, 153, 0);"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Akhirnya kami memutuskan untuk kembali kekos, sampai disana ternyata kulihat warnet sudah terkunci rapat dan digembok. Sementara di kos, gerbang terbuka lebar. Dasar orang panik!! kos kami bisa saja kemalingan. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 35.45pt; color: rgb(0, 153, 0);"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Tiba-tiba...deg...hatiku kembali berdegup tapi bukan karena goncangan hebat lagi tapi karena kulihat masjid yang tak jauh dari kos. Batinku lirih berbisik, “kenapa aku tak menyelamatkan diri dari ketakutan kepada yang Maha Menyelamatkan. Tempat dimana rumahNya benar-benar aman” masih terngiang diingatanku betapa porak-poranda Aceh dihantam tsunami tapi yang namanya masjid sesederhana apapun bangunannya tetap berdiri kokoh. Aku merinding. Dengan langkah gontai aku masuk kedalam kos. Persendianku benar-benar lemas. Aku naik menyusuri tangga yang melalui kamar-kamar yang sudah ditinggal lari penghuninya. Aku lari kemana?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 35.45pt; color: rgb(0, 153, 0);"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 35.45pt; color: rgb(0, 153, 0);"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Aku disambut teman dengan ceritanya. Aku agak malas berbicara. Aku segera menuju kamar mandi, masih tersisa peralatan mandi dan handuk temanku sebelum lari tadi. Agak seram hati ini mengingat kalau sedang dikamar mandi tiba-tiba gempa terjadi lagi..ahh aku pasrah saja. Sekarang menjadi kesepakatan kami bila ke kamar mandi harus saling berjaga-jaga. Aktivitas seperti sikat gigi atau selain mandi maka pintu kamar mandi tak usah ditutup. Aku pun mempercepat mandiku, biar langsung bersiap-siap keluar lagi. Selesai mandi hati ini agak sedikit lega. Seorang teman menyambut dengan ajakan untuk menunaikan solat &lt;i style=""&gt;sunnah Dhuha&lt;/i&gt; berjama’ah dan aku diminta untuk memimpinnya. Sekalian saja solat Taubat pikirku ya setidaknya sekali ini agak serius. Walaupun Tuhan jauh lebih tahu kalau aku dan mungkin kami bisa saja lalai lagi sehabis ini. Tapi solat kali ini kami tunaikan dengan khidmat, airmata pun tak pelak membasahi hati ini. Doa kami panjatkan dengan sepenuh hati. Entah karena takut yang begitu hebat atau benar-benar merasa dekat denganNya. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 35.45pt; color: rgb(0, 153, 0);"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Seusai solat kami semua saling bermaafan lebih khidmat dibanding suasana Idul fitri. Tentu saja karena kami semua berfikir mungkin bisa jadi ini pertemuan terakhir kami setelah itu siapa tahu salah satu dari kami dipanggilNya. Kemudian masing-masing kami pun berkemas, menyiapkan ransel untuk membawa bekal pakaian bahkan surat-surat berharga dan entah untuk sampai kapan. Semua masih serba menduga-duga. Lantas semua kamar dikunci, kami yang sudah tinggal beberapa orang keluar dari kos. Tak tahu tujuan. Bagiku tidak mungkin kembali ke kampung halaman di utara sumatera. Selain jauh, kondisi belum kondusif. Namun bagi teman-teman yang dekat rumahnya dari Jogja lebih memilih pulang saja. Kami yang tertinggal hanya bisa menunggu diluar kos dengan pakaian rapi dan lengkap dengan ransel layaknya pasukan yang sudah siap siaga berangkat. Lagi lagi tak tentu arah. Tak ada yang berani masuk ke dalam. Takut bila gempa susulan datang lagi.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 35.45pt; color: rgb(0, 153, 0);"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Kami tak bisa mencari informasi yang lebih tentang gempa ini. Hanya samar-samar terdengar dari radio handphone yang memberi informasi itupun tak begitu lengkap. Aku mencoba menghubungi ke rumah. Akirnya bisa juga berbicara dengan ibu. Dari seberang kutangkap ada nada khawatir dari suara beliau. Menanyakan keadaanku dan memaksa untuk pulang saja ke rumah. Ya...aku sedikit terharu. Bagaimana tidak, selama 3 tahun merantau di Jogja baru kali ini aku disuruh pulang. Bahkan lebaran saja tak pernah ada tawaran menggiurkan seperti ini. Dasar! Masih sempat-sempatnya aku berfikir seperti ini. “belum bisa kemana-mana &lt;i style=""&gt;mak&lt;/i&gt;...jalur udara dan darat terputus dan kondisi belum meyakinkan” itulah alasanku untuk meredakan kekhawatiran si &lt;i style=""&gt;emak&lt;/i&gt;. Tapi beliau tak mau peduli, pokoknya aku harus pulang segera dengan cara apapun. Wah kalau begini repot jadinya. Setelah mengakhiri pembicaraan, aku jadi pusing, selain memang keadaan bumi belum stabil, perintah untuk pulang segera tak boleh ditentang.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 35.45pt; color: rgb(0, 153, 0);"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Kami semua hanya bisa duduk menunggu di depan kos, kebetulan depan kos menghadap selokan Mataram sehingga ruang pandangnya cukup luas. Kupandangi sekitar, tampaknya orang-orang yang tadi pagi panik sekarang terlihat biasa-biasa saja. Apa memang hanya kami yang siap-siap hendak berlari. Masing-masing kami terbawa lamunan. Aku sendiri merenungi kejadian yang bagai mimpi itu. Keadaan orang-orang tadi begitu persis gambaran tentang kiamat. Aku tersadar bahwa begitu kecilnya manusia dihadapan Tuhan. Ini baru goncangan yang kecil. Bagaimana bila nanti terjadi kiamat yang sesungguhnya. Ah entahlah...mungkin akan lebih parah dari ini. Aku sampai bergidik memikirkannya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 35.45pt; color: rgb(0, 153, 0);"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Seorang teman mulai bercerita, mengulang rentetan kejadian tadi pagi, mulai ketika kami berhamburan keluar kamar sampai saat kami berlari bermaksud menyelamatkan diri. Ada terselip kegelian di dalam hati tapi juga malu pada diri sendiri pun turut menyeruak. Malu karena beginilah manusia bila ketakutan. Padahal saat ini aku dan mngkin yang lainnya belum menjadi manusia seutuhnya. Tertawa kami getir. Hanya berusaha saling menghibur agar tidak terlalu stres menghadapi semuanya. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 35.45pt; color: rgb(0, 153, 0);"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Obrolan kami terhenti ketika azan Zuhur berkumandang. Kami langsung menuju mesjid, ya selain masih takut masuk kedalam kos, mungkin lebih aman di masjid pikir kami. Sejenak aku membatin, coba kalau tiap hari begini tanpa perlu ada gempa dulu baru kami ramai-ramai ke mesjid. Ya mungkin Tuhan pun berkata demikian,manusia baru sadar bila dijewer dulu. Itupun kalau sehabis dijewer sadarnya akan tahan lama. Biasanya berdasarkan pengalamanku, sering sekali kesadaran itu bagai musim yang selalu silih berganti. Entahlah aku sendiri lelah menjadi pendosa, kembali lalu tersesat lagi, sehabisnya kembali lagi dan seterusnya. Mudah-mudahan akan berakhir dengan baik. Sehabis solat berjamaah, kami berniat beli makanan. Padahal perut tak terasa lapar apalagi berselera tapi kami harus makan karena butuh tenaga. Untungnya warung seberang kos langganan kami tetap buka. Kami berbondong-bondong kesana, membeli makanan sekenanya. Tak seperti biasanya, memilih mana yang menggugah selera. Kali ini cukup membuat perut terganjal saja.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 35.45pt; color: rgb(0, 153, 0);"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Kami kembali lagi ketempat berkumpul semula. Mungkin bila seseorang memperhatikan gerak-gerik kami pasti akan keheranan. Kami seperti musafir yang senantiasa membawa-bawa bekal perjalanan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 35.45pt; color: rgb(0, 153, 0);"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Siang ini kami menghabiskan waktu duduk didepan kos dengan peralatan lengkap. Sebagian teman yang tadinya ikut rombongan memutuskan untuk pergi. Ada yang pulang ke rumah dan ke tempat saudara di luar Jogja. Ya.. tingallah kami yang berasal dari Sumatera yang tak tau harus kemana. Kami tinggal bertiga dan terpaksa hanya di kos. Sebenarnya teman menawarkan untuk ikut besertanya ke tempat saudara. Tapi aku memilih untuk menemani teman yang tak bisa kemana-mana. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 35.45pt; color: rgb(0, 153, 0);"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Hari makin sore. Kami memutuskan untuk masuk saja. Kami tak berani masuk atau berlama-lama di kamar karena takut terjebak bila nanti ada gempa susulan. Semua perlengkapan ditaruh di ruang TV. Termasuk kasur untuk kami tidur nanti malam. Semua kamar terkunci rapat, begitupun kamar kami, hanya mengambil barang seperlunya. Aku sendiri membawa ijazah D3ku, beberapa baju ganti, pakaian dalam dan peralatan mandi dan beberapa perlengkapan lain.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 35.45pt; color: rgb(0, 153, 0);"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Diam-diam aku mengamati kamarku, sempat terbersit di batin, wah bagaimana kalau gempa keras mengguncang lagi kos ini roboh, maka barang-barangku akan hancur. Padahal didalamnya ada kado ulang tahun pemberian teman-teman yang baru kubuka dua minggu lalu. Ya sudahlah harus bagaimana, semua ini hanya titipan Tuhan. Kalau sewaktu-waktu Ia mau mengambilnya maka aku harus siap.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 35.45pt; color: rgb(0, 153, 0);"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Malam ini terasa sepi, siaran TV tak ada. Kami hanya bertiga dan ada anak baru yang masuk kos. Lumayanlah ada teman. Anak baru itu pasti tidak menyangka kedatangannya pertama kali ke Jogja disambut gempa. Kami keluar mencari makanan menelusuri sepanjang selokan Mataram utara fakultas kehutanan UGM. Diluar begitu sepi hanya beberapa orang yang kami temui sedang berkumpul di depan rumah mereka. Warung-warung makan dan kios-kios tutup. Jogja sangat mencekam malam ini. Jogja bisa terasa sepi hanya bila hari lebaran idul fitri saja, namun kali ini benar-benar mencekam. Semua orang was-was dan membisu.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 35.45pt; color: rgb(0, 153, 0);"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Untungnya satu warung tetap buka, kalau tidak bisa saja kami kelaparan malam ini. Semua orang sepertinya juga kewalahan mencari warung makan yang buka. Kami pun pulang membawa makanan yang hanya untuk malam ini. Kami berfikir bagaimana besok, apakah ada warung yang buka. Padahal kami satupun dari kami tak ada yang menyimpan makanan di kamar. Ya lalui saja malam ini. Besok akan difikirkan bersama-sama lagi.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 35.45pt; color: rgb(0, 153, 0);"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Sampai di kos kami menyantap makanan dengan waspada. Ada tertinggal sedikit trauma. Walau sedikit tetap membuat kami selalu was-was. Kami mencoba melihat TV mungkin kali ini siarannya bisa seperti sedia kala. Siarannnya biasa saja tak ada tayangan yang membuat kami mendapat informasi tentang gempa. Separah apakah gempa tadi pagi, dimana pusat gempa yang sebenarnya, apakah ada korban jiwa. Kami benar-benar buta informasi. Hanya sepi yang dirasa dan cekam yang menghantui hati kami masing-masing.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 35.45pt; color: rgb(0, 153, 0);"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Sekitar pukul 23.00 malam kami bergotong royong membawa kasur ke teras karena malam ini kami memutuskan untuk tidur diluar saja. Takutnya bila nanti kami lelap tak terasa bila gempa datang lagi. Semua perlengkapan tidur pun dibawa. Kami berempat tak memikirkan apa-apa selain tidur dengan aman malam ini. Aku melongok keluar pagar yang sudah kami kunci dari tadi. Ternyata semua orang disekitar kos ini berjaga-jaga diluar dan bernasib sama dengan kami, tidur bersama diluar. Malah mereka tidur di kaki lima depan rumahnya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 35.45pt; color: rgb(0, 153, 0);"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Kasur yang dibawa hanya satu. Itupun peninggalan seorang teman yang sudah pulang kampung. Kami tak bisa membawa kasur masing-masing karena nanti akan lebih repot. Aku memilih tidur di kursi bambu di teras. Selain memang hobi tidur di kursi, biarlah ketiga temanku saja yang dikasur karena lebih nyaman di kursi ini. Lagipula salah satu teman yang keseleo tadi pagi saat lari, harus lebih nyaman tidurnya. Tapi teman itu menawarkan ide konyol, “yuk...kita foto!” kami pun menyambut tawarannya dengan tawa lepas. Ah ada-ada saja masih sempat-sempatnya kami berfoto disela-sela ketakutan ini. Tapi dokumentasi ini juga penting pikirku, ya walaupun tak detail setidaknya ada kenang-kenangan dari kejadian ini.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 35.45pt; color: rgb(0, 153, 0);"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Setidaknya kami agak lebih rileks, karena seharian kami merasa tegang dengan situasi. Kami pun mencoba beristirahat, walaupun mungkin tak bisa lelap seperti biasanya. Berusaha pejamkan mata, walau saat ini hanya ada kecemasan dalam hati yang menemani malam sunyi ini. Mungkin karena lelah akhirnya kami tertidur namun sekitar pukul 01.00 hujan rintik turun. Seorang teman terbangun dan mengusulkan agar kami agak masuk kedalam. Tetap saja kami tak mau masuk ke dalam atau tidur di kamar masing-masing. Kami berfikir lebih baik kami diluar dan saling menjaga, daripada didalam kami terlelap dan kalau gempa lagi tak ada yang terselamatkan. Entahlah, was-was ini sangat menyeruak dalam dada.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; text-indent: 35.45pt; color: rgb(0, 153, 0);" align="center"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;**********************&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 35.45pt; color: rgb(0, 153, 0);"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Beberapa hari setelah gempa, kami baru mendapat informasi yang lengkap dari TV. Bahwa gempa kemarin bukan karena gunung Merapi yang sedang aktif yang kami bisa saksikan dari lantai atas kos-kosan saat subuh tapi dari kedalaman laut selatan. Yang terpenting, gempa kemarin tidak berpotensi tsunami yang diisukan sehingga membuat Jogja mengalami histeria massa. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 35.45pt; color: rgb(0, 153, 0);"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Ternyata banyak korban di Bantul dan Klaten. Baik yang meninggal atau pun kehilangan tempat tinggal. Kehilangan anggota keluarga, kehilangan anggota tubuh dan sebagainya. Kami baru sadar bahwa gempa kemarin adalah gempa yang cukup dahsyat. Tapi terselip dalam hati sebuah pertanyaan, bagaimana nanti kalau kiamat itu datang dengan segala gambaran yang sudah dicatat dalam Al Quran. Dalam waktu 10 menit semua rata dengan tanah. Hanya sedikit lempengan bumi yang digeser, manusia sudah kalang kabut. Kali ini Jogja berduka, Indonesia kembali luka. Tuhan sudah berkali-kali mengirim sandi kepada kita baik tersirat maupun tersurat.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 35.45pt; color: rgb(0, 153, 0);"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Sejak gempa aku dan teman-teman kos yang tersisa, lebih sering solat berjamaah 5 waktu di ruang TV. Ya mungkin hanya musiman tapi yang terpenting saat ini hati sedang tergugah dengan rasa takut yang dititipkan Tuhan. Kami pun belum kemana-mana selama seminggu gempa. Seorang teman yang ikut menjadi relawan bercerita banyak tentang korban yang belum sepenuhnya tertangani karena bantuan dan fasilitas yang seadanya. Stok sembako, pakaian dan lampu darurat serta tenda telah habis di Jogja. Sampai-sampai para relawan harus hunting ke luar kota.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 35.45pt; color: rgb(0, 153, 0);"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Handphone pun tak berhenti oleh sms dan telpon yang masuk. Dari sanak famili bahkan kawan-kawan lama. Aku pun mencoba menghubungi teman-teman yang juga berada di jogja. Bahkan seorang teman menanyakan adik atau kakaknya yang susah dihubungi. Tapi ya..aku pun sulit menghubungi.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 35.45pt; color: rgb(0, 153, 0);"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Ransel yang berisi pakaian seadanya selalu siap sedia. Kami masih waspada bila gempa kembali terjadi. Walau tidur tidak lagi diluar kos, namun kami tidur di ruang TV. Gempa kecil masih selalu terasa. Kami sering terkaget-kaget dan refleks berdiri atau kadang rasanya ingin berlari. Ini yang terkadang membuat kami lebih sensitif terhadap guncangan atau suara gemuruh sekecil apapun. Trauma kecil menyelinap dalam dada kami masing-masing. Terkadang agak stres memang, sampai sudah tak tahannya seorang teman tak sadar berucap,”aduh kenapa gak sekalian aja kita jadi korban biar lega kalau begini kita takut-takut terus”. Ucapannya tak bisa disalahkan, bukan karena arogan tapi karena cemas dan ketakutan yang tak tertahankan. Aku jadi berfikir lagi. Tuhan...beginilah rasanya takut dan terasa kecil dihadapanMU. Kalau sudah begini berbuat salah sekecil apapun sudah enggan rasanya. Ya mudah-mudahan akan seterusnya seperti ini.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 35.45pt; color: rgb(0, 153, 0);"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/20967342-6542412127425178727?l=dharmainside.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dharmainside.blogspot.com/feeds/6542412127425178727/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=20967342&amp;postID=6542412127425178727' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20967342/posts/default/6542412127425178727'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20967342/posts/default/6542412127425178727'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dharmainside.blogspot.com/2007/05/s-ubuhku-telat.html' title=''/><author><name>DhaRma Lubis</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11932589018592303066</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='26' src='http://bp3.blogger.com/_JANd-LD6d-I/R4NE0WrJuMI/AAAAAAAAABA/Flyb8sz0HEE/S220/1_164868651l.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_JANd-LD6d-I/R0TqbX3szsI/AAAAAAAAAAU/R7gOuNa5Tdc/s72-c/gempa-jogja-1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-20967342.post-7988828841126700958</id><published>2007-05-07T23:02:00.000-07:00</published><updated>2007-05-07T23:11:09.507-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(51, 102, 255);"&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;setiap yang berlalu lalang dalam hati ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;semua terlalu sepat berlalu!! aku hanya diberi waktu 3 tahun+1 tahun untuk menikmati kasih orang terdekat, rentetan perjalanan ruhiyah yang kali ini benar-benar membuatku merindukan semuanya. disini aku benar-benar kemarau, pasang surut yang luar biasa, menyeret lantas menghempaskan diri di kerasnya batu karang akibat tawa sumbang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;belum bisa diri menjadi teman baik sudah berlalu semuanya. kisah ini persis daun kering yang jatuh ke tanah depan rumah. lantas angin menerbangkannya bersama sedih dan perpisahan. entahlah kemana arahnya, sampai ketika ia kan remuk diinjak kaki manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/20967342-7988828841126700958?l=dharmainside.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dharmainside.blogspot.com/feeds/7988828841126700958/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=20967342&amp;postID=7988828841126700958' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20967342/posts/default/7988828841126700958'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20967342/posts/default/7988828841126700958'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dharmainside.blogspot.com/2007/05/setiap-yang-berlalu-lalang-dalam-hati.html' title=''/><author><name>DhaRma Lubis</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11932589018592303066</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='26' src='http://bp3.blogger.com/_JANd-LD6d-I/R4NE0WrJuMI/AAAAAAAAABA/Flyb8sz0HEE/S220/1_164868651l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-20967342.post-3009007384384805311</id><published>2007-01-28T18:12:00.000-08:00</published><updated>2007-01-28T18:50:16.797-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;span style="font-family: arial;"&gt;kalau aku punya kuasa untuk memutar waktu&lt;br /&gt;ada bagian dari hidup yang ingin benar kuhapus&lt;br /&gt;bagian hitam kelam yang sampai detik ini tetap menghantui saja kurasa&lt;br /&gt;ada episode yang sering terulang&lt;br /&gt;disadari atau tanpa disadari&lt;br /&gt;semuanya dengan judul yang sama Hina!&lt;br /&gt;tapi apalah gunanya menerawang ruang waktu lalu&lt;br /&gt;hanya membuat jiwa sakit dan pedih&lt;br /&gt;selalu sama rasanya&lt;br /&gt;tak ada yang mampu menyelamatkanku&lt;br /&gt;ini menjadi sandungan kecil yang pengaruhnya luar biasa&lt;br /&gt;perjalananku kadang tersendat&lt;br /&gt;bahkan membuat terpental mundur kebelakang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;lantas kenangan indah akan tetap kusimpan rapi dalam otak ini&lt;br /&gt;saat aku baru tertatih menggapai Nya&lt;br /&gt;hangatnya rumah saat kecil&lt;br /&gt;teman sepermainan&lt;br /&gt;hangatnya kasih ayah bunda&lt;br /&gt;sejuknya doa tiap orang yang terkasih&lt;br /&gt;senantiasa membasahi hati ini&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;........................................&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/20967342-3009007384384805311?l=dharmainside.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dharmainside.blogspot.com/feeds/3009007384384805311/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=20967342&amp;postID=3009007384384805311' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20967342/posts/default/3009007384384805311'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20967342/posts/default/3009007384384805311'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dharmainside.blogspot.com/2007/01/kalau-aku-punya-kuasa-untuk-memutar.html' title=''/><author><name>DhaRma Lubis</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11932589018592303066</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='26' src='http://bp3.blogger.com/_JANd-LD6d-I/R4NE0WrJuMI/AAAAAAAAABA/Flyb8sz0HEE/S220/1_164868651l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-20967342.post-367555419735662441</id><published>2006-12-08T04:53:00.000-08:00</published><updated>2006-12-08T04:54:39.653-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: courier new; color: rgb(51, 204, 0);"&gt;&lt;span style="font-size: 15pt;" lang="IN"&gt;selamat pagi Tuhan....&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 15pt;" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: courier new; color: rgb(51, 204, 0);"&gt;&lt;span style="font-size: 15pt;" lang="IN"&gt;pagi ini aku sedikit baikan, lebih lega, karena seharian kemarin aku babak belur dengan kesalahan. juga setelah Engkau beri pelajaran yang cukup mengguncangkan kembali kepercayaan diriku. terima kasih Tuhan, aku masih diberi kesempatan untuk memperbaiki hari-hariku. juga aku pun memohon maaf serta ampun sedalam-dalamnya karena banyak fungsi ajaib dari bagian tubuhku tak kupergunakan dengan baik. apalagi fungsi otak yang kau karuniakan sejak aku terlahir ke bumi ini, belum pernah kupergunakan pada hal yang bermanfaat. aku yakin Kau pun murka atas semuanya. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 15pt;" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: courier new; color: rgb(51, 204, 0);"&gt;&lt;span style="font-size: 15pt;" lang="IN"&gt;Tuhan....sekali lagi Kau tunjukkan betapa bodohnya aku ini, dihadapan dunia ini dan mereka yang merupakan segelintir kebesaranMu. Kau-pun telah bukakan mataku betapa angkuhnya aku dengan kebodohan itu, aku masih merasa hebat, padahal aku bukan apa-apa, aku kecil dihadapanMu, kotor lagi hina. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 15pt;" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: courier new; color: rgb(51, 204, 0);"&gt;&lt;span style="font-size: 15pt;" lang="IN"&gt;tapi..tunggu dulu...bukankah sudah sering seperti ini kan? ya, aku ingat betul kalau kau sebenarnya bukan sekali dua kali mengingatkanku bahkan berkali-kali. anehnya kenapa tak kunjung ada perbaikan... jangan-jangan hatiku ini sudah keras dan membatu? dan parahnya lagi Engkau tahu persis kalau aku sering menghianatiMU dan aku menyesalinya kalau ada perlunya saja, kalau ada maunya. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 15pt;" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: courier new; color: rgb(51, 204, 0);"&gt;&lt;span style="font-size: 15pt;" lang="IN"&gt;kutunggu jawabanMu Tuhan... serta cantumkan pula tata cara memperbaikinya serta berikan juga aturan pemakaian pada perjalanan selanjutnya. biar aku tak tersesat untuk kesekian kalinya. kan kata orang-orang kalau hanya keledai yang jatuh pada lubang yang sama.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 15pt;" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: courier new; color: rgb(51, 204, 0);"&gt;&lt;span style="font-size: 15pt;" lang="IN"&gt;jujur saja sebenarnya aku malu di hadapanMu. karena aku benar-benar telanjang di depanMu. tak ada yang bisa kusembunyikan, semuanya terkuak di depanMU. mana bisa aku berpura-pura walaupun sering kau temukan aku dalam keadaan mencuri tulang didepanMU. aku telah berkali-kali munafik dalam ibadahku. Engkau-pun paham betul bagaimana tabiatku, kalau kata GUS MUS, aku malu didepan keramaian, menjadi orang suci didepan manusia tapi seketika aku menjadi buas saat berdua denganMU.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 15pt;" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: courier new; color: rgb(51, 204, 0);"&gt;&lt;span style="font-size: 15pt;" lang="IN"&gt;ada satu lagi pertanyaanku, kenapa rasa takutku ini belum pernah kualamatkan padaMU? banyak hal yang kutakutkan di bumiMu ini, yang artinya semua adalah kepunyaanMu. tapi Engkau sendiri yang Empunya belum pernah sedetik pun kutakuti. sebenarnya manusia apa aku ini? butakah? keras hatikah?&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 15pt;" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: courier new; color: rgb(51, 204, 0);"&gt;&lt;span style="font-size: 15pt;" lang="IN"&gt;Tuhan....tapi dari semua yang kutakutkan ada satu yang paling mengerikan bila itu terjadi, bila Kau sudah enggan mencurahkan kasih sayangMu, Engkau tak ingin lagi memberi ridhoMu, Kau sudah jenuh dengan kelakuanku. kalau sudah begitu apalah dayaku selain aku menyesal seumur hidupku. Jangan Tuhan, berilah sekali lagi kesempatan yang entah akan kugunakan baik-baik atau akan ku sia-siakan lagi. ambil semuanya tapi sisakan sedikit cintaMU. biarlah walau hanya dengan sisa-sisa ketuhananMU aku tetap begitu bahagianya. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 15pt;" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: courier new; color: rgb(51, 204, 0);"&gt;&lt;span style="font-size: 15pt;" lang="IN"&gt;ya....ada satu yang aku lupa justru aku belum lagi menghitung-hitung entah berapa sudah pemberianMU yang dengan rakus aku melahapnya di depanMU, malah aku sambil memakiMU. Tuhan intinya aku malu atas semua yang telah terjadi. apalagi kalau Kau akan bertanya, “nikmat manalagi yang kau ingkari?”... jawaban apa yang kupunya, bagaimana aku bertanggungjawab atas segalanya? padahal aku tidak punya apa-apa, aku bodoh. harus dimana kusembunyikan wakafMU dalam seluruh tubuhku ini yang telah aku rusakkan sendiri. aku tau jawabannya, aku ini manusia tidak tahu diri, manusia yang tidak tahu diuntung... Tuhan......semoga hari ini setiap hembusan nafas, setiap detik, setiap denyutan jantung ini dapat terbayar dengan sesuatu walau tak berharga di depanMU. biarkan aku berjalan menujuMU tanpa sedikitpun rasa angkuh. perkenankan aku memperbaiki semuanya. lembutkan hati ini untuk menerima semua petunjukMU, dan gerakkan hati ini untuk amanah atas petunjukkMU tersebut.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 15pt;" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: courier new; color: rgb(51, 204, 0);"&gt;&lt;span style="font-size: 15pt;" lang="IN"&gt;rencanaku sudah kutulis dalam agenda, lantas apa rencanaMU buatku Tuhan. dengan sedikit berdebar kunantikan pelajaran hari ini lengkap dengan ujian serta kunci jawabannya.mudah-mudahan aku bisa lulus hari ini.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 15pt;" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: courier new; color: rgb(51, 204, 0);"&gt;&lt;span style="font-size: 15pt;" lang="IN"&gt;sekali lagi terima kasih Tuhan, senang berkenalan denganMU. semoga hari ini dan esok aku masih bisa merasakan nikmatnya bercengkerama dengan kebesaranMU.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 15pt;" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: courier new; color: rgb(51, 204, 0);"&gt;&lt;span style="font-size: 15pt;" lang="IN"&gt;kutunggu kejutan selanjutnya....&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 15pt;" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: courier new; color: rgb(51, 204, 0);"&gt;&lt;span style="font-size: 15pt;" lang="IN"&gt;sembah sujudku.....&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 15pt;" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: courier new; color: rgb(51, 204, 0);"&gt;&lt;span style="font-size: 15pt;" lang="IN"&gt;satu sujud buat syukur serta satu buat ampun....&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 15pt;" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right; font-family: courier new; color: rgb(51, 204, 0);" align="right"&gt;&lt;span style="font-size: 15pt;" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right; font-family: courier new; color: rgb(51, 204, 0);" align="right"&gt;&lt;span style="font-size: 15pt;" lang="IN"&gt;RINDUKU SELALU TUHAN&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 15pt;" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right; font-family: courier new; color: rgb(51, 204, 0);" align="right"&gt;&lt;span style="font-size: 15pt;" lang="IN"&gt;20-12-05&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 15pt;" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right; font-family: courier new; color: rgb(51, 204, 0);" align="right"&gt;&lt;span style="font-size: 15pt;" lang="IN"&gt;pagi mendung pkl: 08.12 WIB&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 15pt;" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style="font-family: courier new; color: rgb(51, 204, 0);"&gt;   &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/20967342-367555419735662441?l=dharmainside.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dharmainside.blogspot.com/feeds/367555419735662441/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=20967342&amp;postID=367555419735662441' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20967342/posts/default/367555419735662441'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20967342/posts/default/367555419735662441'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dharmainside.blogspot.com/2006/12/selamat-pagi-tuhan.html' title=''/><author><name>DhaRma Lubis</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11932589018592303066</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='26' src='http://bp3.blogger.com/_JANd-LD6d-I/R4NE0WrJuMI/AAAAAAAAABA/Flyb8sz0HEE/S220/1_164868651l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-20967342.post-1419481251490749933</id><published>2006-12-08T04:43:00.000-08:00</published><updated>2006-12-08T04:50:40.374-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: left; color: rgb(255, 153, 0);font-family:courier new;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;memoar 7 Desember 2005&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: left; color: rgb(255, 153, 0);font-family:courier new;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;buah tangan dari rumah&lt;br /&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: left; color: rgb(255, 153, 0);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: left; color: rgb(255, 153, 0);font-family:courier new;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Banyak hal yang kupelajari dari perjalananku pulang ke rumah, sampai di rumah pun banyak hikmah yang dipetik. Tapi saking banyaknya memori otak ini sedikit repot untuk mengingat-ingatnya walau dengan keras sekalipun. Hanya hikmah yang paling berkesan yang dapat ditangkap jelas. Paling penting dari segalanya adalah membina keluarga. Memang betul kata Rasulullah menikah atau berumah tangga adalah menyempurnakan setengah agama,. Bagaimana tidak, energi yang dibutuhkan didalam sana luar biasa. Hal-hal baru ditemukan dalam membangun rumah tangga, belum lagi perbedaan yang kontras yang sedikit banyak mempengaruhi atmosfir dalam rumah tangga. Budaya dan tradisi yang berbeda juga bagian yang urgen dalam mengayuh biduk rumah tangga. Namun apapun bentuk perbedaan yang ada dan muncul dalam perjalanan dua anak manusia dalam lembaga pernikahan, cuma satu kuncinya KOMUNIKASI. Walau terkesan sudah tak asing lagi, banyak hal menjadi masalah dan menjadi bahan perselisihan hanya karena kurang komunikasi. Masalah komunikasi baik dalam rumah tangga ataupun semua aspek kehidupan sifatnya sangat vital dan paling mendasar, entah bagaimanapun bentuk dan caranya. Komunikasi tergantung pada pelakunya, atau bisa jadi kesepakatan dari kedua pihak yang akan berkomunikasi tersebut. Karena bagaimanpun baiknya niat dalam hati atau pesan dalam otak kalau cara dan bentuk apalagi waktu yang dipilih dalam berkomunikasi salah atau kurang pantas maka buyarlah semua urusan. Terkadang cara yang dianggap sudah cukup baik malah ternyata membuat masalah semakin runyam. Disaat itulah alternatif cara atau media digunakan untuk berkomunikasi. Misalnya saja ketika bahasa verbal cukup membuat masalah semakin sensitif, maka bahasa tulis bisa menjadi alternatif. &lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: left; color: rgb(255, 153, 0);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: left; color: rgb(255, 153, 0);font-family:courier new;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Sebenarnya kesalahan atau perselisihan sangat tidak bisa dihindarkan, hanya saja yang paling penting adalah semangat memperbaiki. Semangat membangun bagi pasangan dalam menjalani hidup ini. Terlebih lagi upaya membuka diri untuk mengakui dan menyadari kesalahan juga hal yang sangat penting untuk diperhatikan yang terkadang hal inilah yang membuat seseorang sulit memperbaiki kesalahan yang diperbuat. Termasuk hal yang paling krusial untuk diperhatikan adalah cara menyampaikan kritik atau saran. Untuk yang satu ini, bisa jadi orang yang dikritik menjadi tersinggung hanya karena kita kurang bijak menyampaikannya, apalagi waktu menyampaikannya tidak pas dengan kondisi hati orang tersebut, maka bisa jadi yang ada hanya pertengkaran dan sakit hati. Butuh keterampilan bahkan usaha yang keras memang untuk mengatasi kondisi dan situasi semacam ini. Namun bagaimanapun kondisi komunikasi yang terbangun dalam rumah tangga tersebut, semuanya bisa diatasi dengan kesepakatan antara suami istri atau anggota keluarga. Berbeda boleh saja, lumrah bahkan berkah kata Rasul, namun semuanya bisa diambil benang merahnya bila semua pihak bersepakat jalan mana atau cara apa yang dipakai untuk menyelesaikan masalah. Saling terbuka adalah modal utama untuk melakukan komunikasi dan dasarnya adalah percaya, karena bila kita tidak percaya dengan salah satu anggota keluarga atau suami kepada istri dan sebaliknya maka akan mustahil bisa saling terbuka. Sepanjang pengalaman saya, memang bila saya belum sepenuhnya percaya pada seseorang misalnya, maka saya akan susah sekali terbuka atau jujur tentang masalah saya yang sebenarnya. Faktornya mungkin banyak sekali, bisa jadi saya melihat orang itu tidak amanah apal&lt;/span&gt;a&lt;span lang="IN"&gt;gi menyangkut aib, orang itu tidak mengerti kondisi saya dan banyak lagi. Makanya betul kata pepatah bahwa membangun kepercayaan orang lain adalah hal yang paling sulit. Katakanlah kita sudah saling mengenal, ternyata hal itu pun belum menjamin rasa kepercayaan kita terhadap orang itu. Tapi semuanya bisa diatasi sejauh kita masih punya semangat atau dorongan untuk memperbaikinya. &lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: left; color: rgb(255, 153, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:courier new;"&gt;   &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/20967342-1419481251490749933?l=dharmainside.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dharmainside.blogspot.com/feeds/1419481251490749933/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=20967342&amp;postID=1419481251490749933' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20967342/posts/default/1419481251490749933'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20967342/posts/default/1419481251490749933'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dharmainside.blogspot.com/2006/12/memoar-7-desember-2005-buah-tangan-dari.html' title=''/><author><name>DhaRma Lubis</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11932589018592303066</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='26' src='http://bp3.blogger.com/_JANd-LD6d-I/R4NE0WrJuMI/AAAAAAAAABA/Flyb8sz0HEE/S220/1_164868651l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-20967342.post-6721141773839516369</id><published>2006-12-08T04:32:00.000-08:00</published><updated>2006-12-08T04:52:32.344-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;p  style="text-align: left; color: rgb(51, 102, 255);font-family:trebuchet ms;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"  style="font-size:15;"&gt;ahad pagi nan mendung.&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"  style="font-size:15;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: left; font-family: trebuchet ms; color: rgb(51, 102, 255);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p  style="text-align: left; color: rgb(51, 102, 255);font-family:trebuchet ms;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"  style="font-size:15;"&gt;memoar 17-Juli-2005&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"  style="font-size:15;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: left; font-family: trebuchet ms; color: rgb(51, 102, 255);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p  style="text-align: left; color: rgb(51, 102, 255);font-family:trebuchet ms;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"  style="font-size:15;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: left; font-family: trebuchet ms; color: rgb(51, 102, 255);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left; font-family: trebuchet ms; color: rgb(51, 102, 255);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p  style="text-align: left; color: rgb(51, 102, 255);font-family:trebuchet ms;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"  style="font-size:15;"&gt;&lt;span style=""&gt;        &lt;/span&gt;Beberapa hari yang lalu saya dipertemukan dengan seorang wanita muda yang saya taksir seusia dengan saya. Aneh sekali, saya berkenalan dengannya lewat internet. Kami chatting dan ia mengatakan bahwa ia tertarik bahkan menggeluti dunia tulis menulis. Ia sedikit bertanya tentang menulis dan bagaimana mengirim karya ke penerbitan. Mungkin karena saya kuliah di jurnalistik jadi ia mengira bahwa saya punya pengalaman di dunia tulis menulis dan penerbitan. Padahal saya sudah bilang kalau saya belum pernah sama sekali mengirim tulisan atau semcamnya ke &lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"  style="font-size:15;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;penerbitan. Jangankan ke penerbitan ke sebuah media saja saya belum pernah. Kemaren ia meminta tolong lewat email untuk mengirimkan karya ke sebuah penerbita di Yogya. &lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"  style="font-size:15;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: left; font-family: trebuchet ms; color: rgb(51, 102, 255);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p  style="text-align: left; color: rgb(51, 102, 255);font-family:trebuchet ms;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"  style="font-size:15;"&gt;&lt;span style=""&gt;        &lt;/span&gt;Saya makin heran, ia tak mau identitasnya diketahui, bahkan anehnya lagi ia malah mengizinkan kalau karya novel tersebut dikirim dan diterbitkan atas nama saya. Saya tentu tidak mau karena itu sama saja dengan berbohong pada diri sendiri. Tapi walaupun kita tidak saling kenal saya tetap saja mau berusaha membantunya tanpa ada motif apa-apa. Karena itu beberapa hari yang lalu kita membuat janji untuk bertemu. Ia memutuskan untuk mendatangi saya di kos. &lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"  style="font-size:15;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: left; font-family: trebuchet ms; color: rgb(51, 102, 255);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p  style="text-align: left; color: rgb(51, 102, 255);font-family:trebuchet ms;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"  style="font-size:15;"&gt;&lt;span style=""&gt;        &lt;/span&gt;Setelah bertemu tetap saja seperti saat kami chatting ia merahasiakan siapa dirinya, asal-usul atau cerita tentang hidupnya.&lt;br /&gt;Malah ia meminta saya untuk mengambil naskah novelnya kepada teman lelakinya yang sama sekali tidak saya kenal. Ia mengaku tidak mau bertemu dulu, maka sayalah yang diutus bertemu di depan pusat perbelanjaan. &lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"  style="font-size:15;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: left; font-family: trebuchet ms; color: rgb(51, 102, 255);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p  style="text-align: left; color: rgb(51, 102, 255);font-family:trebuchet ms;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"  style="font-size:15;"&gt;&lt;span style=""&gt;        &lt;/span&gt;Dengan kriteria yang ia sebutkan saya menunggu orang tersebut selama satu jam. Saya menunggu dan tak kunjung datang orang yang dimaksud. Padahal saya ada tugas&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;satu jam lagi, maka saya memutuskan untuk pulang saja. Tak ada firasat apa-apa dalam benak ini. Walau saya tidak kenal sama sekali, saya tetap saja membiarkan diri terlibat dalam episode kali ini. Teman-teman kos saya saja merasa aneh akan cerita ini. Bahkan berburuk sangka. Apalagi saya dititipkan sesuatu untuk diberikan kepada lelaki itu. &lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"  style="font-size:15;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: left; font-family: trebuchet ms; color: rgb(51, 102, 255);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p  style="text-align: left; color: rgb(51, 102, 255);font-family:trebuchet ms;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"  style="font-size:15;"&gt;&lt;span style=""&gt;        &lt;/span&gt;Malam harinya saya pun ditelepon oleh lelaki itu menanyakan alamat saya alasannya ia akan datang mengantarkan naskah novel yang sudah di printkannya buat gadis yang mengaku bernama Re itu. Kami pun bertemu, namun naskah tak dibawa malah kami bercerita tentang internet. Esoknya Re itu menghubungi saya. Ia menanyakan naskah tersebut, ya jelas saja tidak ada karena masih dibawa oleh temannya tersebut. Barulah Sabtu malam lelaki itu mengantarkan naskah tersebut ke tempat kerja saya. Lantas esok paginya saya menerima dan selintas membacanya.&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"  style="font-size:15;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: left; font-family: trebuchet ms; color: rgb(51, 102, 255);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p  style="text-align: left; color: rgb(51, 102, 255);font-family:trebuchet ms;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"  style="font-size:15;"&gt;&lt;span style=""&gt;        &lt;/span&gt;Seperti biasanya saya chatting dengan Re. Saya pun memaksanya untuk mengaku siapa dia sebenarnya. Tentu saja saya penasaran karena setelah sekilas saya membca novelnya, luar biasa sekali. Tampaknya wanita ini sudah bukan sekali dua kali menulis sebuah karya tulis. Ia jauh lebih berpengalaman, berbakat dan punya kelebihan yang belum saja tampak ke permukaan. Ia tetap saja tak mau mengaku, malah ia mengirimkan email yang berisi sekilas tentang dia yang masih saya tersirat maknanya. ah...saya tak mau ambil pusing sebenarnya, biarlah siapa dia atau darimana asalnya, siapa keluarganya sata tak peduli. Saya hanya masih penasaran dengan teka-teki pertemuan kami yang suda&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"  style="font-size:15;"&gt;h&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"  style="font-size:15;"&gt; di setting Allah nan Agung. Saya sepertinya sedang diajarkan sesuatu oleh Sang Guru Hakikat. Saya seperti haru&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"  style="font-size:15;"&gt;s mengambil sesuatu dari pertemua&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"  style="font-size:15;"&gt;n singkat saya dengan seorang Re. Entah kenapa pula beberapa hari ini saya bertemu dengan sosok yang tidak disangka-sangka dengan dunia menulis. &lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"  style="font-size:15;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: left; font-family: trebuchet ms; color: rgb(51, 102, 255);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p  style="text-align: left; color: rgb(51, 102, 255);font-family:trebuchet ms;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"  style="font-size:15;"&gt;&lt;span style=""&gt;        &lt;/span&gt;Saya masih takjub dengan skenario Tuhan yang serba misteri ini. Saya seperti diperlihatkan dengan kenyataan bahwa pernyataan semakin berisi semakin merunduk atau betapa kita tidak boleh pongah dengan apapun yang diberi pada kita. Malah saya sempat berfikir bahwa inilah saatnya saya untuk berteman dengan sesorang tanpa harus melihat masa lalunya. Saya harus menerapkan prinsip yang saya pegang teguh diam-diam bahwa jangan melihat seseorang dari kemasan atau penampilan luarnya. Istilah kerennya Don´t judge the book from it´s cover.&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"  style="font-size:15;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: left; font-family: trebuchet ms; color: rgb(51, 102, 255);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p  style="text-align: left; color: rgb(51, 102, 255);font-family:trebuchet ms;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"  style="font-size:15;"&gt;Apalagi seperti kasus saat ini saya sama sekali tidak tau asal usulnya. Apa mungkin juga begitulah seharunya bersahabat. Tak perlu tau siapa dia. Kita hanya berteman dengan keyakinan bahwa dia memang dipertemukan dengan kita dan menjalani cerita bersamanya ke depan bukan kebelakang.&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"  style="font-size:15;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: left; font-family: trebuchet ms; color: rgb(51, 102, 255);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p  style="text-align: left; color: rgb(51, 102, 255);font-family:trebuchet ms;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"  style="font-size:15;"&gt;&lt;span style=""&gt;        &lt;/span&gt;Saya seperti ditantang dengan konsep berteman lainnya. Mulai dari berteman dekat layaknya saudara sendiri bahkan saling memiliki. Namun kali ini saya dihadapkan pada kenyataan lain. Saya seperti diajarkan tentang sifat tawadhu yang sebenarnya. Sikap hidup yang tak harus orang lain tahu tentang kelebihan ataupun kehebatn kita karena semuanya milik Tuhan. Saya diharuskan untuk belajar lagi dengan siapapu itu tanpa harus melihat siapa dia sebenarnya. &lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"  style="font-size:15;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: left; font-family: trebuchet ms; color: rgb(51, 102, 255);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p  style="text-align: left; color: rgb(51, 102, 255);font-family:trebuchet ms;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"  style="font-size:15;"&gt;&lt;span style=""&gt;        &lt;/span&gt;Saya juga ditantang untuk jadi orang yang dipercaya atau diberi kepercayaan tanpa memandang siapa yang memberi kepercayaan. Saya seperti dipaksa untuk membuka topeng, menanggalkan kepura-puraan, dan menelanjangi kebohongan-kebohongan manis yang lebih tepatnya sebuah kemunafikan. &lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"  style="font-size:15;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: left; font-family: trebuchet ms; color: rgb(51, 102, 255);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p  style="text-align: left; color: rgb(51, 102, 255);font-family:trebuchet ms;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"  style="font-size:15;"&gt;&lt;span style=""&gt;        &lt;/span&gt;Saya lantas malu pada diri sendiri. Saya menjadi semakin kecil dihadapan Sang Maha Besar. Saya bukan apa-apa dan siapa-siapa. Begitulah ternyata saya diberi Tuhan contoh nyata tentang pernyataan yang selalu keluar dari bibir qalbu saya. Karena ternyata kata-kata itu juga keluar dari mulut seorang Re yang masih tetap menjadi misteri buat saya. Tak perlu menonjolkan diri dan kata orang bijak orang yang beradab adalah orang yang tidak banyak bercerita tentang dirinya. Mungkin itu yang perlu saya camkan dalam hidup ini. Karena memang 3 tahun belakangan ini saya selalu dipertemukan dengan orang-orang yang tawadhu akan kelebihannya. Diam emas yang menyimpan banyak mutiara di dasar dirinya. Itulah yang saya sangat butuhkan. Saya benar-benar ingin seperti itu. Orang yang menyimpan cerita kehebatannya dan tampak tidak tau apa-apa. Padahal ia orang yang ahli di dunia yang ia geluti. Disepelekan orang lain karena penampilannya tak meyakinkan padahal ialah orang yang dicari. Tuhan, memang harus saya bersyukur atas jalan cerita yang kau pilihkan untuk diri ini. Tapi saya selalu butuh pertolonganMu untuk memecahkan teka-teki berikutnya. Semoga aku lulus untuk ujian berikutnya agar dapat aku memetik hikmah dari setiap kejadian sehingga hamba bersyukur atasNya.&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"  style="font-size:15;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: left; font-family: trebuchet ms; color: rgb(51, 102, 255);"&gt;   &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/20967342-6721141773839516369?l=dharmainside.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dharmainside.blogspot.com/feeds/6721141773839516369/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=20967342&amp;postID=6721141773839516369' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20967342/posts/default/6721141773839516369'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20967342/posts/default/6721141773839516369'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dharmainside.blogspot.com/2006/12/ahad-pagi-nan-mendung.html' title=''/><author><name>DhaRma Lubis</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11932589018592303066</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='26' src='http://bp3.blogger.com/_JANd-LD6d-I/R4NE0WrJuMI/AAAAAAAAABA/Flyb8sz0HEE/S220/1_164868651l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-20967342.post-4253168875965089929</id><published>2006-12-08T04:28:00.000-08:00</published><updated>2006-12-08T04:31:34.826-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;p style="text-align: left; font-family: courier new; color: rgb(204, 0, 0);" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 15pt;" lang="IN"&gt;memoar 10-07-05&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 15pt;" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: left; font-family: courier new; color: rgb(204, 0, 0);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: left; font-family: courier new; color: rgb(204, 0, 0);" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 15pt;" lang="IN"&gt;Entah kenapa saat ini ketika aku melihat wajahku di cermin, aku merasa jijik. Tiba-tiba aku ingin marah. Wajah ini jelek sekali rupanya. Aku muak. Apa aku sedang memaki Tuhan? Tidak......aku cuma luka melihat wajah ini. Ada semburat bau busuk dari sana yang selama ini selalu kusimpan rapat-rapat. Apa aku tidak bersyukur? Tidak... justru aku bersyukur wajah jelek ini masih Tuhan selamatkan dalam bentuk lain. Pantang menyesal...karena hanya menambah luka dihati. Wajah ini tidak jujur. Wajah ini banyak kebohongan. Kotor sarat dosa dan nista. Andai bisa wajah ini kukuliti. Maka detik ini hanya tinggal kepala tanpa wajah.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 15pt;" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: left; font-family: courier new; color: rgb(204, 0, 0);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: left; font-family: courier new; color: rgb(204, 0, 0);" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 15pt;" lang="IN"&gt;Wajah ini penuh luka bertahun.....berkudis dan borok penuh nanah yang tak kunjung sembuh.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 15pt;" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: left; font-family: courier new; color: rgb(204, 0, 0);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: left; font-family: courier new; color: rgb(204, 0, 0);" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 15pt;" lang="IN"&gt;Wajah ini munafik.....wajah ini mengecewakan. Benar-benar aku jijik dibuatnya. Tapi haruskah anggota tubuh lain menolak keberadaannya? Padahal wajah ini perwakilan dari anggota tubuh lainnya. Berarti sama hinanya??? apa yang hrus kubuat Tuhan. Rasanya aku sendiri ingin meludahinya. Apa jangan-jangan Engkau juga??? Bukan..bukan aku memaki mahakaryaMu. Tapi justru aku telah mencacatkannya dengan kedua tanganku ini. Bagaimana aku nanti mengembalikanNya??? ketika Kau memeriksa kelengkapan dan keindahannya. Karena yang tertinggal cuma noda-noda hitam di wajah yang hampir menutupi seluruh wajah.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 15pt;" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: left; font-family: courier new; color: rgb(204, 0, 0);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: left; font-family: courier new; color: rgb(204, 0, 0);" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 15pt;" lang="IN"&gt;Ya Robbi....air apa yang bisa membasuhnya hingga suci? Aku malu......ingin kusembunyikan tapi dimana???&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 15pt;" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: left; font-family: courier new; color: rgb(204, 0, 0);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: left; font-family: courier new; color: rgb(204, 0, 0);" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 15pt;" lang="IN"&gt;senyum ini lebih mirip iblis. Tatapan ini tenang menenggelamkan. Menyesatkan. Seakan-akan energi negatif didalamnya yang sewaktu-waktu bisa menghancurkanku sendiri. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 15pt;" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: left; font-family: courier new; color: rgb(204, 0, 0);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: left; font-family: courier new; color: rgb(204, 0, 0);" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 15pt;" lang="IN"&gt;Ya Rahman......ulurkan tali pertolonganMu, biar aku bisa keluar dari kemelut ini dengan selamat. Mudah-mudah semuanya belum terlambat!!!!!!!!!!!&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 15pt;" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: left; font-family: courier new; color: rgb(204, 0, 0);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: left; font-family: courier new; color: rgb(204, 0, 0);" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 15pt;" lang="IN"&gt;AKU TAKUT &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 15pt;" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: left; font-family: courier new; color: rgb(204, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;   &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/20967342-4253168875965089929?l=dharmainside.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dharmainside.blogspot.com/feeds/4253168875965089929/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=20967342&amp;postID=4253168875965089929' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20967342/posts/default/4253168875965089929'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20967342/posts/default/4253168875965089929'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dharmainside.blogspot.com/2006/12/memoar-10-07-05-entah-kenapa-saat-ini.html' title=''/><author><name>DhaRma Lubis</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11932589018592303066</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='26' src='http://bp3.blogger.com/_JANd-LD6d-I/R4NE0WrJuMI/AAAAAAAAABA/Flyb8sz0HEE/S220/1_164868651l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-20967342.post-4922091195607640538</id><published>2006-12-08T04:19:00.000-08:00</published><updated>2006-12-08T04:28:01.200-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;p style="text-align: left; font-family: courier new; color: rgb(153, 153, 255);" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size: 15pt;"&gt;memoar 07-07-05&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 15pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: left; font-family: courier new; color: rgb(153, 153, 255);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: left; font-family: courier new; color: rgb(153, 153, 255);" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size: 15pt;"&gt;Kejadian itu terulang kembali lagi hari ini. Ya,...kalau sudah begini memang aku yang harus dipersalahkan. Kembali lagi aku terbuai dalam kelemahan, dalam ketidakberdayaan untuk mengatakan ¨tidak¨. Kalau dibilang pasrah mungkin terlalu berlebihan. Tapi semalaman sudah kupikirkan walaupun hasilnya sama saja, mengecewakan. Kalau mengatakan, aku cuma manusia biasa terlalu picik jadinya, seolah-olah aku memang enggan berusaha sekuat tenaga untuk keluar dari kemelut yang hampir sering terjadi. Kepada Sang Khalik aku cuma berbisik lirih.... Tuhan keterlanjurbasahan ini sudah kurencanakan. Sebentar tadi aku jadi budak. Tuhan...... mau tidak mau aku terima kekalahan ini.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 15pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: left; font-family: courier new; color: rgb(153, 153, 255);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: left; font-family: courier new; color: rgb(153, 153, 255);" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size: 15pt;"&gt;Entah kenapa aku sedikit yakin tuhan sepertinya geleng-geleng kepala. Dia paham betul aku ini tipe manusia gombal, manusia ¨ada maunya¨. Kenapa fungsi otakku bekerja setelah kejadian itu berlalu. Semburat penyesalan sempat terasa walau cuma sekejap. Untuk apa pasrah? Itu kalimat yang pantas saat ini kalau ternyata memang secuil keinginan dalam hati agar semuanya terjadi. Aku lelah sebenarnya. Aku sedikit jenuh memerankan si Pendosa. Aku datang dari perjalanan jauh dengan gaun pesta lusuh dalam perjamuan pengampunan dosa.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 15pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: left; font-family: courier new; color: rgb(153, 153, 255);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: left; font-family: courier new; color: rgb(153, 153, 255);" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size: 15pt;"&gt;Tuhan...benar memang, sudah kubuktikan kalau ternyata cintaku padaMu cuma secuil, tak ada apa-apanya. Tak sebanding dengan apapun yang berharga di dunia ini. Aku lebih suka memilih yang bukan Kau pilihkan untukku. Bagaimana jadinya Tuhan? Apa hasil dari ujianku kali ini? Siksa apa yang akan Kau pilihkan untuk sangsiku kali ini? Atau.....jangan-jangan malah Kau tak peduli lagi??? Ampun....... beribu-ribu ampun, hamba mohon walau telah Kau ambil semuanya dariku. Apa tak pantas lagi aku disisakan cintaMu. Apa...Kau...telah jenuh juga memperkerjakanku di muka bumiMu ini?&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 15pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: left; font-family: courier new; color: rgb(153, 153, 255);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: left; font-family: courier new; color: rgb(153, 153, 255);" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size: 15pt;"&gt;ya..... walaupun Kau telah abadikan Rabb, dalam ayatMu sebuah janji bahwa demi waktu sepenggalah naik, Tuhanmu tidak membencimu dan tidak pula meninggalkanmu, tapi aku terlanjur dihantui rasa takut Rabb, aku terkadang hanya bisa khawatir. Apa mungkin karna aku belum begitu yakin? Rabb, segera turunkan bantuan. Aku mohon dan mengiba wakafkan kembali cahayaMu nan suci. Ya aziz Kaulah yang memiliki Kuasa. La haula wala quwwata illa billah.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 15pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: left; font-family: courier new; color: rgb(153, 153, 255);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: left; font-family: courier new; color: rgb(153, 153, 255);" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size: 15pt;"&gt;Ampun....Ya ALLAH. Luruskanlah jalan hamba. Bimbing hamba kembali menuju pangkuanMu, walau hamba harus jatuh bangun.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 15pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: left; font-family: courier new; color: rgb(153, 153, 255);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;   &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/20967342-4922091195607640538?l=dharmainside.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dharmainside.blogspot.com/feeds/4922091195607640538/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=20967342&amp;postID=4922091195607640538' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20967342/posts/default/4922091195607640538'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20967342/posts/default/4922091195607640538'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dharmainside.blogspot.com/2006/12/memoar-07-07-05-kejadian-itu-terulang.html' title=''/><author><name>DhaRma Lubis</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11932589018592303066</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='26' src='http://bp3.blogger.com/_JANd-LD6d-I/R4NE0WrJuMI/AAAAAAAAABA/Flyb8sz0HEE/S220/1_164868651l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-20967342.post-1252843153116795731</id><published>2006-12-07T17:14:00.000-08:00</published><updated>2006-12-07T17:22:33.837-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center; color: rgb(255, 102, 0);"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;segumpal asa&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;semoga tiupan terompet&lt;br /&gt;tahun baru itu&lt;br /&gt;dapat memberi warna baru&lt;br /&gt;dalam setiap alunan perjalanan waktu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;semoga dari tiupan terompet&lt;br /&gt;tahun baru itu&lt;br /&gt;akan ada asa &amp; gairah baru&lt;br /&gt;untuk diri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;semoga dari tiupan terompet&lt;br /&gt;tahun baru itu&lt;br /&gt;akan ada sebuah pertanda&lt;br /&gt;bahwa Tuhan masih&lt;br /&gt;berbaik hati memberi waktu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;semoga tiupan terompet tahun baru itu&lt;br /&gt;membuat segalanya menjelma&lt;br /&gt;menjadi baru dari yang lalu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;hanya saja&lt;br /&gt;tiupan terompet tahun baru itu&lt;br /&gt;mengingatkan pada tiupan sangkakala&lt;br /&gt;pertanda segala&lt;br /&gt;sudah berakhir&lt;br /&gt;dan berlalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;31 januari 2006&lt;br /&gt;pkl : 19.00 WIB&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/20967342-1252843153116795731?l=dharmainside.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dharmainside.blogspot.com/feeds/1252843153116795731/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=20967342&amp;postID=1252843153116795731' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20967342/posts/default/1252843153116795731'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20967342/posts/default/1252843153116795731'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dharmainside.blogspot.com/2006/12/segumpal-asa-semoga-tiupan-terompet.html' title=''/><author><name>DhaRma Lubis</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11932589018592303066</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='26' src='http://bp3.blogger.com/_JANd-LD6d-I/R4NE0WrJuMI/AAAAAAAAABA/Flyb8sz0HEE/S220/1_164868651l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-20967342.post-6294664681836670382</id><published>2006-12-07T16:25:00.000-08:00</published><updated>2006-12-07T16:39:38.992-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center; color: rgb(0, 102, 0);"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;sajak akhir tahun&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;untunglah hari ini&lt;br /&gt;pena masih mengalir&lt;br /&gt;otak belum lagi mandeg&lt;br /&gt;walau hati gusar &amp; gelisah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;untunglah hari ini&lt;br /&gt;pena enggan mencoret&lt;br /&gt;sketsa masa lalu&lt;br /&gt;yang mampu memburamkan&lt;br /&gt;arah petualangan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;untunglah hari ini&lt;br /&gt;pena mau membuncahkan&lt;br /&gt;isak tangis&lt;br /&gt;beban derita&lt;br /&gt;dalam genangan kata-kata&lt;br /&gt;yang mamapu&lt;br /&gt;mengobati luka&lt;br /&gt;mengurangi kepedihan hati&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;untunglah hari ini&lt;br /&gt;mata pena tetap runcing&lt;br /&gt;menusukkan kata dalam hati&lt;br /&gt;agar hati-hati memadu hati&lt;br /&gt;tetap lihai menari-nari&lt;br /&gt;dalam secarik bait&lt;br /&gt;patuh pada garis-garis tangan&lt;br /&gt;yang digores Tuhan waktu lalu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;untunglah hari ini&lt;br /&gt;pena tetap setia&lt;br /&gt;mengiringi nasib&lt;br /&gt;menuliskan takdir&lt;br /&gt;berkisah abadi dalam kitab mahaKarya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;untunglah hari ini&lt;br /&gt;pena masih mengukir&lt;br /&gt;garis agar aku sampai&lt;br /&gt;pada hati para sahabat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;untunglah hari ini&lt;br /&gt;pena tetap&lt;br /&gt;memesankan waktu&lt;br /&gt;biar diri&lt;br /&gt;mengecap waktu&lt;br /&gt;lebih baik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;untunglah&lt;br /&gt;pena &amp;amp; tinta&lt;br /&gt;belum lelah&lt;br /&gt;menemani&lt;br /&gt;kesendirian&lt;br /&gt;kelelahan&lt;br /&gt;kesahajaan&lt;br /&gt;penderitaan&lt;br /&gt;kesedihan&lt;br /&gt;kebahagiaan&lt;br /&gt;tapi tidak untuk&lt;br /&gt;airmata&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;kamis, 29 Desember 2005&lt;br /&gt;pkl : 08.10&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/20967342-6294664681836670382?l=dharmainside.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dharmainside.blogspot.com/feeds/6294664681836670382/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=20967342&amp;postID=6294664681836670382' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20967342/posts/default/6294664681836670382'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20967342/posts/default/6294664681836670382'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dharmainside.blogspot.com/2006/12/sajak-akhir-tahun-untunglah-hari-ini.html' title=''/><author><name>DhaRma Lubis</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11932589018592303066</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='26' src='http://bp3.blogger.com/_JANd-LD6d-I/R4NE0WrJuMI/AAAAAAAAABA/Flyb8sz0HEE/S220/1_164868651l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-20967342.post-3188319647200847778</id><published>2006-12-07T15:50:00.000-08:00</published><updated>2006-12-07T16:09:52.520-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;RESAH&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuhan...&lt;br /&gt;P******* dengan wujud dan rupa&lt;br /&gt;yang penting aku men******MU&lt;br /&gt;lebih dari apapun&lt;br /&gt;terserah bagimana paras&lt;br /&gt;kekasihMU&lt;br /&gt;sang manusia mulia&lt;br /&gt;nur diatas nur&lt;br /&gt;yang pasti aku merindukannya&lt;br /&gt;***** buta kata mereka&lt;br /&gt;tapi apa salah&lt;br /&gt;bukankah lebih baik daripada tidak&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tambah pula Kau lihatkan&lt;br /&gt;kuasaMU pada dunia&lt;br /&gt;aku tampak kerdil&lt;br /&gt;jiwaku ciut&lt;br /&gt;ragaku bukan apa-apa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;diam-diam dalam hati tak pernah&lt;br /&gt;takut &amp; malu&lt;br /&gt;padaMU&lt;br /&gt;padahal dari dulu aku berikrar ***** padaMU&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku malu pada waliMU&lt;br /&gt;pada nabiMU&lt;br /&gt;yang Kau janjikan&lt;br /&gt;jutaan kebaikan&lt;br /&gt;tapi sanggup berkorban&lt;br /&gt;segenap jiwa raga&lt;br /&gt;sedang diri sedikit pun&lt;br /&gt;enggan memberi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku lantas hina seketika&lt;br /&gt;saat Bapak segala Nabi&lt;br /&gt;mempersembahkan kebahagiaan&lt;br /&gt;sepenuhnya untukMU&lt;br /&gt;sedang aku masih menghitung&lt;br /&gt;'cuma ini yang aku punya'&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;berkali-kali aku jatuh&lt;br /&gt;namun enggan bangkit&lt;br /&gt;pun telah Kau beri&lt;br /&gt;cobaan manis&lt;br /&gt;lantas bisa kuhanyut&lt;br /&gt;dan berpaling&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuhan&lt;br /&gt;guncang kembali nuraniku&lt;br /&gt;pinjam kembali cahayaMU&lt;br /&gt;wakafkan lagi secercah&lt;br /&gt;hidayah&lt;br /&gt;agar jalan tetap tegak&lt;br /&gt;agar hati tetap kukuh&lt;br /&gt;agar aku bisa&lt;br /&gt;menyaksikan&lt;br /&gt;bahwa tidak ada Ilah selain Engkau&lt;br /&gt;dan Muhammad nan mulia&lt;br /&gt;adalah kekasihMu tercinta&lt;br /&gt;agar aku bisa&lt;br /&gt;pulang dengan tenang&lt;br /&gt;membawa bekal dan&lt;br /&gt;kesaksian&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;ahad-senin&lt;br /&gt;15-16 Januari 2006&lt;br /&gt;pkl : 08.40 WIB&lt;br /&gt;sebuah kenangan idul adha&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/20967342-3188319647200847778?l=dharmainside.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dharmainside.blogspot.com/feeds/3188319647200847778/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=20967342&amp;postID=3188319647200847778' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20967342/posts/default/3188319647200847778'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20967342/posts/default/3188319647200847778'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dharmainside.blogspot.com/2006/12/resah-tuhan.html' title=''/><author><name>DhaRma Lubis</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11932589018592303066</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='26' src='http://bp3.blogger.com/_JANd-LD6d-I/R4NE0WrJuMI/AAAAAAAAABA/Flyb8sz0HEE/S220/1_164868651l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-20967342.post-113737727815096322</id><published>2006-01-15T18:02:00.000-08:00</published><updated>2006-01-15T18:10:23.126-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;meta equiv="CONTENT-TYPE" content="text/html; charset=utf-8"&gt;&lt;title&gt;&lt;/title&gt;&lt;meta name="GENERATOR" content="OpenOffice.org 2.0-pre  (Linux)"&gt;&lt;meta name="CREATED" content="20051222;9251200"&gt;&lt;meta name="CHANGED" content="16010101;7000000"&gt;          &lt;style&gt;  &lt;!--   @page { size: 21.59cm 27.94cm; margin: 2cm }   P { margin-bottom: 0.21cm }  --&gt;  &lt;/style&gt;  &lt;p  style="margin-bottom: 0cm; color: rgb(255, 102, 0);font-family:arial;" align="center" lang="en-US"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;aku ini perempuan sial&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-bottom: 0cm; color: rgb(255, 102, 0);" align="center" lang="en-US"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;aku perempuan sial &lt;/span&gt; &lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0cm; color: rgb(255, 102, 0);" align="center" lang="en-US"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;yang datang dari masa lalu&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0cm; color: rgb(255, 102, 0);" align="center" lang="en-US"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;aku enggan&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0cm; color: rgb(255, 102, 0);" align="center" lang="en-US"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;beriringan dengan jiwa-jiwa mulia&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0cm; color: rgb(255, 102, 0);" align="center" lang="en-US"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;yang terkadang kurindu jua&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0cm; color: rgb(255, 102, 0);" align="center" lang="en-US"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0cm; color: rgb(255, 102, 0);" align="center" lang="en-US"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;dalam genangan debu hasrat&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0cm; color: rgb(255, 102, 0);" align="center" lang="en-US"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;yang menyeret tubuh&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0cm; color: rgb(255, 102, 0);" align="center" lang="en-US"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;lunglai terbias&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0cm; color: rgb(255, 102, 0);" align="center" lang="en-US"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;hingga kini&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0cm; color: rgb(255, 102, 0);" align="center" lang="en-US"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0cm; color: rgb(255, 102, 0);" align="center" lang="en-US"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;baju lusuh ingin kulepas&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0cm; color: rgb(255, 102, 0);" align="center" lang="en-US"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;tapi sekarang&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0cm; color: rgb(255, 102, 0);" align="center" lang="en-US"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;menghantui saja kurasa&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0cm; color: rgb(255, 102, 0);" align="center" lang="en-US"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;tak terganti&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0cm; color: rgb(255, 102, 0);" align="center" lang="en-US"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;sulit dihapus&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0cm; color: rgb(255, 102, 0);" align="center" lang="en-US"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0cm; color: rgb(255, 102, 0);" align="center" lang="en-US"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;dulu pernah berkembang mewangi&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0cm; color: rgb(255, 102, 0);" align="center" lang="en-US"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;rupa elok selalu didamba&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0cm; color: rgb(255, 102, 0);" align="center" lang="en-US"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;kini tak satupun tersisa&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0cm; color: rgb(255, 102, 0);" align="center" lang="en-US"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;parasku lusuh&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0cm; color: rgb(255, 102, 0);" align="center" lang="en-US"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;borok-borok bekas luka &lt;/span&gt; &lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0cm; color: rgb(255, 102, 0);" align="center" lang="en-US"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;tak mungkin hanya dibasuh dengan air mata&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0cm; color: rgb(255, 102, 0);" align="center" lang="en-US"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0cm; color: rgb(255, 102, 0);" align="center" lang="en-US"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;aku perempuan sial &lt;/span&gt; &lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0cm; color: rgb(255, 102, 0);" align="center" lang="en-US"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;yang penuh harap&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0cm; color: rgb(255, 102, 0);" align="center" lang="en-US"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;jauh dari belaian kasih&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0cm; color: rgb(255, 102, 0);" align="center" lang="en-US"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;dambaan hati&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0cm; color: rgb(255, 102, 0);" align="center" lang="en-US"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0cm; color: rgb(255, 102, 0);" align="center" lang="en-US"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;raut wajah sudah tak suci&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0cm; color: rgb(255, 102, 0);" align="center" lang="en-US"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;ragaku remuk&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0cm; color: rgb(255, 102, 0);" align="center" lang="en-US"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;hancur dalam buaian&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0cm; color: rgb(255, 102, 0);" align="center" lang="en-US"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;rangkaian cinta kunamai tahun lalu&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0cm; color: rgb(255, 102, 0);" align="right" lang="en-US"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0cm; color: rgb(255, 102, 0);" align="right" lang="en-US"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;selasa, 30-03-04&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0cm; color: rgb(255, 102, 0);" align="right" lang="en-US"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;pkl: 06.25 WIB&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/20967342-113737727815096322?l=dharmainside.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dharmainside.blogspot.com/feeds/113737727815096322/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=20967342&amp;postID=113737727815096322' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20967342/posts/default/113737727815096322'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20967342/posts/default/113737727815096322'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dharmainside.blogspot.com/2006/01/aku-ini-perempuan-sial-aku-perempuan.html' title=''/><author><name>DhaRma Lubis</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11932589018592303066</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='26' src='http://bp3.blogger.com/_JANd-LD6d-I/R4NE0WrJuMI/AAAAAAAAABA/Flyb8sz0HEE/S220/1_164868651l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
