There was an error in this gadget

Saturday, March 21, 2009

aku rindu pada diriku

aku rindu pada diriku yang dulu. penuh pelangi dan gairah sang mentari. langkah penuh canda dan tawa. tangis hanya penari latar yang tak selalu tampil di depan. aku rindu pada diriku yang dulu. penuh cita dan semangat yang membara. hingga batu bisa lumat terbakar. dengan kepalan tangan mampu memecah ombak di lautan.
aku rindu pada diri yang dulu berjalan bagai mesin. tak hanya penghasil tawa tapi juga cinta dan impian. aku rindu pada jiwa yang dulu menjulang langit hingga arsy kadang gempar. pada hati yang walau rapuh tapi mampu menguatkan aku rindu pada diriku dulu yang penuh birahi menggali hikmah. apakah kiranya gerangan diri yang dulu, musnah bak senja ditelan malam? duhai karena asmara semata. duhai bahwa beban asmara ini mampu menghenti langkah, mampu membuat jadi gila. duhai betapa asmara mampu membutakan mata hingga arah tujuan tak tampak nyata..ah..duhai Tuhan maukah kau membagi cahayaMU yang dulu pernah kau pinjamkan agar aku bisa keluar dari gelapnya. agar segera berakhir segala penderitaan karena beban asmara.


2 comments:

mantra_rindu said...

sayang waktu tak mengenal sejarah... meski kita selalu menapak duipunggungnya

DhaRmaLubIs said...

ya padahal saya sadar hari ini akan menjadi masa lalu. akan menjadi sejarah. dan saya lupa untuk menjadikan hari ini menjadi masa lalu yang indah..ahhh saya terlampau lupa kalau waktu tak mau menunggu bahkan kita bisa tergilas olehnya...